Kitab Tauhid

Kitab Aqidah Islamiyah Karya Sayyid Sabiq

Fithrah Sebagai Bukti Adanya Allah

Alam semesta atau jagad raya dengan segala sesuatu yang ada didalamnya yang tampak sangat teratur kokoh, indah, sempurna, rapi dan seluruhnya sebagai ciptaan baru, bukannya itu saja yang dapat digunakan sebagai saksi tentang adanya Tuhan yang Maha Mendirikan langit dan bumi ini, tetapi masih ada saksi lain lagi yang dapat digunakan untuk itu dan bahkan dapat lebih meresapkan. Saksi yang lainnya itu ialah berupa perasaan-perasaan yang tertanam dalam jiwa setiap insan yang merasakan akan adanya Allah Subhanahu wa Ta’ala. Perasaan ini adalah sebagai pembawaan sejak manusia itu dilahirkan dan oleh sebab itu dapat disebut sebagai perasaan fithrah. Fithrah adalah keaselian yang diatasnya itulah Allah Ta’ala menciptakan makhluk manusia itu. Ini dapat pula diibaratkan dengan kata lain sebagai gharizah diniah atau pembawaan keagamaan.

Gharizah diniah adalah satu-satunya hal yang merupakan batas pemisah antara makhluk Tuhan yang disebut manusia dan yang disebut binatang, sebab binatang pasti tidak memilikinya. Gharizah keagamaan ini adakalanya tertutup atau hilang, sebagian atau seluruhnya, dengan adanya sebab yang mendatang, sehingga manusia yang sedang dihinggapi penyakit ini lalu tidak mengerti sama sekali tentang kewajiban dirinya terhadap Tuhan. Ia tidak terjaga dari kenyenyakan tidurnya dan tidak dapat dibangunkan dari kelalaiannya itu, kecuali apabila ada penggerak yang menyebabkan ia jaga dan bangun. Setelah kebangunannya ini barulah ia akan meneliti penyakit apa yang sedang dideritanya itu atau bahaya apa yang sedang meliputi tubuhnya dan mengancam keselamatannya.

Dalam hal ini Allah Ta’ala berfirman :

,,Dan jikalau manusia itu ditimpa bahaya, maka iapun berdoulah kepada Kami (Allah) diwaktu berbaring, diwaktu duduk atau berdiri. Tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu dari padanya, iapun berjalanlah seolah-olah tidak pernah berdoa kepada Kami atas bahaya yang telah menghinggapinya itu”. S. Yunus 12.

Bukti Kejadian Dan Pengalaman-Pengalaman

Jikalau penyelidikan dengan akal fikiran perihal keadaan alam semesta serta rahasia-rahasia yang terkandung didalamnya ini sudah dapat menunjukkan kepada Dzat yang Maha Menciptakan yang Maha Agung dan Luhur, demikian pula jikalau perasaan fithrah sudah dapat merasakan secara pasti akan adanya Dzat yang Maha Besar ity dalam jiwa setiap manusia, baik bagi orang pandai ataupun bodoh, bagi orang yang sudah maju atau yang masih ter. belakang, bagi kaum lelaki atau perempuan, bagi orang-orang zaman dahulu ataupun orang-orang belakangan ini, tetapi disana masih ada lagi bukti yang lain yang dapat digunakan guna membuktikannya itu.

Apakah bukti yang lain itu ?

Bukti itu ialah apa yang pernah terjadi atas manusia itu sendiri atau dengan kata lain pengalaman-pengalamannya.

Setiap manusia tentu pernah berdoa kepada Tuhannya, kemudian dikabulkanlah apa yang menjadi permintaannya. Pernah pula memanggilNya dan iapun dijawab apa yang diinginkan serta dikehendakinya. Ia pernah pula memintaNya dan apa yang diminta itupun diberikan. Ia pernah pula menyerahkan sesuatu urusan bulat-bulat padaNya serta bertawakkal sepenuh-penuhnya, kemudian Tuhan itu menjamin kebaikan dirinya. Tidak sedikit orang yang sakit dan memohon kesembuhan padaNya disamping berusaha pengobatan yang dilakukan dan inipun berhasil pula, iapun sembuh kembali sebagaimana semula. Banyak juga penyakit yang diringankan penderitaannya, sementara itu berlimpah-limpah rizki yang telah dikeruniakan padanya, malahan tidak sedikit kesusahan yang telah dilapangkan untuknya atau kesedihan yang telah dilenyapkan sama sekali.

Pengalaman-pengalaman manusia dalam kehidupannya di dunia. ini sebenarnya sudah membimbing dirinya sendiri untuk dapat sampai kepada penemuan akan Allah secara kesadaran dan bukan karena adanya paksaan, sebab pengalaman-pengalaman itu memang dapat membuka segala macam hakikat yang ia sendiri pasti tidak merasakan dengan pencainderanya. Hakikat inilah yang sebenarnya mengatur kesempurnaan susunan dalam jagad raya yang amat luas ini, dijalankan sesuai dengan ketentuan dan peraturan-peraturan yang sudah terpateri sesuai dengan kebijaksanaan Dzat yang Maha Menciptakannya itu. Memang pastilah sudah bahwa setiap manusia dalam kehidupannya jtu akan memperoleh pengalaman-pengalaman yang dapat menuntunnya untuk berma’rifat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, dapat menunjuk ke jurusan yang mengarah kesitu serta yang dapat menghantarkan dirinya untuk dapat menyadarinya.

Perhatikanlah sejenak. Bukan main banyaknya orang yang sesungguhnya telah kehilangan sebab-sebab materi yang dikiranya dapat digunakan sebagai jalan untuk memperoleh kemanfaatan untuk dirinya atau keuntungan untuk keluarganya, juga yang dikiranya dapat menolak keburukan yang agaknya pasti akan mengenai dirinya atau salah seorang keluarganya. Tetapi setelah ia kehabisan akal dan tidak menemukan jalan berfikir lagi, akhirnya ia menyerah dan menghadapkan seluruh isi hati nuraninya kehadlirat Tuhan semesta alam ini, Pemilik dari semua yang maujud. Tiba-tiba apakah yang terjadi ?

Suatu yang tidak pernah diperkirakan atau tidak mungkin menurut perasaannya tiba-tiba menjadi kenyataan. Kebaikan, keuntungan dan kemanfaatan yang diinginkan tiba-tiba muncul dan menjelma atau keburukan, bahaya atau kesulitan yang agaknya akan dihadapi tiba-tiba lenyap dan sirna. apa yang dikuatirkan dan ditakutkan tidak muncul sama sekali. Setelah diteliti tidak juga ia dapat menemukan sebabnya yang lahiriah, tidak juga memperoleh jalan yang menjadikan ia mendapat keuntungan atau tertolak dari bahaya itu.

Kini cobalah renungkan, kenyataan-kenyataan semacam ini akan ditafsiri dengan tafsir yang bagaimana lagi yang setepatnya ?

Sudah pasti tidak ada penafsiran lain yang ada dibalik kenyataan sebagaimana diatas itu, kecuali bahwa dibelakang semuanya tadi memang ada Dzat yang mengaturnya. Dia adalah Yang Maha Menguasai segenap yang berkuasa dan Yang Maha Menyebabkan timbulnya segala macam sebab.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker