BAB XII KEUTAMAAN BERSURBAN
Diriwayatkan Wailah bin Al Asqa’ bahwasanya Rasulullah SAW bersabda : “Sesungguhnya Allah dan para malaikatnya bershalawat kepada orang-orang yang memakai surban pada hari Jumat.
Jika panas menyusahkannya, maka tidak ada jeleknya untuk melepaskannya sebelum dan sesudah salat Jumat tetapi Janganlah melepaskan pada waktu berjalan dari rumah menuju tempat Jumatan, Jangan pula dilepas pada waktu salat, ketika imam naik mimbar, dan ketika imam berkhotbah”. Demikian sebagaimana disebutkan dalam Ihya’.
Nabi saw. bersabda :
العمائم تيحان العرب فائده وضعوا العمائم وضعوا عزاءهم
Artinya : surban itu adalah merupakan mahkota orang arab, maka jika mereka meletakkan surban-surban maka mereka meletakkan kemuliaannya (jika memakainya maka 64 telah kemuliaan nya.)
Sorban bagi orang Arab menempati kedudukan mahkota bagi para raja. Karena kebanyakan orang-orang pedalaman di kalangan mereka kepalanya terbuka mereka sedikit memakai sorban. Maka jika mereka meletakkan surban berarti mereka meletakkan kemuliaan-nya hadis diriwayatkan oleh Ad Dailami dari Ibnu Abbas ra. dan isnadnya lemah Al Manawi berkata : lafadz riwayat Ad Dailami “Allah merendahkan kemuliaan mereka”. Demikian sebagaimana dalam Sirajul Munir.
Nabi SAW bersabda
تعمموا فان الملاءكت تعممت
Artinya bersurban lah kamu semua, sebab sesungguhnya para malaikat itu bersorban.
Nabi SAW bersabda :
ان الله تعالى وملائكته يصلون على اصحاب العمائم
Artinya Sesungguhnya Allah ta’ala dan para malaikatnya mengagungkan orang-orang yang bersyukur ban pada hari Jumat.
Allah dan para malaikatnya bershalawat maksudnya mengagungkan orang-orang yang mau memakai sorban pada hari Jumat. Maka memakai sorban pada hari Jumat itu dikuatkan, dan bagi Imam disunahkan agar lebih baik keadaannya dalam memakai sorban hadis diriwayatkan Thabrani dari Abu Darda’ dan hadits dhaif sebagaimana disebutkan Al Azizi.
Nabi SAW bersabda
فرق ما بيننا وبين المشركين العمائم على القلانس
Artinya perbedaan antara kita orang-orang Islam dengan orang-orang musyrik adalah serban serban atas kopiah.
Kita orang-orang Islam sama memakai sorban sedangkan orang-orang musyrik dan Baduy tidak memakai surban hadis diriwayatkan oleh Abu Daud dan turmudzi dari Rukanah Bin Abdu Yazid.
Nabi SAW bersabda
صلت الملائكه على المتعممين يوم الجمعه
Artinya para malaikat memohonkan Rahmat kepada orang-orang yang bersurban dan pada hari Jumat.
Maksudnya bahwa para malaikat sama memohonkan keberkahan dan ampunan kepada mereka.
Nabi SAW. bersabda
ركعتان بعمامه خير من سبعين ركعه بلا عمامه
Artinya dua rakaat dengan bersurban adalah lebih baik daripada 70 rokaat tanpa bersurban.
Shalat dua rakaat dengan memakai surban itu lebih baik daripada shalat 70 rokaat tidak bersorban. Hadis diriwayatkan oleh Ad Dailami dari Jabir.
Al Manawi mengatakan sebab shalat itu menghadap ke hadirat Yang Maha merajai dan masuk kehadirat-Nya tanpa memperindah berpakaian adalah mengingkari kesopanan.
Nabi SAW. bersabda
تعمموا فان الشياطين لا تتعمم
Artinya bersurbanlah kamu semua, sebab setan-setan itu tidak ada yang memakai surban.
Nabi SAW. bersabda
العمائم سيما الملائكة فارسلوا ها خلفات ظهوركم
surban-surban itu sebagai tanda simbol pada para malaikat maka tariklah ke belakang punggung punggungmu.
Nabi SAW. bersabda
تسوموا فان الملائكه قد تسومت
rtinya Buatlah tanda kamu semua karena sesungguhnya para malaikat itu membuat tanda.
Maksudnya jadikanlah untukmu semua suatu tanda dengan memakai pakaian. Ibnu Hajar dalam tanbihul akhyar berkata Nabi saw. memrintahkan kepada kita untuk memakai pakaian yang bagus dan harum-haruman yang baik memakai pakaian putih berpakaian yang baik pada hari raya mendahulukan yang hijau daripada putih, bahkan tidak ada kekhususan untuk warna hijau itu tetapi setiap warna seperti itu putih dan hijau karena hijau warna yang lebih utama sesudah putih.
Nabi SAW bersabda
نهي عن الاقتعاط وامرا بالتلحى
Artinya Terlarang bersurban di lingkaran di bawah janggut dan diperintahkan mengalungkan surban di bawah janggut.
Syekh Abdul Qodir Al Jilani berkata disunahkan dalam dua hal pertama pada Allah ta’ala yaitu berselendang ketika berjamaah dan berkumpul para Manusia Maka jangan menelanjangkan kedua bahunya dari sesuatu pakaian yang indah seperti hari-hari raya pertemuan-pertemuan dan yang lain kedua pasa makhkuk, yaitu memperindah berbagai macam pakaian di kalangan para Manusia sal yang dibolehkan dan tidak mengurangi keperwiraannya antara mereka.









One Comment