Kitab Tasauf

Terjemahan Kitab Washiatul Mustofa Imam Sya’rani

Ahli surga memuji kepada Allah dalam enam hal, yaitu:

1.  Sewaktu  berpisah  dengan  orang-orang  yang  jahat,sebagaimana yang  dijelaskan  dalam firman Allah Ta’ala:

” Dan (dikatakan kepada orang-orang kafir): Berpisahlah kamu (dari orang-orang mukmin)

pada hari ini, wahai, orang-orang yang berbuat jahat.” (Q.S. Yasin: 59).

Pada saat itu orang mukmin mengucapkan:

“Segala puji bagi Allah yang telah menyelamatkan kami dari orang-orang yang zalim.” (Q.S.

Al-Mukminun: 28).

2. Sewaktu melewati shirath (titian), mereka mengucapkan:

“Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. ” (Q.S. Fathir: 34).

3. Ketika mandi dengan air kehidupan dan melihat surga, di mana mereka mengucapkan:

“Segala puji bagi Allah yang telah menunjukkan kami kepada (surga) ini. Dan kami sekali-kali

tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk.” (Q.S. Al-A’raf: 43).

4. Sewaktu mereka masuk surga, mereka mengucapkan:

“Segala puji bagi Allah yang telah memenuhi janji-Nya kepada kami dan telah (memberi)

kepada kami di tempat ini.” (Q.S. Az-Zumar: 74).

5. Sewaktu mereka telah menempati tempat masing-masing, di mana mereka mengucapkan:

“Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri. Yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal (surga) karena karunia-Nya.” (Q.S. Fathir: 34-35).

6. Sesudah makan, mereka mengucapkan:

“Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.” (Q.S. Al-Fatihah: 2).

Dari Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya, dari Nabi saw., bahwa beliau bersabda:

” Ada dua sifat yang apabila keduanya berada pada diri seseorang, maka Allah mencatat orang itu sebagai orang yang bersyukur dan sabar. Pertama, hendaklah ia melihat kepada orang yang berada di atasnya dalam masalah agama, lalu ia mengikuti jejaknya, dan (yang kedua adalah) hendaknya ia melihat orang yang berada di bawahnya dalam masalah dunia, Jalu ia bersyukur (dengan memuji) kepada Allah.”

Al-Faqih menjelaskan, bahwa kesempurnaan syukur itu berada dalam tiga hal, yaitu:

1. Apabila Allah mengaruniakan sesuatu, maka renungkanlah siapa yang mengaruniai kamu, lalu kamu memuji kepadaNya.

2. Merasa puas atas nikmat yang Allah berikan kepadamu.

3. Selama sesuatu itu bermanfaat bagimu dan badanmu sehat, maka jangan melakukan maksiat kepada-Nya.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker