Kitab Tasauf

Terjemahan Kitab Irsyadul Ibad Lengkap

Bab Wudhu

Baginda Nabi Muhammad saw bersabda:

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّی اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَقْبَلُ اللهُ صَلَاةَ اَحَدِكُمْ إِذَا اَحْدَثَ حَتَّى يَتَوَضَّأَ. رواه البخاري ومسلم

Artinya: “Dari Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah saw bersabda: Allah tidak akan menerima shalat seseorang diantara kamu apabila hadas sehingga berwudhu’ (terlebih dahulu).” (HR. Bukhari dan Muslim).

Rasulullah saw bersabda:

عَنِ ابْنِ مَسْعُوْدٍ اُمِرَ بِعَبْدٍ مِنْ عِبَادِ اللهِ تَعَالَى يُضْرَبُ فِي قَبْرِهِ مِائَةَ جَلْدَةٍ فَلَمْ يَزَلْ يَسْأَلُ وَيَدْعُو حَتَّى صَارَتْ جِلْدَةً وَاحِدَةً فَامْتَلَأَ قَبْرَهَ عَلَيْهِ نَارًا فَلَمَّا ارْتَفَعَ عَنْهُ عَلَامَ جَلَدْتُمُوْنِيْ قَالَ إِنَّكَ صَلَّيْتَ صَلَاةً بِغَيْرِ طَهُوْرٍ وَمَرَرْتَ بِمَظْلُوْمٍ فَلَمْ تَنْصُرْهُ. رواه أبو الشيخ

Artinya: “Ibnu Mas’ud meriwayatkan sebagai berikut: Ada seorang hamba Allah swt yang para malaikat diperintahkan memukulnya seratus dera di dalam kuburannya. Namun dia tak segan minta dan berdo’a pada Allah swt (seratus kali dera itu dikurangi, lalu permintaan itu dikabulkan) hingga hukumannya tinggal satu kali dera.

Lalu kuburannya penuh dengan api yang menyala-nyala. Setelah api itu tidak ada, lalu mayat itu bertanya: ‘Atas dasar apa kamu mendera aku?’ Lantas dijawab: “Sesungguhnya engkau pernah melakukan shalat tanpa wudhu’ atau tayammum dan kamu pernah berjalan bertemu dengan orang yang teraniaya tapi kamu tidak mau membelanya”. (HR. Abusy Syekh).

Rasulullah saw bersabda:

عَنْ سَلْمَانَ رَضِیَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَال َالنَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا تَوَضَّأَ الْعَبْدُ تَحَاتَّتْ عَنْهُ ذُنُوْبُهُ كَمَا تَحَاتَّ وَرَقُ هَذِهِ الشَّجَرَةِ . رواه البيهقي

Artinya: “Dan Salman ra berkata, Nabi saw bersabda: ‘Apabila seorang hamba berwudu maka dosanya gugur daripadanya sebagaimana rontoknya daun pohon ini.” (HR. Al-Baihaqi).

Rasulullah saw bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ إِذَا تَوَضَّأَ الْعَبْدُ الْمُسْلِمُ أَوِ الْمُؤْمِنُ فَغَسَلَ وَجْهَهُ خَرَجَ مِنْ وَجْهِهِ كُلُّ خَطِيئَةٍ نَظَرَ إِلَيْهَا بِعَيْنَيْهِ مَعَ الْمَاءِ أَوْ مَعَ آخِرِ قَطْرِ الْمَاءِ فَإِذَا غَسَلَ يَدَيْهِ خَرَجَ مِنْ يَدَيْهِ كُلُّ خَطِيئَةٍ كَانَ بَطَشَتْهَا يَدَاهُ مَعَ الْمَاءِ أَوْ مَعَ آخِرِ قَطْرِ الْمَاءِ فَإِذَا غَسَلَ رِجْلَيْهِ خَرَجَتْ كُلُّ خَطِيئَةٍ مَشَتْهَا رِجْلاَهُ مَعَ الْمَاءِ  أَوْ مَعَ آخِرِ قَطْرِ الْمَاءِ حَتَّى يَخْرُجَ نَقِيًّا مِنَ الذُّنُوبِ  رواه مسلم

Artinya: “Dari Abu Hurairah ra berkata, Nabi saw bersabda: “Apabila seorang hamba yang muslim atau yang mukmin berwudu, lantas membasuh mukanya maka keluarlah semua dosa kesalahan yang pernah dilihat dengan matanya bersama dengan air (yang jatuh dari wajahnya) atau bersamaan dengan akhir air (yang jatuh daripadanya).

Apabila membasuh kedua tangannya maka akan keluar dari kedua tangannya setiap dosa bersama dengan air, dimana kedua tangannya pernah dibuat menampar (orang yang tidak bersalah), atau bersamaan dengan akhir air yang jatuh daripada keduanya.

Apabila membasuh kedua kakinya maka keluar dari keduanya segala dosa kesalahannya bersama dengan air, dimana keduanya pernah berjalan untuk melakukan kesalahan tersebut atau bersamaan dengan akhir tetesan yang jatuh dari keduanya sehingga seorang yang berwudhu’ akan keluar dalam keadaan bersih dari dosa. (HR. Muslim).

Rasulullah saw bersabda:

عَنِ ابْنِ عُمَرَ رَضِیَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: مَنْ تَوَضَّأَ عَلَى طُهْرٍ كُتِبَ لَهُ عَشْرُ حَسَنَاتٍ. رواه أبو داود

Artinya: “Dari Ibnu Umar ra berkata: ‘Barangsiapa yang berwudhu’ padahal dia masih berwudhu,’ maka dicatat untuknya sepuluh pahala kebajikan.” (HR. Abu Dawud).

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker