Fiqh

Terjemahan Kitab Tazkirah Hadramiyah

PENUTUP

Kita Memohon Kepada Allah

Penutupan Yang Baik

Tentang Ajakan Untuk Berzuhud (menghlangkan cinta dunia) di Dunia dan Bersemangat Terhadap Akhirat, serta Peringatan Tentang Bahaya Menggunjing, Adu Domba, dan Hal-hal yang Semacam itu

Ajakan Untuk Berzuhud di Dunia dan Bersemangat Terhadap Akhirat Allah Swt berfirman, “Apa yang ada di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal.”‘ Dia Swt berfirman, “Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah bermainan dan senda gurauan, perhiasan dan saling berbangga di Intara kamu serta berlomba dalam kekayaan dan anak keturunan, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani  kemudian (tanaman) itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridaan-Nya. Dan kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu.” Rasulullah Saw bersabda, “Berzuhudlah (mengeluarkan kecintaan dunia dari hati – Penerj.) terhadap apa-apa yang di miliki manusia, maka manusia akan menyukaimu” Beliau Saw bersabda, “Andaikata dunia di sisi Allah seberat (senilai) sayap seekor nyamuk, maka tidaklah seeorang kafir pun dapat meminum walau seteguk air” Junjungan kami al-Habib Abdullah al-Haddad ra berkata: Berzuhudlah dengan hatimu di dalam negeri yang menipu sekelompok orang, lalu mereka menyangka ia adalah puncak pencarian Mereka bersaing untuknya dan memberikan masa depan mereka juga hati mereka, duhai Allah, betapa mengherankan perilaku mereka Padahal dia (dunia) itu rendah kadarnya dan tak senilai di sisi Tuhan dengan sayap (nyamuk), maka pencarinya “dungu” Ketahuilah wahai para wanita: sesungguhnya para ulama (semoga Allah meridhai mereka), orang-orang yang bijaksana, Ian mereka yang mencapai pengenalan tentang-Nya, telah sepakat Ikan tercelanya dunia ini. Mereka telah mengetahui dan mendalami bahwa dunia hanyalah sesuatu yang fana dan tak menetap di tangan Siapa pun, serta tak seorang pun abadi dalam memilikinya.

Junjungan kami al-‘ Adaniy’ ra berkata:

Apakah kau memahami bahwa dunia abadi bagi seseorang atau dia abadi di dalamnya?

Umur akan punah walaupun panjang Pastilah mengalami kematian yang dibenci

Apakah dunia ini abadi bagi seseorang yang pernah hidup di masa lalu? Sekali-kali tidak, demi Allah, sekali-kali tidak. Lalu apakah manfaat dari menumpuk harta? Menghiasi badan dengan pakaian dan perhiasan, padahal kalian semua akan pergi keluar meninggalkannya. Kalian rela atau tidak? Apakah seseorang di antara kalian telah mempersiapkan bekal bagi akhirat dan telah mendirikan takwa kepada Allah? Dia berfirman, “(Bawalah bekal, karena sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa. Dan bertakwalah kepada-Ku, wahai orang-orang yang mempunyai akal sehat!”

Bagaimana seseorang di antara kalian menginginkan saudarinya bertambah perhiasan dunia dan pakaiannya, namun tidak memiliki keinginan amalnya untuk negeri akhirat dan pendiriannya akan halhal yang difardhukan Allah bertambah? Dan berhenti dari hal-hal yang diharamkan Allah? Dan agar dia mempersiapkan diri dengan amal-amal saleh supaya saudarinya menjadi yang terbaik di akhirat?

Mengapa kalian wahai para wanita tidak memandang kecuali hanyalah dunia dan perhiasannya ini? Apakah kalian tak pernah mendengarkan firman-Nya Swt, “Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, untuk Kami menguji mereka, siapakah di antaranya yang terbaik perbuatannya.” Dan firman-Nya, “Maka janganlah sekali-kali kamu terperdaya oleh kehidupan dunia, dan jangan sampai kamu terpedaya oleh penipu dalam (menaati) Allah.” Berhati-hatilah kalian dari terperdaya oleh perhiasan negeri ini yang merupakan tempat kotoran. Al-Mushthafa Muhammad Saw telah diberi tawaran gunung besar di Makkah akan dirubah menjadi emas untuknya, hamun ia menolak tawaran itu. Beliau juga bersabda kepada Umar, “Hai Umar, tidakkah kau ridha jika bagian mereka adalah dunia dan bagian kita adalah akhirat?” Dan Tuhan kita berfirman, “Sedangkan kehidupan akhirat di sisi Tuhanmu disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.”

Maka diwajiban bagi kalian untuk bertakwa kepada Allah, dan janganlah kalian melalaikan kematian, kedahsyatannya, dan persiapan untuk hari kiamat. Apakah terdapat seseorang di antara kalian yang dijamin akan merasakan aman dari kengerian hari kiamat yang menjadikan anak-anak mendadak beruban? Allah Swt berfirman, “Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu, sungguh, guncangan (hari) Kiamat itu adalah suatu (kejadian) yang sangat besar. (Ingatlah) pada hari ketika kamu melihatnya (guncangan itu), semua perempuan yang menyusui anaknya akan lalai terhadap anak yang disusuinya, dan setiap perempuan yang hamil akan keguguran kandungannya, dan kamu melihat manusia dalam keadaan mabuk, padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, tetapi azab Allah itu sangat keras.”

Renungkanlah ayat ini dan pikirkanlah maknanya. Sesungguhnya itu adalah firman Allah yang tak ada keraguan di dalamnya. Itulah hag (tidak batil) dan kebenaran. Tuhan kita Swt berfirman menjelaskan kondisi hari itu, bahwa jika hari itu tiba maka, “semua perempuan yang menyusui anaknya akan lalai terhadap anak yang disusuinya” yaitu setiap wanita yang menyusui akan melupakan anaknya yang disusuinya dan sibuk mengurus dirinya dikarenakan kengerian hari itu yang disaksikannya. “Setiap perempuan yang hamil akan keguguran kandungannya” yakni setiap wanita yang hamil akan keguguran kandungannya karena beratnya kengerian yang dilihatnya. “Kamu melihat manusia dalam keadaan mabuk” yakni siapa yang melihat kondisi manusia di hari itu, maka ia akan menyangka mereka dalam keadaan mabuk yaitu tidak berakal. Allah berfirman, “padahal Sebenarnya mereka tidak mabuk, tetapi azab Allah sangat keras”.

Diwajibkan bagi setiap orang di antara kalian agar beramal dengan perbuatan yang menyelamatkan dirinya dari kedahsyatan hari itu. Dia Swt telah berfirman, “Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutlah pada hari yang (ketika itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya, dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikit pun. Sungguh, janji Allah pasti benar, maka janganlah sekali-kali kamu teperdaya oleh kehidupan dunia, dan jangan sampai kamu terpedaya oleh penipu dalam (menaati) Allah.”

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker