Al A’mas berkata : “Diriwayatkan bahwa antara seruan mereka kepada Malik dan jawabannya Malik kepada mereka berjarak seribu tahun.”
Lalu beliau saw melanjutkan sabdanya : “Mereka berkata : “Mohonlah pada Tuhan kalian, tiada yang lebih baik bagi kalian daripada Tuhan kalian,” mereka berkata : “Tuhan kami, kami telah dikuasai oleh kejahatan kami, dan kami adalah orang orang yang sesat. Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami daripadanya (dan kembalikanlah kami ke dunia), maka jika kami kembali (juga kepada kekafiran), sesungguhnya kami adalah orang-orang yang dhalim.” Beliau saw melanjutkan : “Allah menjawab seruan mereka : “Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan-Ku.” Beliau saw melanjutkan : “Saat itulah mereka benar benar putus asa dari segala kebaikan dan di saat itulah mereka menjerit keras, penuh penyesalan dan merasa celaka.”
Telah diriwayatkan bahwa di dalam neraka terdapat ular ular seperti punuk unta khurasan dan kalajengking-kalajengking sebesar Baghal (peranakan kuda dengan keledai) yang berpelana, sekali gigit saja seseorang akan merasakan sakitnya selama empat puluh tahun dan andaikan satu timba air dingin dari neraka dituangkan di dunia pasti membuat busuk seluruh penduduk dunia, andaikan setetes minyak zaqqum menetes di dunia pasti akan merusak kehidupan penduduk bumi, andaikan seorang penduduk neraka keluar ke bumi pasti seluruh penduduk bumi akan binasa karena bau busuknya dan kejelekan bentuknya.
Sesungguhnya pintu-pintu neraka ada tujuh seperti yang Allah firmankan : “Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari neraka.” (Qs. Al Hijr : 44)
Dan neraka ada tujuh tingkatan tersusun satu sama lain.
Yang pertama : Jahannam, dikatakan : “Ia diperuntukkan bagi orang-orang mukmin yang bermaksiat.”
Kedua : Saqar
Ketiga : Ladza
Keempat : Al Hutamah
Kelima : Sa’ir
Keenam : Jahim
Ketujuh : Al Hawiyah, neraka paling bawah yang tidak ada dasarnya.
Semua tujuh tingkatan neraka ini diliputi dengan siksa yang pedih, hukuman yang dahsyat dan membinasakan, meskipun berbeda-beda siksaannya yang mana setiap tingkatan siksanya lebih pedih daripada yang di atasnya, semoga Allah melindungi kita semua, orang tua kita, orang orang yang kita cintai dan seluruh umat Islam dari api neraka berkat karunia dan kemurahan-Nya.
Ketahuilah bahwa penduduk neraka terbagi menjadi dua : golongan pertama yaitu orang-orang beriman yang bermaksiat yang memasukinya, golongan ini tidak tinggal kekal dalam neraka tetapi mereka akan keluar darinya berkat syafaat dan rahmat Allah kepada sebagian mereka sebelum selesainya hukuman dan sebagian lagi setelahnya, mereka berbeda-beda tingkatannya.
Diriwayatkan bahwa orang beriman yang paling akhir keluar dari neraka dan yang paling lama tinggal di dalamnya, ia akan keluar setelah tujuh ribu tahun, demikianlah umur dunia menurut pendapat yang menyatakannya.
Tiada seorangpun dari golongan orang-orang yang meng-Esa-kan Allah (muwahhid) di neraka, bahkan akan dikeluarkan darinya siapapun yang ada keimanan dalam hatinya meski seberat biji atom seperti yang disebutkan oleh hadits-hadits shahih.
Golongan kedua dari penghuni neraka adalah orang orang yang kafir kepada Allah, orang-orang musyrik dan orang-orang munafik yang menampakkan keimanan dengan lisan mereka dan menyembunyikan kekafiran dalam hati mereka.
Orang-orang yang kafir kepada Allah bermacam-macam, ada golongan Yahudi, Nasrani, Majusi dan lain sebagainya, mereka semua kekal di neraka untuk selama-lamanya, Allah berfirman : “Sesungguhnya orang-orang kafir dan mereka mati dalam keadaan kafir; mereka itu mendapat la’nat Allah, para malaikat dan manusia seluruhnya. Mereka kekal di dalam la’nat itu, tidak akan diinginkan siksa dari mereka dan tidak (pula) mereka diberi tangguh.” (Qs. Al Baqarah : 161-162)
Allah berfirman : “Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain dari syirik itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” (Qs. An Nisaa’ : 116)
Allah berfirman : “Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.” (Qs. Al Maidah : 72)
Allah berfirman : “Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka.” (Qs. An Nisaa’ : 145)
Telah diriwayatkan bahwa gigi orang-orang kafir di neraka bagaikan gunung uhud dan kulit mereka menebal sekitar empat puluh dua hasta, dan seorang kafir menyeret lidahnya yang panjangnya satu farsah atau dua farsah (jarak sekitar 8 km) hingga diinjak oleh orang-orang, Allah membesarkan tubuh orang-orang kafir di neraka agar siksa mereka berlipat ganda dan hukuman mereka semakin pedih.
Kemudian bila orang-orang bertauhid yang bermaksiat telah dikeluarkan dari api neraka hingga tak seorangpun dari mereka yang tersisa di dalamnya, ditutuplah pintu-pintunya bagi orang-orang kafir, Allah berfirman : “Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka, (sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang.” (Qs. Al Humazah : 8-9)
Di antara mereka ada yang diletakkan dalam tabut (peti) yang penuh berisi api neraka kemudian dikunci di dalamnya, mereka terus menerus demikian selamanya berada dalam siksa Allah dan kemurkaan-Nya tanpa batas akhir, kami memohon kepada Allah keselamatan dan mati dalam keadaan Islam, kami berlindung kepada Allah dari keadaan yang dialami oleh penghuni neraka.









One Comment