Hadits

Terjemahan Kitab Tanqihul Qoul

BAB XVII KEUTAMAAN SEDEKAH

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwasanya ia berkata Saya telah mendengar Rasulullah SAW bersabda janganlah kamu semua menolak peminta-minta sekalipun Ia adalah kafir maka berkatalah seorang lelaki dari shahabat ra wahai Rasulullah Apakah Kami Perlu bersedekah dengan sesuatu dari harta benda kami kepada orang-orang kafir beliau bersabda Ya benar mereka adalah seorang makhluk dari makhluk makhluk Allah Ta’ala dan sesungguhnya sedekah itu akan jatuh pada kekuasaan Allah yang maha pemurah
demikian sebagaimana disebutkan dalam Riyadlus Shalihin.

Nabi SAW bersabda

الصدقة تدفع ميتة السوء

Artinya sedekah itu dapat mencegah mati jelek.

Hadis diriwayatkan oleh Al Qudla’i dari Abu Hurairah ra yaitu hadis Dhaif.

Adapun yang dimaksud jelek tersebut adalah apa saja yang tidak terpuji akibatnya dari keadaan yang tidak baik seperti terbakar dan tenggelam.

Nabi SAW bersabda

صاعقة السر تطفئ غضب الرب وصدقة العلانية جنة من النار

Artinya sedekah yang rahasia itu dapat memadamkan kemurkaan Tuhan, dan sedekah terang-terangan itu adalah merupakan benteng dari neraka.

Sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwasanya ia berkata : “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda : “Tiadalah dari seorang hamba yang memberikan sesuatu kepada seorang peminta sekalipun sesuap makanan, melainkan dengan sedekah itu Allah menolak bencana (siksaan) dari padanya.

Nabi SAW bersabda

الصدقة تسد سبعين بابا من السوء

Artinya sedekah itu dapat menutup 70 pintu kejelekan

Hadits diriwayatkan oleh Thabrani dari Rafi’ dengan isnad yang lemah.

Dalam satu riwayat oleh Al Khatib dari Anas dengan isnad yang lemah : “Sedekah itu dapat mencegah 70 macam dari macam-macam bencana seringan-ringannya adalah penyakit kusta dan sopak.

Inilah dari apa yang telah diajarkan oleh Allah ta’ala kepada Nabi-Nya tentang pengobatan rohani di mana para Manusia merasa lemah untuk menemukannya.

Nabi SAW bersabda

اتقوا النار ولو بشق تمرة فان لم تجدوا فبكلمة طيبة

artinya takutlah kamu semua akan siksa neraka sekalipun dengan sesobek kurma Jika kamu tidak mendapatkan (mempunyai) maka cukuplah dengan ucapan yang baik.

Maksudnya jadikanlah antara kamu dan neraka jahanam berupa penjagaan dari sedekah dan amal kebaikan, sekalipun penjagaan itu berupa sesuatu kurma. Jika kamu tidak dapat bersedekah dengan sesobek kurma karena tidak mempunyai apa-apa, cukuplah bersedekah dengan perkataan yang baik, yang dapat menyenangkan hati manusia karena harusnya ucapan atau perbuatan.

Karena hal itu dapat menyebabkan selamat dari neraka.

Hadits diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Bukhari, dan Muslim dari Adiy dan Hatim.

Al Azizi berkata mengutip dari As Suyuthi : “Dzikir adalah lebih utama daripada sedekah, ia juga dapat menolak bencana”.

Dan dari Nabi SAW bahwasanya Beliau bersabda : “Bersedekahlah kamu semua untuk diri kamu dan untuk orang-orang matimu dengan seteguk air, jika kamu tidak mampu yang demikian itu maka dengan satu ayat dari kitab Allah Ta’ala, jika kamu tidak mengetahui sesuatu dari Alquran maka hendaklah kamu memohonkan ampunan dan rahmat, karena sesungguhnya Allah menjanjikan kamu semua akan terkabul”.

Demikian sebagaimana disebutkan dalam Riyadlus Sholihin.

Nabi SAW bersabda

لا تستحيوا من اعطاء القليل فان الحرمان اقل منه

Artinya janganlah kamu merasa malu memberikan sedikit, karena sesungguhnya tidak memberi itu lebih sedikit daripada memberi sedikit.

Nabi SAW bersabda

من نهر سائلا نهرته الملائكة يوم القيامة

Artinya siapa yang menghardik (membentak) peminta-minta, maka para malaikat tentu menghardiknya pada hari kiamat.

Siapa yang membentak dan mencegah memberikan kebutuhan pengemis yang meminta dan melontarkan perkataan yang salah, maka para malaikat pasti membentak-bentak kepadanya pada hari kiamat.

Maka sebaiknya untuk menolaknya hendaknya dengan penolakan yang baik.

Diriwayatkan dari Az Zamkksyari bahwasanya Nabi bersabda : “Apabila kamu menolak peminta-minta sampai 3 kali lalu ia tidak kembali maka kamu tidak berhak untuk menolaknya. Kalau ia Bukan Pengemis tetapi penuntut ilmu apabila ia datang kepadamu maka janganlah kamu menghardiknya”.

Nabi SAW bersabda

مهر الحور العين قبضة التمر وفلق الخبز

Artinya mas kawin Bidadari Surga itu adalah Segenggam kurma dan sesobek roti.

Nabi SAW bersabda

ما نقص مال من صدقة

Artinya tidak akan berkurang harta karena dipergunakan bersedekah.

Bahkan dengan sedekah maka di dunia harta menjadi bertambah dengan keberkahan dan menolak kerusakan daripadanya.

Sedangkan di akhirat dengan memperoleh bagian pahala.

Dan dalam riwayat Imam Ahmad, Muslim dan Turmudzi dari Abu Hurairah ra. : “Tidak berkurang harta untuk bersedekah, tiadalah Allah menambah seorang hamba karena pemaaf melainkan kemuliaan, dan tiadalah salah seorang yang merendahkan diri karena Allah melainkan Allah meningkatkan”.

Nabi saw. bersabda :

الصدقة شيئ عظيم قالها ثلاثا

Artinya : Sedekah itu adalah suatu yang agung, Nabi bersabda seperti itu diulang sampai tiga kaki.

Nabi saw. bersabda :

الصدقة ترد البلاء وتطول العمر

Artinya : Sedekah itu menolak bencana dan memanjangkan umur.

Maksudnya umurnya membawa berkah untuk melakukan ketaatan. Dalam riwayat Abu Nu’aim dari Ali dengn isnad dla’if : sedekah melakukan yang makruf ,berbakti kepada kedua orang tua dan menyambung hubungan keluarga, adalah dapat merubah celaka menjadi bahagia, dapat menambah umur dan menumbangkan kejelekan.

Diceritakan, bahwasanya ada seorang lelaki yang memiliki sebatang pohon besar di depan rumahnya. Pada pohon itu terdapat anak anak burung sejenis merpati. Maka isterinya berkata kepadanya : “Naiklah ke pohon itu dan turunkanlah anak anak burung itu untuk diberi makan bersama anak anak “.

Lalu lelaki itu melakukan perbuatan itu. Seketika burung terukur itu mengadukan kepada Nabi Sulaiman as. dan menceritakan kejadian itu kepadanya. Nabi Sulaiman lalu memanggilnya, dan menjanji seorang lelaki tadi untuk bertaubat.

Lelaki itu pun menyatakan : Aku tidak akan melakukan perbuatan itu selama lamanya. Isterinya berkata lagi pada kepada suaminya seperti apa yang dikatakan pertama. Berkatalah lelaki (suaminya) : Aku sudah tidak akan berbuat seperti itu, karena Nabi Sulaiman sempat mengurusmu atau burung merpati itu, sedangkan beliau telah sibuk dengan pekerjaannya. Demikian diucapkannya berulang kali.

Sehingga suaminya naik dan menurunkan anak anak burung itu. Maka kembalilah burung tekukur itu kepada Nabi Sulaiman seraya memberitahukan hal itu. Maka Nabi Sulaiman marah dan memanggil dua syetan yang satu dari arah timur yang satu dari arah barat, beliau seraya berkata kepada keduanya : “Tetaplah kamu berdua pada pohon itu, andaikata seorang lelaki tadi atang lagi pada anak anak burung, maka peganglah kedua kakinya dan lemparkanlah ia dari pohon”.

Kemudian kedua syetan itu berangkat dan menetap pada pohon itu.

Maka ketika burung tekukur itu bertelur, lelaki itu bermaksud memanjat pohon dan meletakkan kedua kakinya padanya.

Tiba tiba ada pengemis berda di pintu rumahnya. Lalu ia menyuru isterinya untuk memberikan memberikan. Isterinya berkata “Saya tidak mempunyai sesuatu apapun”. Maka kembalilah lelaki itu dan mendapatkan sesuap makanan lalu diberikan kepada pengemis, lalu ia memanjat dan naik pohon itu serta menurunkan anak anak burung.

Maka kembalilah burung tekukur itu kepada Nabi Sulaiman seraya meberitahukan hal itu kepadanya. Maka Nabi Sulaiman sangat marah dan memanggil kedua syetan tadi seraya berkata : “Kamu berdua mendurhakai aku”.

Kedua syetan itu menjawab : “Kami tidak mendurhakai engkau, kami tetap menetap pada pohon itu.

Namun ketika lelaki itu naik pohon, datanglah seorang pengemis di pintu rumahnya, lalu ia memberinya sesuap makanan, kemudian kembalilah pengemis itu, maka kami segera menuju kepada lelaki untuk mengambilnya.

Tiba tiba Allah mengutus dua orang malaikat, salah satu memegang leherku dan melemparku ke arah terbitnya matahari dan yang lain memegang temanku dan melempar ke arah terbenamnya matahari. Demikian ini jika sedekah itu dari yang halal.

Adapun jika sedekah dari yang haram, maka ia tidak akan selamat melainkan siksaan.

Sebagaimana diriwayatkan dari Anas bin Malik ra. bahwasanya ia berkata : Rasulullah saw bersabda : “Sesungguhnya di neraka terdapa rumah yang disebut rumah kesusahan, disediakan oleh Allah untuk irang yang bersedekah dari harta yang haram.

Dari Hasan Al Bashri ra. dari Nabi saw. bahwasanya Beliau bersabda : “Tiadalah ari seorang hamba yang bersedekah dengan suapan yang haram kepada orang yang miskin, melainkan Allah memberikan makan kepadanya dari “al ghislin”.

Ditanyakan sahabat : “Wahai Rasulullah, apakah makana “al ghislin” itu” Nabi bersabda : “Yaitu makanan yang dibuat oleh Allah Ta’ala dari besi yang basah dan dicarikan dari api jahanam sehingga menjadi seperti air.

Apabila manusia memakan daripadanya maka terpotong potonglah ususnya, lalu usapan itu masuk melalui mulutnya dan keluar melaui duburnya.

Kemudian malaikat Zabaniyah menyuruhnya : “Inilah balasan bagi orang yang mencari penghasilan haram lalu dia memakannya dan bersedekah dari padanya. Demikian itu karena kamu mencarinya di bumi tanpa hak dan karena kamu telah fasik”.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker