Kitab Tasauf

Terjemahan Kitab Madza Fi Sya’ban

kemudian engkau melakukan ruku’. Dalam keadaan ruku’ itu engkau membacanya 10 kali lalu engkau angkat kepalamu dari ruku’ engkau juga membacanya 10 kali, setelah itu engkau turun melakukan sujud, di dalam sujud itu engkau membacanya 10 kali lalu bangun dari sujud engkau baca 10 kali kemudian engkau sujud lagi yang kedua juga membacanya 10 kali kemudian engkau bangun dari sujud juga membacanya 10 kali maka jumlah keseluruhanya adalah 75 kali disetiap raka’at. Engkau melakukanya seperti itu 4 rakaat. Jika engkau mampu, maka lakukanlah tiap hari, Jika tidak, maka lakukanlah setiap Jum’at sekali, jika tidak, maka lakukan lah setiap sebulan sekali. Jika tidak maka lakukanlah setahun sekali. Jika tidak, maka lakukanlah seumurmu sekali.” (HR. Abu Dawud. Ibnu Majah, dan Ibnu Huzaimah di dalam kitab Shahihnya, beliau berkata : Jika Hadits ini benar adanya, maka ada sesuatu dalam sanadnya yang mengganjal hati kemudian beliau menyebutkanya, kemudian beliau juga berkata: Hadits ini juga diriwayatkan oleh Ibrahim bin Hakam bin Abbas dari ayahnya dari Ikrimah secara mursal tanpa menyebutkan Ibnu Abbas).

Imam al-Hafidz Ibnu Hajar berkata: Hadits diatas juga diriwayatkan oleh Imam Thabrani dan beliau meriwayatkanya di akhir hadits, Rasulullah bersabda:

“Andaikata dosa-dosamu itu sebanyak buih lautan atau sebanyak pasir Kabilah Alij, niscaya Allah akan mengampunimu.”

Hadits diatas telah diriwayatkan melalui beberapa sanad dan diriwayat dari sejumlah shahabat. Diantaranya adalah Ikrimah, begitu juga hadits di atas telah dishohihkan oleh sejumlah Ahli Hadits, diantaranya adalah : al-Hafidz Abu Bakar al-Ajuri, Syaikhuna Abu Muhammad Abdurrohim al-Misri dan Syaikhuna . al-Hafidz Abul Hasan al-Muqoddami. Semoga Allah merahmati mereka, Abu bakar bin Dawud berkata: Aku mendengarkan ayahku berkata: Tidak ada hadits shohih yang menyebutkan Shalat tasbih Selain Hadits ini (Demikian disebutkan dalam kitab Targhib wa tarhib).

Melakukan Shalat Karena Allah Seraya Untuk Bertaubat

Diceritakan dari Abu Bakar RA, ia berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:

“Tidaklah seorang hamba melakukan suatu dosa lalu ia berdiri bersesuci kemudian melakukan shalat dan meminta ampun kepada Allah kecuali Allah mengampuninya kemudian Rasululloh membaca Ayat :

(H.R. Turmudzi. Beliau berkata : Hadits hasan. Juga diriwayatkan oleh Abu dawud, Nasai, Ibnu Majah, Ibnu hiban dalam kitab Shohihnya dan Imam Baihaqi, hanya saja keduanya berkata ( dalam riwayatnya ): kemudian ia melakukan shalat 2 rakaat. Hadits diatas juga disebutkan ibnu Huzaimah dalam kitab Shohihnya tanpa sanad dan beliau menyebutkan dalam riwayatnya: 2 rakaat ).

Diceritakan dari Hasan Basri RA ia berkata bahwa Rasululloh SAW bersabda: 

“Tidaklah seorang hamba melakukan dosa kemudian ia berwudlu dengan benar lalu ta keluar ke suatu tanah lapang dan melakukan shalat 2 rokaat lalu memohon ampun dari dosa yang dilakukan tersebut kecuali Allah mengampuninya.” (HR. Baihaqi secara mursal)

Di dalam Hadits ada kata (    ) lafadz tersebut huruf ba’nya di baca kasroh, kemudian setelahnya berupa huruf Ro’ lalu huruf alif dan berikutnya huruf za’ artinya adalah tanah lapang.

Diceritakan dari Abdullah bin Buraidah RA dari Ayahnya ia berkata :

“Disuatu hari, pagi-pagi Rasulullah memanggil Bilal, lalu beliau bersabda: wahai bilal dengan apakah engkau bisa mendahuluiku ke Surga. Sesungguhnya aku tadi malam masuk surga lantas aku mendengar suara gerakan-gerakanmu di depan-Ku. Bilal menjawab : Wahai Rasululloh aku tidak melakukan dosa kecuali aku melakukan shalat 2 rakaat dan aku tidak berhadats kecuali seketika itu aku berwudhu dan melakukan shalat 2 rakaat.” (HR. Ibnu Huzaimah, di dalam kitab shohihnya dalam riwayat lain menggunakan kata ……, begitu di sebutkan dalam kiitab at-Targhib wa at-Tarhib).

Shalat Karena Allah Seraya Mohon Dikabulkan Hajat

la adalah shalat hajat, yaitu: Shalat yang dilakukan oleh seorang hamba sebagai mediasi kepada Allah atas hal-hal yang membuatnya prihatin agar Allah berkenan mengabulkan hajatnya atas anugrah-Nya dan Allah berkenan memberikan jalan yang biasa dilalui oleh manusia untuk memperoleh suatu keinginan atas godrat-Nya.

Telah diriwayatkan oleh Imam Turmudzi dengan deretan sanadnya dari Utsman bin Hanif bahwasanya ada seorang lelaki buta datang kepada Nabi SAW, dia berkata :

“Aku tertimpa (musibah) pada mataku, mohon engkau berdoa kepada Allah SWT untuk kesembuhanku, lalu Rasulullah SAW bersabda: “Berwudlulah, lalu lakukanlah shalat dua rakaat setelah itu bacalah:

Utsman bin Hanif berkata: tidak lama kemudian lelaki tadi dating kembali seakan-akan tidak terkena malapetaka apapun. Rasulullah SAW bersabda: “Jika engkau mempunyai hajat maka lakukanlah seperti apa yang aku ajarkan tadi”,

Sebagian riwayat hadist terdapat perbedaan sedikit dari seg lafadznya, dan itu merupakan hal yang tidak dianggap penting.

Disebutkan dalam riwayat lain menggunakan kata-kata:

Shalat Lain Untuk Permohonan Dikabulkannnya Hajat

Diceritakan dari Abdullah bin Aufa RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang mempunyai hajat kepada Allah SWT atau kepada salah satu dari Bani Adam, maka berwudlulah yang benar, lalu lakukanlah shalat dua rakaat. Setelah itu memujilah kepada Allah dan bershalawatlah kepada Rasulullah SAW, lalu bacalah doa:

(HR. Turmudzi dan yang lain),

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker