XI. WASIAT RASUL TENTANG DUNIA YANG HINA
Hai, Ali, waspadalah kamu terhadap orang-orang yang lupa pada mati, yang hanya memikirkan harta kekayaannya. Ali berkata: Siapakah mereka itu, hai, Nabi Allah? Nabi saw. bersabda: Mereka itu adalah orang-orang kaya dan pemilik harta yang terus bekerja keras dan mengumpulkannya, seperti kerja keras seorang ibu merawat anaknya. Di akhirat nanti mereka itu adalah orang-orang yang rugi.
Keterangan:
Nabi saw. pernah bersabda:
” Harta kekayaan itu kesenangan dunia, tapi berbahaya di akhirat nanti. Orang-orang kaya itu
ftdak bisa masuk ke kerajaan langit.”
“Sesungguhnya ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah saw., siapakah umatmu yang jelek? Beliau menjawab: Orang-orang yang kaya.” (Ihya’ Ulumuddin: 3/218).
“Tidak ada sesuatu yang lebih dibenci oleh Allah, sesudah syirik daripada cinta dunia.”
” Orang-orang yang banyak hartanya adalah orang-orang yang paling rendah derajatnya, kecuali yang berkata dengan hartanya begini dan begitu (menyedekahkan hartanya kepada orang-orang di kanan, kiri, muka dan belakangnya). Tetapi sedikit sekali orang kaya yang seperti itu.”
Imam Al-Hasan berkata: Demi Allah, tidak ada seseorang. yang menghargai uang, kecuali ia direndahkan oleh Allah.
Ada sebuah riwayat, bahwa uang ketika pertama kali diciptakan, maka diambilnya oleh iblis, lalu diangkatnya, ditempelkan dahinya dan diciumnya, lalu berkata: Barangsiapa yang mencintai kamu, maka ia adalah hambaku dan pengikutku yang sejati. (Mukhasyafatul Qulub:
122).
XII. WASIAT RASUL TENTANG KEDUDUKAN MANUSIA DI SISI ALLAH
Rasulullah saw. bersabda: Orang yang paling baik menurut Allah adalah orang yang banyak memberi manfaat kepada orang jain. Orang yang paling jelek dalam pandangan Allah adalah orang yang berumur panjang, tetapi amal perbuatannya tidak baik. Sedangkan orang baik menurut-Nya adalah orang yang panjang usianya dan amal perbuatannya baik.
Orang yang sangat dikutuk oleh Allah swt. adalah orang yang makan sendirian, enggan memberi makan temannya dan suka memukuli budak (pembantu/bawahan)nya, menghormati orang-orang kaya dan meremehkan orang miskin. Lebih terkutuk lagi, adalah orang hidup dari penghasilan yang haram dan mati dalam keadaan seperti itu.
Orang yang lebih jelek dari itu adalah orang yang panjang usianya, jelek amal perbuatannya, tidak mau menjauhi hal-hal yang dilarang oleh Allah, tetapi tetap mengharap ampunan dariNya. Orang yang lebih jahat dari itu adalah orang yang menampakkan persahabatan kepada sesama muslim, tetapi selalu merencanakan berbuat tidak baik kepadanya.
Orang yang lebih buruk dari semua itu adalah orang yang ketika masa mudanya lalai menjalankan perintah Allah dan enggan menjauhi larangan-Nya dan ketika masa tua bermalasmalas menjalankan perintah Allah dan tetap enggan menjauhi larangan-Nya.








One Comment