UMUR KE EMPAT
Misteri Hari Ketika Dibangkitkan Dari Kubur Hingga Antara Masuk Surga Atau Neraka
Allah swt memerintahkan Israfil as untuk meniup sangkakala untuk kedua kalinya, Allah berfirman : “Dan ditiuplah sangkakala, maka tiba-tiba mereka keluar dengan segera dari kuburnya (menuju) kepada Tuhan mereka.” (Qs. Yasiin : 51)
Allah berfirman : “Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing masing).” (Qs. Az Zumar : 68)
“Orang-orang yang kafir mengatakan, bahwa mereka sekali-kali tidak akan dibangkitkan. Katakanlah : “Tidak demikian, demi Tuhanku, benar-benar kamu akan dibangkitkan, kemudian akan diberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.” (Qs. Ath Taghabun : 7)
“Tidaklah Allah menciptakan kamu (dari dalam kubur) itu melainkan hanyalah seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.” (Qs. Luqman : 28)
“Dan apakah mereka tidak memperhatikan bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian mengulanginya (kembali). Sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah. Katakanlah : “Berjalanlah di (muka) bumi, makaperhatikanlah bagaimana Allah menciptakan (manusia) dari permulaannya, kemudian Allah menjadikannya sekali lagi. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Qs. Al Ankabut : 19-20)
“Yang demikian itu, karena sesungguhnya Allah Dialah yang hak dan sesungguhnya Dialah yang menghidupkan segala yang mati dan sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya hari kiamat itu pastilah datang, tidak ada keraguan padanya; dan bahwasannya Allah membangkitkan semua orang di dalam kubur.” (Qs. Al Hajj : 6-7)
“Dan sebagian dari tanda-tanda (kekuasaan) Nya bahwa kamu melihat bumi itu kering tandus, maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya Tuhan Yang menghidupkannya tentu dapat menghidupkan yang mati; sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (Qs. Fushshilat : 39)
“Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata : “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?” Katakanlah : “Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk.” (Qs. Yasiin : 78-79)
Diriwayatkan dari Abu Razin Al ‘Uqaili ra berkata : “Aku bertanya : “Wahai Rasulullah, bagaimana Allah mengembalikan makhluk-Nya dan apa tanda-tandanya pada makhluk-Nya?” Beliau saw menjawab : “Pernahkah engkau melewati salah satu pebukitan di kampungmu yang tandus, lalu pada kesempatan lain engkau melewatinya dan ia telah ditumbuhi tanaman hijau? la menjawab : “Ya,” Nabi saw bersabda : “Itulah tanda-tandanya pada makhluknya.”
Al Qurtubi Rahimahullah menyebutkan dalam kitab At Tadzkirah sebuah hadits yang panjang dari riwayat Abu Hurairah ra berkata : “Rasulullah saw bersabda kepada kami ketika itu kami bersama beberapa sahabatnya,” hadits yang panjang ini beliau sebutkan sampai pada firman Allah : “Ke hadirat Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa.” (Qs. Ibrahim : 48)
“(Yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit.” (Qs. Ibrahim : 48)
Lalu Allah menjadikannya bumi datar yang luas, kemudian memanjangkannya seperti bentangan kulit yang tidak akan engkau dapati adanya dataran yang tinggi atau rendah.
Kemudian Allah membentak makhluk-Nya sekali bentakan dan mereka sudah berada di bumi yang digantikan sebagaimana keadaan mereka semula saat mereka mati, barangsiapa yang semula berada dalam perut bumi ia tetap berada di dalam perutnya dan barangsiapa yang semula berada di atas permukaannya ia tetap berada di atas permukaannya.
Kemudian Allah menurunkan atas kalian curahan air dari bawah Arasy yang disebut Al Hayawan (kehidupan) langitpun menurunkan hujan atas kalian selama empat puluh hari sehingga air berada di atas kalian sekitar dua belas hasta.
Lalu Allah menyuruh jasad-jasad untuk tumbuh dan ia pun tumbuh seperti tumbunya pohon sayuran, setelah sempurna pertumbuhan jasad kalian sebagaimana semula lalu Allah berkata : “Hiduplah para pembawa Arasy.” Merekapun hidup kembali.
Kemudian la berkata : “Hiduplah Jibril, Mikail dan Israfil,” kemudian Allah menyuruh Israfil untuk mengambil sangkakala, lalu Allah memanggil ruh-ruh makhluk-Nya, lalu digiringlah ruh-ruh itu dan ruh-ruh kaum muslimin memancarkan cahaya sedangkan yang lainnya gelap gulita, kemudian Allah mengambil ruh-ruh itu dan meletakkannya dalam sangkakala.
Kemudian ia berkata kepada Israfil : “Tiuplah untuk kebangkitan.” Iapun meniupnya lalu keluarlah ruh-ruh itu bagaikan lebah-lebah yang memenuhi antara langit dan bumi, lalu Allah berkata : “Demi kemuliaan-Ku dan keagungan-Ku setiap ruh harus kembali ke jasadnya masing-masing.” Lalu ruh-ruh itu masuk ke bumi menuju jasadnya masing-masing melewati indra penciuman lalu menjalar ke seluruh tubuh seperti aliran racun yang menjalar pada orang yang terkena gigitan ular.
Kemudian bumi terbelah atas kalian dan Akulah (Rasullah saw) yang pertama kali bangkit, lalu kalian keluar dari dalam bumi dalam bentuk pemuda yang berusia tiga puluh tiga tahun, saat itu lisan kita berbicara dengan bahasa Suryani, mereka keluar dengan segera dari kuburnya.
“(Menuju) kepada Tuhan mereka.” (Qs. Yasiin : 51)
“Mereka datang dengan cepat kepada penyeru itu. Orang-orang kafir berkata : “Ini adalah hari yang berat.” (Qs. Al Qamar : 8)
“(Yaitu) pada hari mereka mendengar teriakan dengan sebenar-benarnya itulah hari ke luar (dari kubur).” (Qs. Qaaf : 42)
“Dan Kami kumpulkan seluruh manusia, dan tidak Kami tinggalkan orangpun dari mereka.” (Qs. Al Kahfi : 47)
Sangkakala : Tanduk besar yang terbuat dari cahaya tiada yang mengetahui kebesarannya kecuali Allah swt.
Disebutkan dalam hadits : “Sesungguhnya yang hancur dari manusia adalah seluruh tubuhnya kecuali satu tulang yaitu tulang belakang, darinyalah akan dibentuk kembali makhluk itu.
“Bila Allah Yang Maha Kuasa hendak membangkitkan manusia, la menyuruh langit menurunkan hujan yang deras menyerupai tetesan mani lelaki hingga manusia tumbuh dari tempat semula mereka dikuburkan seperti tumbuhnya tanaman kemudian Allah mengutus Israfil dan menyuruhnya untuk meniup kembali sangkakala untuk kebangkitan kemudian ruh-ruh itu kembali ke jasadnnya masing-masing dan merekapun hidup kembali atas izin Allah, mereka dibangkitkan dan bumi terbelah untuk mereka, kuburan pun terbelah, selanjutnya ruh dan jasad itu dikumpulkan di hadapan Allah di padang mauqif (suatu tempat) di hari kiamat.









One Comment