Hal-hal yang mewajibkan mandi dan syarat syarat mandi
فما يوجب الغسل وفي فروضه
ومن شروط صحة الصلاة الغسل بالمء لأمر يأتي
من محو الإنزا أو السفاد والحض والنفاس والإلاد
Di antara syarat-syarat shalat adalah mandi dengan air karena perkara berikut ini. Yaitu, semisal karena keluar mani bersetubuh, haidh, nifas, dan melahirkan.
فروضه أن ينوي الرفع وإن يعمم الذي بدا من البدن
Fardhu-fardhu mandi adalah niat menghilangkan hadats besar dan meratakan (air) ke seluruh) anggota badan yang tampak (yakni bagian luar).
Syarat-Syarat Bersuci, Meliputi Wudhu’, Mandi, dan Tayammum
في شروط الطهارة من وضوء وغسل وتيمم
طهارة شرعا لها أحكام شروطها التمييز والإسلام
وعد المانع من وصول ما إلى المسوح والمغسول
Bersuci (thahārah) secara syar’i memiliki beberapa (ketentuan). Adapun syarat-syarat bersuci adalah (mengerti), Islam, dan tidak ada sesuatu yang menghalangi sampainya air kepada anggota yang dibasuh.
وأن يكون المء على العضو جرى وكونه لغيره مطهرا
Serta keadaan air harus mengalir pada anggota (yang dibasuh), dan air tersebut harus dapat mensucikan kepada benda yang lain (berupa air muthlaq, yakni air yang suci dan mensucikan).
وفاقد الماء أو الماء يضر عضوا تيمم على شرط ذكر
Orang yang tidak menemukan air atau orang yang anggota tubuhnya dapat berbahaya bila terkena air, maka ia boleh ber-
tayammum sesuai syarat yang akan disebutkan.”
بعد دخول الوقت مع زوال نجاسة وعلم الاستقبال
وبتراب خالص طهور له غبار ذا على المشهور
(Yaitu, harus dikerjakan) setelah masuk waktu shalat, menghilangkan najis (pada badan), mengetahui arah qiblat, dan
memakai tanah murni yang mengandung debu halus yang suci
Dan mensucikan. Ini semua berdasarkan penjelasan ulama’ yang telah masyhur.
وكونها في الجه واليدين يرتبنهام بضربتين
بينية استبباحة الصلاة والنقل والمسح لوجه يأتي
tayammaum tersebut dengan menguspkan debu pada wajah dan kedua tangan secara berrutan dengan du kali pemabilan , disertai niat agar boleh melaksanakn sholat bersamman dengan memindah debu dan mengusap wajah








One Comment