Nahwu & Sharaf

Terjemah Kitab Awamil Karya Imam Jurjani

Macam kedua : dan saudara-saudaranya

“Isim-nya di rofa’-kan dan khobar-nya di nashob-kan dengan hurufhuruf sebanyak enam, maka engkau akan mendapat kebenaran”.

Yaitu :.   …Demikian engkau telah mendatangkan huruf-huruf itu”.

Keterangan :

Macam yang kedua dari ‘Aamil lafdhi samaa’i adalah : kalimahkalimah huruf, yang berfungsi :

“Menashobkan isim-nya dan merofa’ ‘kan khobar-nya”.

  1. mempunyai arti : Taukid ( sesungguhnya… ) , Seperti contoh :

“Sesungguhnya Alloh itu maha pengampun lagi maha penya yang”.

Lafadh :  di baca nashob, karena kemasukan    yang kedudukannya sebagai isimnya    , nashobnya di tandai dengan fathah.

Lafadh :    di baca rofa’ , karena menjadi khobarnya    , tofa’nya di tandai dengan diommah. Sebelum kemasukan  merupakan    susunan mubtada’-khobar (.   ) . Oleh karena  dan saudara-saudaranya ini pengamalannya merusak susunan mubtada khobar, maka di namakan “Aamil nawaasikh (“Aamil perusak ).

  1. mempunyai arti : Taukid (sesungguhnya..), Seperti contoh :

“Ketahuilah sesungguhnya Alloh itu sangat pedih siksaan nya”,

Lafadh :  ini di baca nashob, karena kemasukan  , nashobnya di tandai dengan fathah.

Lafadh :  di baca rofa’ , karena menjadi khobarnya  , rofanya di tandai dengan diommah. Sebelum kemasukan    merupakan susunan mubtada’khobar :

  1. mempunyai arti : Tasybih ( seolah-olah..), Seperti contoh :

 “Seolah-olah Zaed itu macan”

Lafadh :  ini di baca nashob, karena kemasukan  nashobnya di tandai dengan fathah. Lafadh :  ini di baca rofa’ karena menjadi khobarnya  , rofa’nya di tandai dengan dlommah. Sebelum kemasukan  merupakan susunan mubtada’khobar

  1. mempunyai arti : Istidrok (Akan tetapi…), Seperti contoh :

“Suatu kaum berdiri, akan tetapi Zaed duduk”

Lafadh :  di baca nashob karena kemasukan  , nashobnya di tandai dengan fathah. Lafadz :  di baca rofa’ menjadi khobarnya  , rofa’nya di tandai dengan dlommah. Sebelum kemasukan  merupakan susunan mubtada’-khobar (.   )

5,   mempunyai arti : Tamanni ( Barangkali…), pengertian Tamanni adalah :

. “Mengharapkan sesuatu yang tidak bisa di harapkan”.

Seperti contoh :

“Barangkali saja masa muda itu pada suatu hari akan kembali, maka akan aku ceritakan apa yang telah di perbuat oleh orang yang telah beruban”.

Lafadh :  ini di baca nashob, karena kemasukan  nashobnya di tandai dengan fathah. Lafadh :  kedudukannya rofa’ menjadi khobar-nya  . Sebelum kemasukan  merupakan Susunan mubtada’-khobar (   )

  1. mempunyai arti : Tarojji ( mudah-mudahan / semoga…), pengertian Tarojji adalah :

“Mengharapkan sesuatu yang di sukat”.

Seperti contoh :

“Mudah-mudahan Alloh merahmati kita”.

Lafadh :  di baca nashob karena kemasukan Ja di tandai dengan fathah. Lafadh :  kedudukannya rofa’ menjadi khobarnya  Sebelum kemasukan Kei merupakan susunan mubtada’-khobar (. )

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker