Kitab Tasauf

Terjemahan Kitab Washiatul Mustofa Imam Sya’rani

5. Bacaan Agar Dicatat Menjadi Wali Allah

Hai, Ali, barangsiapa setiap hari membaca sebanyak dua puluh lima kali istighfar:

“Aku memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung untuk diriku, kedua orangtuaku, semua  orang  Islam  laki-laki  dan  perempuan,  semua  orang  yang  beriman  laki-laki  dan

perempuan, yang hidup maupun yang telah meninggal dunia.” Maka Allah mencatat orang tersebut sebagai wali (kekasih) Nya.

6. Zikir yang Menyebabkan Dimohonkan Maaf oleh Para Malaikat

Hai, Ali, barangsiapa setiap hari membaca sebanyak sepuluh kali zikir:

”Tidak ada Tuhan, kecuali Allah sebelum adanya segala sesuatu. Tidak ada Tuhan, kecuali Allah sesudah adanya sesuatu. Tidak ada Tuhan, kecuali Allah, Tuhan kami tetap kekal dan segala sesuatu akan sirna.”

Maka tiada satu pun malaikat di langit tinggal, melainkan memohonkan maaf untuk orang tersebut.

7. Doa yang Menyebabkan Tidak Diperiksa Amalnya

Hai, Ali, barangsiapa setiap hari membaca:

“Ya, Allah, berilah aku berkah dalam kematian dan sesudahnya”, maka dia tidak diperiksa oleh Allah dengan apa yang dikerjakannya di dunia. Barangsiapa membaca takbir seratus kali sebelum matahari terbit dan seratus kali sebelum terbenam, maka Allah memberinya pahala seratus orang yang beribadah dan pahala seratus pejuang membela agama Allah. Barangsiapa yang membaca shalawat kepada saya seratus kali setiap hari atau malam, maka dia pasti mendapat syafaat dari saya. Dan banyak membaca istighfar itu merupakan benteng bagi orang- orang yang bertobat dari api neraka.

Keterangan:

Dalam hadis Nabi saw. disebutkan:

Dari Ibnu Abbas r.a., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: ” Barangsiapa yang melanggengkan membaca istighfar, maka Allah memberi jalan keluar bagi setiap kesulitan dan kesedihan yang dihadapinya dan memberinya rezeki yang tidak terduga-duga.” (H.R. Abu Dawud).

Susunan kalimat istighfar itu bervariasi, yang paling singkat adalah seperti:

“Saya mohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.” “Hai, Tuhanku, ampunilah aku dan terimalah tobatku.”

Ada lagi bentuk kalimat istighfar yang disebut Sayyiidul Istighfar, yaitu:

Rasulullah saw. bersabda: Barangsiapa membaca istighfar Seperti di atas pada pagi hari dengan iman, lalu mati pada hari itu sebelum malam hari, maka ia termasuk ahli surga, dan barangsiapa membacanya di malam hari dengan iman dan yakin, lalu mati sebelum matahari terbit, maka ia termasuk ahli surga. (H.R. Al-Bukhari).

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker