3. Rezeki Haram dan Murka Allah
Hai, Ali, jika Allah swt. murka kepada seseorang, maka Dia memberinya rezeki berupa kekayaan yang haram. Apabila kemurkaan-Nya kepada orang tersebut bertambah, maka Allah
akan menugaskan setan membantunya mengurusi harta kekayaan dan menemaninya mencari kekayaan, menyibukkannya dengan urusan dunia hingga lupa terhadap urusan agama dan memudahkan orang tersebut dalam hal urusan dunia lalu berkata: tenanglah, Allah adalah Maha Pengampun dan Maha Penyayang.
4. Pencari Harta Haram adalah Kawan Setan
Hai, Ali, tidaklah seseorang pergi mencari harta haram dengan berjalan kaki, melainkan ia ditemani setan, tidaklah seseorang pergi mencari harta haram dengan naik kendaraan, melainkan ia dibuntuti oleh setan, dan tidaklah seseorang mengumpulkan harta haram, melainkan setanlah yang memakannya. Siapa saja yang lupa menyebut asma Allah ketika berhubungan badan dengan istri, maka ia diikuti setan dalam ikhtiarnya mendapatkan anak.
Demikian itulah yang dimaksud firman Allah swt.:
…..Dan bersekutulah dengan mereka pada harta dan anak-anak serta beri janjilah mereka. Keterangan:
Setan adalah golongan jin yang membangkang, perbuatanperbuatannya selalu mengarah pada pembangkangan dan kehancuran, senantiasa berusaha menghancurkan kehidupan umat manusia dcngan usahanya menjauhkan manusia dari hidayah Allah dan jalan yang benar. Setan adalah musuh Allah dan musuh manusia. Allah swt. telah memperingatkan kita agar mewaspadai tipu dayanya, memberi tahu kepada kita tentang permusuhannya dan mendorong kita agar terus melawannya dengan segala cara, sampai dorminasinya melemah. Dia berfirman:
Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuhmu, karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala. (Q.S. Fatbir: 6).
Setan itu sangat gigih dalam mengganggu manusia dan terus mencari kesempatan masuk jiwa manusia. Tetapi, jika jiwa manusia itu sehat dan bebas dari penyakit-penyakit jiwa yang merupakan pintu masuk setan, maka setan tidak akan berhasil menusuknya. Adapun penyakit- penyakit jiwa (hati) yang menjadi pintu masuk setan itu antara lain cinta harta.
5, Allah Menolak Sedekah dari Harta Haram
Hai, Ali, Allah swt. tidak menerima salat seseorang tanpa wudhu dan Dia tidak menerima sedekah dari harta haram.
keterangan:
Dalam hadis Nabi saw. disebutkan:
Barangsiapa yang mendapatkan uang (harta) dari cara yang tidak benar, lalu digunakan menyambung sanak famili, disedekahkan atau diinfakkan untuk membela agama Allah, maka harta itu dikumpulkan oleh Allah swt. seluruhnya, lalu dicampakkan ke neraka. (H.R. Abu Dawud).
Imam Sufyan Ats-Tsauri r.a. berkata:
Barangsiapa yang menginfakkan harta yang berasal dari harta haram di jalan kebaikan, maka ia seperti orang yang mencuci pakaian najis dengan air kencing. Pakaian yang najis itu tidak dapat disucikan, kecuali dengan air dan dosa itu tidak dapat dihapus, kecuali dengan harta halal. (Ihya Ulumuddin juz 2: 25).









One Comment