Faedah: Abu Bakar An-Naisaburi berkata: Aku mendengar Muhammad bin Abdul Malik berkata: Aku mendengar Yazid bin Harun berkata: Aku mendengar Al-Mas’udi berkata: Telah sampai khabar kepadaku bahwa siapa yang membaca surah Al-Fath, yakni pada malam pertama dari bulan Ramadan dalam solat tathawwu (sunnah), ia pun dilindungi dalam tahun itu.
Saya dapatkan pula doa yang diucapkan orang yang berpuasa di bulan yang penuh berkah ini ketika berbuka puasa sebelum Magrib:
Kemudian ia berdoa dengan memohon keperluannya yang penting di dunia dan akhirat. Demikianlah saya melihat banyak orang terkemuka melakukannya.
Barangkali doa ini bagus dan sesuai dengan yang sebelumnya, meskipun saya tidak melihat adanya penyebutan doa ini dengan urutan ini dalam sebuah kitab.
Al-Allamah As-Sayyid Al-Wina’iy menyebutkan dari Anas bin Malik dari Nabi :
“Tidaklah seorang muslim mengucapkan ketika berbuka puasa: Wahai Tuhan yang Maha Agung, wahai Tuhan yang Maha Agung, Engkau Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau, ampunilah dosa yang besar. Sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa yang besar, kecuali Tuhan Yang Maha Agung,” melainkan ia keluar dari dosa-dosanya seperti hari ketika ia dilahirkan oleh ibunya.”
Rasulullah berkata: Ajarkanlah doa ini kepada anak-anakmu, karena ia adalah perkataan yang disukai Allah dan rasul-Nya dan memperbaiki urusan dunia dan akhirat.”
Di antara yang saya temukan ialah doa orang yang puasa ketika berbuka:
“Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan karena rezeki-Mu aku berbuka, Aku beriman kepada-Mu, aku bertawakkal kepada-Mu, aku mengharap rahmat-Mu dan kepada-Mu aku bertaubat.
Ya Allah, telah lenyap rasa haus dan basah urat-urat dan berlakulah pahalanya, jika Allah Ta’ala menghendaki. Wahai Tuhan yang luas karunia-Nya, ampunilah aku.
Segala puji bagi Allah yang membantuku sehingga aku bisa berpuasa dan memberiku rezeki sehingga aku bisa berbuka.
Ya Allah, aku mohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang memenuhi segala sesuatu agar Engkau mengampuniku.
Maha Suci Engkau dan segala puji bagi-Mu, terimalah dariku, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, Maha Pemurah dan menyukai maaf, maka maafkanlah aku, wahai Tuhan yang Maha Pemurah.”
Diriwayatkan oleh ibnu Majah dari Abdullah bin Umar , ia berkata: Aku mendengar Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya orang yang berpuasa itu ketika berbuka mempunyai doa yang tidak ditolak.”
Adapun orang-orang yang berbuka puasa di tempat orang lain, maka disunnahkan baginya mengucapkan:
“Orang-orang yang berpuasa makan di tempatmu dan makananmu dimakan oleh orang-orang yang soleh dan semoga kalian didoakan oleh para malaikat yang baik.”
Doa ini diriwayatkan dari Nabi sebagaimana disebutkan dalam Al-Adzkar.
Dalam hadis riwayat Muslim sebagaimana disebutkan oleh Al-Wina’iy: Adalah Nabi apabila makan di tempat suatu kaum, beliau tidak keluar hingga mendoakan mereka. Maka beliau berdoa di rumah Abdullah bin Bisyir dengan perkataannya:
“Ya Allah, berkatilah mereka dalam rezeki yang Engkau berikan kepada mereka, ampunilah dan rahmatilah mereka.”
Terkabulnya Doa Ketika Mengkhatamkan Al-Gur’an
Telah kami sebutkan sebelumnya bahwa disunnahkan membaca Al-Quran yang agung dan mulia di bulan Ramadan yang penuh berkah.
Kami sebutkan di sini bahwa dianjurkan berdoa ketika mengkhatamkannya berdasarkan sebuah hadis mengenainya.
An-Nawawi menyebutkan dalam kitab Al-Adzkaar: Dianjurkan berdoa ketika mengkhatamkan Al-Qur’an dengan anjuran yang kuat dan sangat berdasarkan hadis yang kami riwayatkan dari Humaid Al-Araj , ia berkata:
Barangsiapa membaca Al-Qur’an kemudian berdoa, maka doanya diamini oleh 70 malaikat. Hendaklah ia mendesak dalam berdoa dan memohon perkara-perkara yang penting dan kalimat-kalimat yang luas.
Hendaklah sebagian besarnya atau seluruhnya mengenai urusan akhirat dan kaum muslimin, kebaikan pemimpin mereka dan para pejabat mereka agar mereka melakukan ketaatan dan tidak melakukan pelanggaran, saling membantu dalam berbuat kebajikan dan ketakwaan dan menegakkan kebenaran serta bersatu untuk itu, dan mendoakan kemenangan mereka atas musuh-musuh agama dan para pembangkang lainnya.









One Comment