Kitab Tasauf

Terjemah Kitab Al Kasyfu Wat Tabyin Karya Imam Ghazali

8. Golongan Kedelapan.

Orang-orang yang zuhud dalam harta dan qanaah terhadap makanan, pakaian sederhana dan tempat tinggal dekat dengan masjid. Mereka mengira telah mencapai derajad kezuhudan, saat itu juga mereka senang mencari jabatan dan kedudukan.

Padahal zuhud hanya bisa diperoleh melalui salah satu di antara hal; ilmu, nasihat atau murni zuhud. Sungguh mereka telah meninggalkan dua perkara sederhana dari hal tersebut, malah berpaling kepada perkara yang jelas-jelas dapat menimbulkan kerusakan.

Sungguh pangkat itu lebih agung dari harta, apabila mereka mengambil harta dan meninggalkan jabatan maka hal itu lebih mendekatkan kepada keselamatan.

Mereka semua telah tertipu oleh prasangkanya bahwa mereka telah mencapai kezuhudan selama di dunia tetapi mereka tidak sadar bagaimana hal tersebut telah menipunya. Terkadang mereka mendahulukan orang kaya dan mengesampingkan orang fakir.

Sebagian lagi merasa bangga dengan ilmu_ yang dimilikinya, mengutamakan khalwat padahal tidak memenuhi syarat-syaratnya, kalau diberi uang maka ia akan menolak

dengan alasan takut kalau kezuhudannya menjadi sia-sia, padahal ia sendiri mencintai dunia hanya saja ia tidak ingin ada orang lain yang mencela dirinya.

Sebagian lain yaitu orang yang suka menekan dirinya untuk melakukan perbuatan- perbuatan fisik seperti shalat seribu rakaat dalam sehari semalam, mengkhatamkan al- qur’an padahal tidak terbesit sedikitpun dalam hatinya untuk menjaga hati dan menjauhkannya dari sifat pamer, takjub dan semua sifat-sifat negatif lainnya.

Terkadang mereka ini mengira bahwa dengan melakukan ibadah yang lahir akan menjadikan timbangan amal kebaikan lebih berat. Padahal tidak demikian. Amal sebesar dzarrah dari orang yang takwa dan akhlak yang dimiliki orang-orang cerdas itu lebih utama ketimbang amal hingga sebesar gunung.

Kemudian  mereka  ini  terbuai  dengan  perkataan  orang  lain  terhadapnya, “Sungguh engkau termasuk dari para pemimpin di bumi dan bagian dari para wali dan kekasin- kekasih Allah”, dengan hal itu ia bergembira dan tampak kewibawaannya.

Tetapi jika suatu hari ia dicaci sekali, dua kali atau tiga kali, ia akan mengingkari dan akan dendam kepada orang yang mencacinya seraya berkata, “Allah tidak akan mengampunimu selamanya”.

9. Golongan Kesembilan.

Orang-orang yang sangat menyukai perkara-perkara sunnah seperti shalat dhuha dan shalat malam dan perkara sunnah  lainnya. Saat melakukan shalat  fardhu, ia tidak menemukan kenikmatan dan kebaikan dari Allah, saking konsistennya melakukan shalat fardhu di awal waktu.

Ia lupa terhadap sabda Nabi SAW, “Orang-orang yang dekat dengan Allah tidak akan sempurna kedekatannya melainkan dengan mengutamakan apa yang telah Allah wajibkan kepada mereka”.

Sedangkan meninggalkan urutan di antara kebaikankebaikan tersebut termasuk suatu ketertipuan. Padahal telah jelas bahwa kewajiban bagi manusia hanya ada dua ketentuan yaitu luput dan tidak luput. Sedangkan kesunnahan yaitu sempit dan luang waktunya. Jika tidak dapat memahami klasifikasi ini, maka ia telah tertipu.

Hal itu ada banyak sekali jika dihitung, karena sesungguhnya maksiat itu jelas sedangkan perkara yang masih samar seperti mendahulukan kewajiban yang lebih penting dari kewajiban lainnya yang tidak lebih penting misalnya mendahulukan semua yang bersifat wajib dan mengesampingkan semua yang bersifat sunnah.

Mendahulukan fardhu ain dari fardhu kifayah yang tidak ada orang lain yang sanggup melakukannya selain dia, mendahulukan perkara yang penting dari fardhu ain dari pada fardhu kifayah, mendahulukan apa yang tidak kesampaian seperti mendahulukan hak ibu dari pada ayah, mendahulukan hutang yang wajib dari tanggungan yang lain.

Tidak ada yang lebih besar bagi seorang hamba dalam melakukan urutan perkara tersebut dengan teratur. Tetapi ketertipuan dalam hal tertib ini sangat halus dan samar sehingga tidak ada yang dapat mengetahui hal tersebut kecuali para ulama yang berkompeten ilmunya. Semoga Allah meridhai dan mengampuni mereka semua.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker