Macam kedelapan : Isim-isim Kinayah dan ‘Adad
“..Lafadh : dan SIitu menashobkan terhadap isim-isim nakiroh”.
Keterangan :
Macam kedelapan dari ‘Amil Lafdhi samaa’i itu adalah : Isim-isim yang mempunyai pengamalan menashobkan isim nakiroh yang kedudukannya menjadi tamyiz. Jumlahnya ada empat :
- mempunyai arti : sekian… Seperti contoh :
“Aku memiliki sekian…dirham”.
Lafadh : ini di nashob-kan oleh lafadh : , nashob-nya di tandai dengan fathah. Lafadh ini tarkibnya menjadi tamyiz.
- Bilangan sebelas ( ) … hingga bilangan sembilan puluh sembilan ( ), seperti contoh :
“Aku bermimpi melihat sebelas bintang”.
Lafadh : ini di nashobkan oleh lafadh : , nashob-nya di tandai dengan fathah. Lafadz. tarkib-nya menjadi tamyiz Contoh lain :
“Sesungguhnya Alloh itu memiliki sembilan puluh sembilan nama”,
Lafadh : ini di nashobkan oleh lafadh :
, nashob: nya di tandai dengan fathah. Lafadh : ini merupakan isim nakiroh yang di tarkib menjadi tamyiz.
- mempunyai arti : Betapa banyak… Seperti contoh :
“Jauhilah keputus-asaan dengan datangnya suatu pengharapan, karena betapa banyak penderitaan yang di mudahkan, setelah melalui masa-masa sulit”.
Lafadh : ini di nashobkan oleh lafadz : , nashob-nya di tandai dengan fathah. Lafadh : merupakan isim nakiroh yang di tarkib menjadi tamyiz.
- mempunyai arti : Berapa ?. Seperti contoh :
“Berapa uang yang engkau belanjakan”
Lafadh : ini di nashobkan oleh:. mashob-nya di tandai dengan fathah. Lafadh : ini merupakan isim nakiroh yang di tarkib menjadi tamyiz.
Lafadh : dan di sebut isim kinayah, karena mengandung arti yang belum jelas (samar) . Sedangkan lafadh-lafadh seperti : ,..dst, disebut Isim ‘adad ( isim yang menunjukkan arti bilangan ),








One Comment