Kitab Tasauf

Terjemah Kitab Sabilul Iddikar Karya Habib Abdullah Bin Alawi

Penutup Umur Ini

Rasulullah saw bersabda : “Barangsiapa yang membebaskan seorang muslim dari satu kesulitan di dunia, maka Allah akan membebaskan darinya satu kesulitan di hari kiamat, barangsiapa yang menutupi (aib) seorang muslim, maka Allah akan menutupi (aib) nya di dunia dan akhirat.”

Nabi saw bersabda : “Setiap nabi memiliki satu doa yang mustajab yang telah ia panjatkan, sesungguhnya aku sembunyikan doaku sebagai syafaat bagi umatku, doa ini akan diperoleh insya Allah oleh siapapun yang meninggal dalam keadaan tidak menyekutukan Allah dengan apapun.”

Nabi saw bersabda : “Kalau kalian mau aku beritahu kalian tentang apa yang pertama kali Allah ucapkan kepada orang-orang beriman di hari kiamat dan yang pertama kali mereka katakan kepada-Nya, para sahabat berkata : “Baiklah wahai Rasulullah, semoga Allah bershalawat dan bersalam kepadamu,” Allah Ta’alaa berfirman kepada orang-orang beriman : “Apakah kalian senang bertemu dengan-Ku?” Mereka menjawab : “Ya, wahai Tuhan kami,” Allah Ta’ala berfirman : “Apa yang membuat kalian demikian?” Mereka menjawab : “Harapan akan ampunan-Mu, rahmat-Mu dan ridha-Mu,” Allah Ta’ala berfirman : “Sesungguhnya Aku telah tetapkan rahmat-Ku untuk kalian.”

Nabi saw bersabda : “Ketika Allah menciptakan surga, ia mengutus Jibril ke surga, la berkata : “Lihatlah surga itu dan apa yang telah Aku persiapkan di dalamnya,” Jibril mendatanginya dan melihatnya juga apa yang telah Allah sediakan di dalamnya untuk para penghuninya. Setelah itu Jibril kembali kepada-Nya dan berkata : “Demi kemuliaan-Mu tidaklah seseorang yang mendengarnya pasti ia akan memasukinya,” lalu Allah menyuruh agar surga dikelilingi oleh hal-hal yang tidak menyenangkan, lalu la berkata : “Sekarang kembalilah ke sana dan lihatlah apa yang telah Aku siapkan di dalamnya untuk para penghuninya,” Jibril kembali melihat ke surga dan ternyata surga telah dikelilingi hal hal yang tidak menyenangkan, Jibril kembali kepada Allah dan berkata : “Demi kemuliaan-Mu sungguh aku takut tak seorangpun mau memasukinya,” Allah berkata : “Pergilah ke neraka dan lihatlah di dalamnya, apa yang telah aku persiapkan di dalamnya untuk para penghuninya,” Dilihatnya, ternyata neraka berisi azab yang bermacam-macam, Jibril kembali kepada-Nya dan berkata : “Demi kemuliaan-Mu tidak seorangpun yang mendengarnya akan memasukinya,” lalu Allah menyuruh agar neraka dikelilingi oleh hal-hal yang menyenangkan, Ia berkata : “Kembalilah ke sana,” Setelah itu Jibril berkata : “Demi kemuliaan-Mu sungguh aku takut tak seorangpun akan selamat darinya.”

Nabi saw bersabda : “Kelak di hari kiamat akan didatangkan penduduk dunia yang paling nikmat hidupnya sedangkan ia termasuk penghuni neraka lalu dimasukkan jarinya kedalam api neraka kemudian ia ditanya : “Wahai anak Adam, apakah engkau pernah melihat kebaikan sebelum ini?” Apakah engkau pernah mengalami kenikmatan sebelum ini? la menjawab : “Demi Allah tidak wahai Tuhan.” Dan didatangkan orang yang paling susah hidupnya semasa di dunia sedangkan ia termasuk penduduk surga, lalu dimasukkan jarinya ke dalam surga, kemudian ia ditanya : “Wahai anak Adam, apakah engkau pernah melihat keburukan sebelum ini? Apakah engkau pernah merasakan kesusahan sebelum ini? la menjawab : “Demi Allah, aku tidak pernah merasa kesusahan atau kesulitan sebelum ini.”

Diriwayatkan dari Aisyah ra, bahwa ia pernah teringat akan api neraka lalu ia menangis, Rasulullah saw bertanya : “Apa yang membuatmu menangis?” Ia menjawab : “Aku teringat api neraka hingga aku menangis, apakah kalian kelak di hari kiamat akan teringat keluarga kalian?” Beliau saw menjawab : “Adapun di tiga tempat tak seorangpun akan mengingat orang lain, yaitu di tempat timbangan hingga ia mengetahui apa timbangannya ringan ataukah berat, di waktu (penerimaan) buku catatan amal ketika dikatakan : “Bacalah buku catatan amal kalian,” hingga ia mengetahui bukunya diterima di sebelah kanan atau kirinya. Atau di balik punggungnya, dan sewaktu di jembatan ketika ia berada di atas punggung neraka Jahannam.”

Nabi saw bersabda : “Bila penduduk surga telah masuk surga dan penduduk neraka telah masuk neraka, dibawalah kematian hingga di tempatkan di antara surga dan neraka, kemudian ia disembelih, lalu terdengarlah sebuah seruan : “Wahai penduduk surga, tiada lagi kematian bagi kalian, wahai penduduk neraka tiada lagi kematian bagi kalian,” sehingga penduduk surga semakin bergembira sedangkan penduduk neraka semakin bertambah kesedihannya.”

Rasulullah saw bersabda : “Penduduk surga ada seratus dua puluh golongan, yang delapan puluh golongan berasal dari umat ini sedangkan yang empat puluh golongan berasal dari umat-umat lainnya.”

Rasulullah saw bersabda : “Aku tidak pernah melihat seperti surga, orang yang mencarinya terlupakan (lalai), dan juga tidak seperti neraka, orang yang berlari darinya tertidur.”

Nabi saw bersabda : “Barangsiapa yang takut ia akan bergegas, barangsiapa bergegas akan segera sampai tujuan, ketahuilah sesungguhnya barang (anugerah) Allah sangatlah mahal, ketahuilah bahwa anugerah Allah adalah surga.”

Nabi saw bersabda : “Akulah manusia yang pertama kali keluar sewaktu para manusia dibangkitkan (dari kubur), akulah pemimpin mereka sewaktu para manusia datang, akulah pembicara mereka sewaktu mereka mendengar, akulah pemberi syafaat mereka sewaktu mereka tertahan, akulah pemberi mereka kabar gembira sewaktu mereka putus asa, kelak kemuliaan dan kemenangan ada di tanganku, kelak bendera Al Hamd ada di tanganku, akulah anak Adam yang paling mulia di sisi Tuhanku, seribu orang pembantu akan berada di sekelilingku, mereka bagaikan mutiara putih atau untaian berlian.”

Semoga Allah bershalawat dan bersalam kepada beliau dan menambah anugerah dan kemuliaannya di sisi-Nya.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker