Kitab Tasauf

Terjemahan Kitab Madza Fi Sya’ban

BEBERAPA NASH DAN SYAHID

Ada beberapa hadist yang menganjurkan membaca sejumlah ayat alau surat-surat al-Qur’an untuk tercapainya suatu tujuan dan permohonan-permohonan tertentu serta diraihnya sebuah idaman baik duniawiyyah ataupun sifatnya pribadi bagi si pembaca.

Berikut ini akan kami haturkan beberapa syahid untuk hal-hal diatas: Pembacaan Akhir Surat Al-Baqarah Untuk Perlindungan

Diceritakan dari Abi Mas’ud RA, ia berkata: bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang membaca dua ayat terakhir dari surat alBagoroh disuatu malam, maka keduanya akan mencukupinya.” (H.R. al-Bukhori)

Diceritakan dari Abu Hurairah RA secara marfu’:

“Jika engkau berbaring diatas alas tidurmu, maka bacalah ayat kursi, niscaya engkau selalu mendapatkan penjagaan dari Allah SWT dan setan tidak akan mendekatimu hingga pagi hari.” (HR. al-Bukhori)

Diceritakan dari Sahl bin Sa’ad RA, ia berkata: bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Sesungguhnya segala sesuatu itu terdapat puncaknya, sedangkan puncaknya Al-Qur’an adalah surat Al-Baqoroh. barang siapa yang membacanya di dalam rumahnya pada malam hari, maka setan tidak akan masuk rumahnya selama tiga hari. Dan barang siapa yang mambacanya di waktu siang hari, maka setan tidak akan memasuki rumahnya selama tiga hari.” (HR. Ibnu Hibban dalam kitab shohihnya).

Membaca Sebagian Ayat Untuk Perlindung Dari Fitnah Dajjal

Diceritakan dari Abu Darda” RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Barang yang menghafalkan 10 ayat dari surat al-Kahfi, maka Ia akan dijaga dari fitnah Dajjal.” (H.R. Bukhori, Abu Daud, da Nasa”i)

Menurut riwayat Abu Daud dan Nasa’i berbunyi:

Ada riwayat lain yang terdapat pada Imam Muslim dan Abu Daud berupa: ……       … (yang terakhir dari surat Al Kahfi).

Berkah Surat Yasin Terhadap Mayit Juga Untuk Tercapainya Hajat

Diceritakan dari Ma’qil bin Yasar RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Harinya al-Qur’an adalah Surat Yasin, tidak seorang pun yang membacanya dengan harapan (pahala) dari Allah dan (mendapatkan pembalasan) di akhirat kecuali Allah akan mengampuni dosanya. Bacakanlah surat Yasin atas orang-orang yang meniggalkanmu.” (H.R. Ahmad, Abu Daud, Nasa’l, lafadz hadist adalah miliknya, juga diriwayatkan oleh Ibnu Hajar, dan Hakim, hadist diatas dishohehkan oleh Hakim)

Diceritakan dari Anas RA berkata, bahwa Rasulullah SAW

bersabda:    , ada:

“Segala sesuatu itu memiliki hati, adapun hatinya Qur’an adalah surat Yasin. Barang siapa yang membacanya, maka Allah akan menulis bacaannya tadi seperti membaca Qur’an sepuluh kali.” (HR. Turmudzi, ia berkata: Hadist Ghorib)

Surat Tabarok Untuk Keselamatan Dari Siksa Kubur

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, ia berkata:

“Ada sebagian sahabat Nabi yang mendirikan kemah di atas kuburan. Ia tidak mengira bahwa area tadi adalah pekuburan. ja baru sadar bahwa ia berada di atas kuburan seseorang yang sedang membaca surat al-Mulk hingga mengkhatamkannya. lalu ja datang kepada Nabi dan berkata: “Wahai Rasulullah SAW, aku mendirikan kemah di atas kuburan, saya tidak menyangka bahwa tempat itu adalah pekuburan, saya baru mengetahui bahwa area itu adalah pekuburan seseorang yang sedang membaca urat al-Mulk hingga mengkhatamkannya”. Lalu Rasulullah SAW bersabda: “Ia adalah yang akan menolak dari siksa kubur, ia adalah yang akan menyelamatkan dari siksa kubur.” (H.R. Turmudzi, dan ia berkata hadist ghorib)

Surat al-Waqiah Untuk Menjaga Dari Kefaqiran

Diceritakan dari Sayyidah Fatimah RA, bahwa Utsman bin Abbas RA menjenguk Ibnu Mas’ud disaat ia sedang sakit. lalu Usman bertanya: “Sakit apa yang sedang engkau rasakan?” ia menjawab: “Dosa-dosaku”. Usman bertanya lagi: “Apakah yang engkau tangiskan?”, ia menjawab: “Rahmatnya Allah”, lalu Usman menawarkan: “maukah engkau aku panggilkan dokter?” ia menjawab: “Justru dokter akan menjadikan aku sakit”, Usman bertanya lagi: “Apakah engkau berkenan jika aku perintahkan untuk memberikan pemberian kepadamu?”, ia menjawab: “Sesuatu Yang sebelumnya tidak engkau berikan maka aku tidak butuh 21”, Usman berkata: “Bagaimana jika pemberian tadi aku alihkan kepada keluarga dan anak-anakmu?”, ia menjawab: “Sesungguhnya ky telah mengajarkan kepada mereka sesuatu yang jika mereka membacanya, niscaya mereka tidak akan mengalami kefaqiran. Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang membaca surat Al Waqiah setiap malam hari, maka ia tidak akan fagir.” (H.R. Baihaqi)

Diceritakan dari Ibnu Mas’ud RA, ia berkata: Rasulullah SAw bersabda: “Aku mendengarkan Rasulullah SAW bersabda:

“Barangsiapa yang membaca surat Al-Waqiah setiap malam, maka ia tidak akan mengalami kefagiran.” (H.R. Baihaqi dengan sanad dho’if, tetapi bisa diamalkan dalam hal keutamaan)

Dalam riwayat yang lain dari Ibnu Mas’ud:

“Barang siapa yang membaca surat Al-Wagi’ah setiap malam, maka ia tidak akan tertimpa kefagiran selamanya.” (Semuanya diriwayatkan dari Baihaqi dalam Kitab Sya’abul Iman)

Penyembuhan Dan Pengobatan Dengan Al-Qur’an

Yang dijadikan dasar dalam hal ini adalah firman Allah SWT:

“Dan Kami turunkan dari al Qur’an suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.”

Penyembuhan hagigi dengan al-Qur’an adalah penyembuh hati dari berbagai penyakit yang mengantarkan kepada kehancuran dan menuntun kepada akibat buruk, yaitu seburuk-buruk tempat tinggal (neraka).

Dengan al-Qur’an, iman akan menjadi semakin kuat, dan memberi ketentraman hati orang mukmin semakin bertambah. Iman itu akan terus bertambah kuat dan kokoh sesuai dengan kadar bersarangnya di lubuk hati. Dan itu dapat terealisasi dengan alQur’an, dengan kekuatan berpegang teguh pada al-Qur’an, dengan mengamalkan hukum-hukum al-Qur’an, dengan kembali kepada ajaran al-Qur’an dan dengan beretika dengan etika al-Qur’an.

Pengertian ini tidak akan diragukan kebenarannya bagi setiap orang Islam, dan juga tidak akan dipertentangkan lagi. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan bahwa al-Qur’an disamping sebagai media penyembuhan hati, juga bisa dipakai penyembuhan dari berbagai penyakit jasmani yang terdapat di dalam organ tubuh manusia, sehingga berkat al-Qur’an dan berkat kuatnya itikad dengan al-Qur’an atas izin Allah apa yang diinginkan akan terkabulkan.

Para sahabat dulu juga melakukannya dengan sepengetahuan, dukungan dan keikutsertaan Rasulullah SAW, bahkan beliau mengapresiasi apa yang dilakukan mereka atas sebuah tuntunan yang benar yang sudah dilakukan sebelum Rasulullah SAW memberitahukannya.

Ada sebuah kisah yang gamblang yang berkenaan dengan hal di atas yang diriwayatkan oleh Abu Sa’id al-Khudri, kisah tersebut terdapat dalam shohihain dan yang lain.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker