Kitab Tasauf

Terjemahan Kitab Idhotun Nasyi’in

SABAR

Sesungguhnya orang yang berakal sempurna ialah orang yang sabar terhadap segala macam kesulitan, juga sanggup menghadapinya dengan hati yang tabah dan teguh. Orang yang berakal sempurna, bukanlah orang yang mudah bingung ketika menghadapi kesulitan dan selalu gelisah.

Jiwa orang yang cerdik itu di dalamnya mesti ada sifat atau ‘atak tenang dan sabar, Ia berusaha dengan tenang dalam menyikirkan bencana yang menimpa dirinya dan tidak bingung dalam mencegah bencana itu.

Adapun jiwa orang-arang yang bodoh itu selalu bingung setiap kali menghadapi kesulitan, meskipun itu sangat kecil. Sebab, dia telah berkeyakinan, bahwa dirinya tidak sanggup menghadapinya dan tidak mampu menolaknya. Dia merasa. tidak bisa membebaskan diri dari persoalan yang dihadapinya. Itulah perbedaan antara dua jiwa manusia.

Wahai, generasi muda, jadilah engkau orang-orang yang berjiwa cerdik dan sabar. Hal itu bisa dicapai dengan membiasakan diri ngerjakan hal-hal yang baik dan menjauhi hal-hal yang Jelek, menghias diri dengan sifat-sifat manusia yang sempurna dan bersikap jantan. Hal yang demikian itu, mudah bagi orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah senang pada kemuliaan, sehingga dia menanggalkan semua baju dan atribut kehinaan, tidak menuruti keinginan-keinginan jiwa bodohnya dan akan menarik cita-cita jiwanya yang mulia.

Dengan demikian, dia akan dapat keluar dari lingkaran pola hidup seperti binatang, menuju lingkungan kehidupan moral normal.

Allah swt. akan memberi balasan kepada orang yang sabar dalam mendidik jiwanya dan akan mengangkat derajat mereka, sama dengan derajat orang-orang yang mendapat idayah dan menyelematkan mereka dari kedudukannya yang tidak jelas.

Saya menyerukan kepada kalian semua, hendaklah bersabar dalam mendidik jiwa kalian semua. Sebab, sesungguhnya hal itu menyebabkan kebahagiaan dunia dan akhirat.

KEMUNAFIKAN

Saya tidak melihat suatu sifat yang telah buruk dan keji di antara sekian banyak sifat buruk dan membahayakan, yang menjalar dalam tubuh umat, seperti aliran listrik yang menjalar pada tubuh daripada sifat nifak atau kemunafikan.

Penyakit yang parah dan sangat mengancam jiwa tersebut (nifak), lebih berbahaya terhadap umat daripada musuh bebuyutan yang selalu mencari peluang untuk menghancurkan umat dan menggerogoti negara mereka.

Sesungguhnya musuh yang menyerang, apabila diketahui oleh umat, maka umat itu pasti siap siaga untuk menangkis gangguan mereka, mencegah serangan-serangan mereka dengan peralatan pertahanan maupun senjata, untuk menyerang yang mereka miliki. Andaikata umat itu tidak mampu memberantas kejahatan musuh seluruhnya, maka pasti mereka berjuang sekurat tenaga menghalau serangan-serangan musuh tersebut.

Adapun orang yang munafik (plin-plan) adalah musuh umat ya menyelinap di tengah-tengah mereka. Mereka tidak dapat mengetahwi, bagaimana cara memeranginya, bahkan mereka tidak mengetahui, siapa orang yang harus diberantas. Orang munafik itu melemahkan Kekuatan umat yang sebenarnya dan dapat menghambat kebangkitan umat yang membawa harapan baik dan berkah. Umat itu sebenarnya menjadi bingung karena penyakit yang menimpanya, yang tidak mereka ketahui hakikat dan sumbernya.

Apabila umat itu tetap dalam keadaan seperti itu, tanpa menganalisa secara cermat dan tidak melakukan penelitian yang saksama, guna mengetahui virus yang berbahaya itu, lalu berusaha membasminya dan mengetahui hakikat penyakit yang dideritanya, lalu mengobatinya dengan obat yang manjur, maka akan mengalami perpecahan dan kebejatan moral. Di situlah kehancuran luar biasa yang menghapus keberadaan umat dari dunia: Lalu umat tersebut terkubur bersama bangsa-bangsa yang telah binasa.

Wahai, generasi muda, saya memohonkan perlindungan kepada Allah untuk kalian semua, agar tidak termasuk golongan orang-orang munafik.

Waspadalah, jangan sampai usaha-usaha orang-orang munafik itu mempengaruhi hati dan pikiran kalian, sehingga kalian terjerumus ke dalam api kejahatan, yaitu api yang menghanguskan segala tanaman yang segar maupun kering, yang akhirnya menghanguskan tanah air, tempat tinggal mereka.

Berusahalah kalian semua -semoga Allah melindungi kalian semuauntuk memperkenalkan kepada umat, tentang orang-orang munafik dan waspadakanlah mereka terhadap tipu muslihatnya. Maka, kalian semua akan menjadi bagian dari kaum yang baik-baik.

Allah swt. selalu berusaha bersama orang-orang yang berusaha menangkis tipu muslihat orang-orang yang munafik, agar umat ini dapat mencapai puncak kejayaan.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker