Fiqh

Terjemahan Kitab Risalatul Mahid Lengkap

Apabila urutannya tidak tetap serta teringat pada haid yang tepat sebelum  istihadlat,  maka  haidnya  disamakan  dengan  bulan  yang  tepat sebelum istihadlat. Contohnya: Seorang wanita, pada bulan ke satu haid tiga hari, bulan kedua haid lima hari, bulan ketiga haid tujuh hari, bulan keempat haid tujuh hari, bulan kelima haid tiga hari, bulan enam haid lima hari, lalu mulai   bulan   ketujuh   ia   istihadlat   sampai   beberapa   bulan   dengan mengeluarkan darah yang semua sifatnya adalah sama. Atau dapat dibeda- bedakan, tetapi tidak memenuhi empat syarat di atas, serta ia teringat lamanya haid yang tepat sebelum istihadlat, maka yang dihukumi haid selama lima hari untuk setiap bulannya. Akan tetapi apabila tidak sampai dua kali putaran serta teringat pada haid yang tepat sebelum istihadlat, maka haidnya juga disamakan dengan bulan yang tepat sebelum istihadlat.

Contoh lain: Seorang wanita pada bulan kesatu haid tiga hari, bulan kedua haid lima hari, bulan ketiga haid tujuh hari. Kemudian mulai bulan keempat ia mengeluarkan darah istihadlat sampai beberapa bulan ke depan dengan mengeluarkan darah yang semua sifatnya adalah sama. Atau dapat dibeda-bedakan  antara  darah  kuat  dengan  darah  lemah,  tetapi  tidak memenuhi syarat-syarat yang empat perkara,  dan ia teringat lamanya haid yang tepat sebelum istihadlat, maka yang dihukumi haid ialah tujuh hari untuk tiap-tiap bulannya.

Apabila urutannya tetap, akan tetapi ia lupa sebenarnya bilangan lamanya haid untuk setiap bulannya, maka ia kewajiban mandi pada setiap akhir hitungan haid yang sudah lewat. Contoh lagi: Seorang wanita pada bulan kesatu haid tujuh hari, bulan kedua haid lima hari, bulan ketiga haid tiga hari, bulan ke empat haid tujuh hari, bulan ke lima haid lima hari, bulan ke enam haid tiga hari. Kemudian mulai bulan ke tujuh, ia istihadlat hingga beberapa bu-lan dengan mengeluarkan darah yang semua sifatnya adalah sama, atau dapat dibeda- bedakan  antara  darah  kuat  dengan  darah  lemah,  tetapi  tidak  memenuhi syarat-syarat empat macam, dan dia lupa akan benar-nya bilangan lamanya haid untuk bulan pertama serta bulan-bulan se-terusnya, apakah benar yang tiga hari atau lima hari, atau apakah yang tujuh hari, maka ia setiap bulannya kewajiban mandi tiga kali, yaitu akhirnya hari yang ketiga, akhirnya hari yang kelima dan akhirnya hari yang ketujuh. Ia pada waktu antara mandi pertama dengan  mandi  paling  akhir,  kewajiban  hati-hati,  yakni  kewajibkan  shalat fardlu dan kewajiban lainnya, seperti orang yang keadaan suci. Dan diharamkan  bersetubuh,  membaca  al-Qur’an  dan  lainnya  seperti  halnya wanita yang sedang haid.

Manakala urutannya tidak tetap dan si wanita itu terlupa sebenar-nya bilangan  lamanya  haid  bulan  yang  tepat  sebelun  istihadlat,  maka  ia diwajibkan mandi juga setiap akhir bilangan lamanya haid yang sudah lewat. Contohnya:

Seorang wanita pada bulan kesatu mengeluarkan darah haid tiga hari, bulan kedua haid lima hari, bulan ketiga haid tujuh hari, bulan keempat haid tujuh hari, bulan kelima haid tiga hari, bulan keenam haid lima hari, lalu bulan ketujuh ia istihadlat hingga beberapa bulan dengan mengeluarkan darah yang semua sifatnya adalah sama. Atau mampu memisah-misahkan antara darah kuat dengan darah lemah, tetapi tidak mencukupi syarat empat macam itu. Ia terlupa kebenaran lamanya haid bulan yang tepat sebelum ia istihadlat, Apakah benar yang tiga hari, li-ma hari, apakah benar yang tujuh hari, maka ia setiap bulan wajib akan mandi tiga kali. Yaitu akhir hari ketiga, akhir hari kelima dan akhir hari ketujuh. Dan ia waktu diantara mandi pertama dengan mandi terakhir adalah diwajibkan berhati-hati dengan segala perintah dan segala larang an seperti tersebut di atas.

Apabila tidak sampai dua kali putaran, dan ia terlupa kebenar-annya bilangan lamanya haid bulan yang tepat sebelum istihadlat, maka ia juga diwajibkan mandi setiap akhir bilangan lamanya haid yang lewat. Contohnya:

Seorang wanita pada bulan kesatu haid tiga hari, bulan kedua haid lima hari, bulan ketiga haid tujuh hari. Lalu mulai bulan keempat, ia istihadlat sampai beberapa bulan dengan mengeluarkan darah yang semua sifatnya adalah sama. Atau bisa dibeda-bedakan antara darah kuat dengan darah lemah, tetapi tidak memenuhi syarat yang empat macam itu. Atau ia terlupa kebenaran bilangan lamanya haid bulan yang tepat sebelum istihadlat, Apakah benar  yang tiga hari,  lima  hari atau yang tujuh  hari.  Maka  iapun  setiap bulannya diwajibkan mandi tiga kali, yaitu akhir hari yang ketiga, dan akhir hari yang kelima dan akhir hari yang ketujuh. Ia pada waktu antara mandi pertama dengan mandi tera-khir, diwajibkan berhati-hati sebagaimana tersebut di atas.

Bagi Mustahadlat Mu’tadat Ghairu Mumayyizat zakirat li’adatiha, Qadran wa Waqtan itu untuk bulan pertama istihadlat, caranya mandi harus menunggu lengkapnya keluar darah 15 hari dan malamnya. Ia di-wajibkan mengqadla shalat yang ditinggalkan setelah lengkap kebiasa-annya haid. Adapun untuk bulan kedua dan bulan-bulan seterusnya, didalam melaksanakan  mandi  tidak  perlu  lagi  menunggu  lengkapnya  15  hari  dan malam. Tetapi sewaktu-waktu keluar darah sudah cukup kebiasaan haid, ia sudah kewajiban mandi. Untuk bulan ini, ia tidak mempunyai hutang shalat.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker