Hadits

Terjemahan Kitab Tanqihul Qoul

BAB III KEUTAMAAN BISMILLAHIR RAHMAANIR RAHIIM

Dari Atha’ bin Jabir bin Abdullah berkata : “Ketika “BISMILLAAHIR RAHMAANIR RAHIIM” diturunkan, maka larilah awan ke arah barat, tenanglah angin, kocaklah lautan, jatuhlah binatang-binatang karena sakitnya, syetan-syetan dilempari dari langit, dan Allah ‘Azza wa jallah bersumpah dengan kemulian-Nya, nama-Nya tidak disebut dalam bibir yang berpenyakit, dan nama-Nya tidak disebut pada sesuatu melainkan Allah memberkatinya, siapa membaca “BISMILLAHIR RAHMAANIR RAHIIM” maka ia masuk surga. Demikian sebagaimana disebutkan Syaikh Abdul Qadir Al Jilani ra.

Nabi Muhammad saw. bersabda :

ما من عبد يقول بسم الله الرّحمن الرّحيم الّا ذاب الشّيطان كما يذوب الرّصاص على النّار

Artinya : “Tiadalah seorang hambah yang membaca “Bismillaahir Rahmaanir Rahiim=Dengan meneyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”, melainkan syetan itu meleleh sebagaimana melelehnya (cairnya) tembaga di atas api”.

Ibnu Mas’ud berkata : “Syetan seorang mukmin itu dipermaunkan”, dan berkata Qais bin Al Hajjaj : “Syetanku berkata kepadaku : aku masuk mulutmu dan aku seperti di potong dan aku masuk sekarang seperti burung pipit”. Tanyaku : “Mengapa demikian?”. Jawabnya : “Engkau menghancurkan aku dengan dzikir kepada Allah Ta’ala”.

Nabi saw. bersabda :

ما من عبد يقول بسم الله الرّحمن الرّحيم الّا امرالله تعالى الكرام الكاتبين ان يكتبوا فى ديوانه اربعمائة حسنة

Artinya : “Tiadalah dari seorang hamba membaca “Bismillaahir Rahmaanir Rahiim” melainkan Allah Ta’ala menyuruh malaikat Kiramul Katibin (malaikat pencatat yang mulia) untuk menulis dalam buku amal hamba itu empat ratus kebaikan”.

Nabi saw. bersabda :

من قال بسم الله الرّحمن الرّحيم مرّة لم يبق من ذنوبه ذرّة

Artinya : “Siapa membaca “Bismillaahir Rahmaanir Rahiim” sekali, maka(dileburlah dosa kecilnya) sehingga dosanya tidak ada yang tertinggal seberat dzarrah (debu)pun.

Nabi saw. bersabda :

من كتب بسم الله فجوّد تعظيما لله, غفرله ما تقدّم من ذنبه وما تأخّر

Artinya : “Siapa menulis “Bismillah” lalu memperindah karena mengagungkan Allah, maka diampunilah dosanya yang lalu dan yang akan datang”.

Dalam riwayat Al Khathib Al Baghdadi dan Ibnu Asakir dari Zaid bin Tsabit : “Jika kamu menulis “Bismillaahir Rahmaanir Rahiim” maka jelaskanlah “Sin” pada Basmalah yaitu dengan menampakkan “Sin” secara jelas karena menggungkan nama Allah Ta’ala”.

Nabi saw bersabda :

اذا كتب احدكم بسم الله الرّحمن الرّحيم فليمدّ الرّحمن

Artinya : “Jika salah seorang dari kamu menulis “Bismillaahir Rahmaanir Rahiim” maka panjangkanlah huruf kalimat “RAHMAAN”. (Hadits diriwayatkan oelh Al Khathib dan Ad Dailami dari Anas bin Malik ra.)

Nabi saw. bersabda : 

انّ الله سبحانه وتعالى زيّن السّماء بالكواكب وزيّن الملئكة بجبريل وزيّن الجنّة بالحور والقصور, وزيّن الانبياء بمحمّد صلّى الله عليه وسلّم. وزيّن الايّام بيوم الجمعة وزيّن اللّيالى بليلة القدر, وزيّن الشهور بشهر رمضان, وزيّن المساجد بالكعبة, وزيّن الكتب بالقران, وزيّن القران ببسم الله الرّحمن الرّحيم

Artinya : “Sesungguhnya Allah swt. menghias langit dengan bintang-bintang, menghias para malaikat dengan Jibril, menghias surga dengan bidadari dan gedung-gedung, menghias para nabi dengan Muhammad saw., menghias hari-hari dengan hari jum’at, menghias malam-malam dengan Lailatul Qadar, menghias bulan-bulan dengan bulan suci Ramadhan, menghias masjid-masjid dengan ka’bah, menghias kitab-kitab dengan Al Qur’an, dan menghias Al Qur’an dengan Bismillaahir Rahmaanir Rahiim”.

Allah Ta’ala menghias langit-langit dengan bintang-bintang, hiasan langit juga berupa matahari, bulan dan bintang-bintang itu. Jibril dijadikan hiasan para malaikat karena dia sebagai kepada para malaikat. Jadi sepuluh perkara itu dihiasi dengan sepuluh perkara.

Nabi saw. bersabda : 

من قال بسم الله الرّحمن الرّحيم كتب من الابرار وبرئ من الكفر والنّفاق

Artinya : “Siapa membaca “Bismillaahir Rahmaanir Rahiim” maka ia ditetapkan termasuk orang yang baik-baik, terbebas dari kufur dan nifak”.

Dari Abu Wail dan Abdullah bin Mas’ud ra. berkata : “Siapa yang meminginkan agar Allah menyelamatkannya dari sembilan belas malaikat Zabaniyah, maka bacalah “Bismillaahir Rahmaanir Rahiim”, sebab terdiri dari sembilan belas huruf, di mana Allah menjadikan setiap huruf dari padanya surga dari seorang dari mereka.

Nabi saw. bersabda :

من قال بسم الله الرّحمن الرّحيم غفرالله له ما تقدّم من ذنبه

Artinya : “Siapa membaca “Bismillaahir Rahmaanir Rahiim” maka Allah mengampuni dosa kecil kepadanya”.

Nabi saw. bersabda : 

اذا قمتم فقولوا بسم الله الرّحمن الرّحيم وصلى الله على سيّدنا محمّد وعلى اله وصحبه وسلّم, فانّ النّاس اذا اغتابوكم يمنععهم الملك عن ذلك

Artinya : “Apabila kamu semua berdiri maka ucapkanlah “Bismillahir rahmaanir Rahiim, Wa Shallallaahu ‘Alaa Sayyidina Muhammadin Wa ‘Alaa Aalihi Washabihi Wasallama” niscaya para manusia tidak dapat menggunjing kamu, sebab hal itu tidak dihalang-halangi malaikat.

Nabi saw. bersabda : 

اذا جلستم مجلسا فقولوا بسم الله الرّحمن الرّحيم وصلى الله على سيّدنا محمّد وعلى اله وصحبه وسلّم, فانّ من فعل ذلك وكّل الله به ملكا يمنعهم من الغيبة حتّى لا يغتبوكم

Artinya : “Apabila kamu semua duduk di tempat maka hendaknya kamu membaca “Bismillahir rahmaanir Rahiim, Wa Shallallaahu ‘Alaa Sayyidina Muhammadin Wa ‘Alaa Aalihi Washabihi Wasallama”, maka sesugguhnya orang yang melakukan seperti itu Allah menyuruh malaikat untuk menghalangi para manusia dari menggunjing kamu”.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker