BAB KEDUA: KEUNGGULAN BACAAN AL-QUR’AN DAN PEMBACAANNYA DI ATAS LAINNYA
Diriwayatkan dari Abi Mas’ud¹⁴ Ali Anshari Al-Badri dari Rasulullah SAW, beliau bersabda:
“Yang paling layak mengimami shalat orang banyak (laki-laki) ialah yang paling pandai membaca Kitabullah ta’ala di antara mereka.” Hadits riwayat Muslim.
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, ia berkata: Para ahli baca Al-Qur’an yang hadir di majelis Umar dan tempat musyawarahnya adalah orang-orang dewasa dan pemuda.
Hadits riwayat Bukhari dalam kitab Sahihnha.¹⁵
Ketahuilah bahwa mazhab yang sahih dan terpilih yang diandalkan oleh para ulama’ ialah bahwa pembacaan Al-Qur’an lebih utama daripada tasbih dan tahlil serta dzikir-dzikir lainnya.
Terdapat banyak dalil yang mendukung hal itu, Wallahu a’lam.
BAB KETIGA: MENGHORMATI AHLIL QUR’AN DAN LARANGAN MENGGANGGU MEREKA
Allah azza wa jalla berfirman:
“Demikianlah (perintah Allah). Dan Barang siapa mengagungkan syiar-syiar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari tetakwaan hati.” Al-Hajj: 32.
Allah Ta’ala berfirman:
“Dan rendahkanlah dirimu terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman.” Assy-Syu’ara’: 215.
Allah Ta’ala berfirman:
“Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.” Al-Ahzab: 58.
Dalam bab ini terdapat hadits Abi Mas’ud Al-Anshori dan hadits Ibnu Abbas yang terdahulu dalam bab kedua.
Diriwayatkan dari Abi Musa Al-Asy’ari, ia berkata: Bersabda Rasulullah SAW:
“Sesungguhnya termasuk mengagungkan Allah Ta’ala ialah menghormati orang tua yang muslim dan penghafal/pengkaji Al-Qur’an yang tidak melampaui batas dan tidak menyimpang darinya serta menghormati penvuasa yang adil.” Hadits hasan riwayat Abu Dawud.¹⁶
Diriwayatkan dari Aisyah, ia berkata: Sunannya dan Al-Bazzar dalam Musnadnya.
Berkata Abu Abdillah Al-Hakim dalam “Uluumil hadits”: Ini hadits sahih.
Diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah:
“Adalah Nabi mengumpulkan antara dua orang dari korban-korban yang tewas dalam perang Uhud, kemudian beliau berkata: Yang mana di antara keduanya yang lebih banyak hafal Al-Qur’an?
Jika ditunjukkan kepada salah satunya, beliau mendahulukannya dalam liang lahad.” Hadits riwayat Bukhari.
Diriwayatkan dari Abi Hurairah dari Nabi SAW, beliau bersabda:
“Sesungguhnya Allah azza wa jalla berfirman: Barang siapa mengganggu wali-Ku, maka Aku nyatakan perang kepadanya.” Hadits riwayat Bukhari.
Diriwayatkan dalam Shahihain dari Nabi bahwa beliau bersabda:
“Barang siapa shalat Subuh, ia pun dalam jaminan Allah Ta’ala. Oleh karena itu, jangan sampai Allah menuntutmu dengan sesuatu dari jaminan-Nya.”
Diriwayatkan dari dua Imam agung Abu Hanifah dan Asy-Syafi’i-ra keduanya berkata: Jika ulama’ bukan waliyullah, maka Allah tidak punya wali.
Berkata Imam Al-Hafidh Abul Qosim ibnu Asakir ra: Ketahuilah wahai saudaraku semoga Allah memberi kami dan kamu taufik untuk mendapat keridhaan-Nya dan menjadikan kita termasuk orang yang takut kepada-Nya dan bertakwa dengan sebenar-benar takwa- bahwa daging para ulama’ beracun dan kebiasaan Allah dalam menyingkap tabir orang-orang yang merendahkan mereka sudahlah diketahui. Dan siapa yang menjelekkan para ulama, maka Allah Ta’ala menimpakan cobaan padanya sebelum kematiannya dengan kematian hati. Allah Ta’ala berfirman:
“Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah rasul takut akan ditimpa cobaan atau ditimpa siksa yang pedih.” An-Nur: 63.









One Comment