Kitab Tasauf

Terjemahan Kitab Irsyadul Ibad Lengkap

Bab Ilmu

Allah swt berfirman:

يَرْفَعِ اللهُ الَّذِيْنَ اَمَنُوْا مِنْكُمْ وَالَّذِيْنَ أُوْتُوْا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ

Artinya: “Allah swt mengangkat orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat.”

Allah swt berfirman:

قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِيْنَ يَعْلَمُوْنَ وَالَّذِيْنَ لَا يَعْلَمُوْنَ

Artinya: “Katakanlah, apakah sama antara orang-orang yangmengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui.”

Rasulullah saw bersabda:

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اُطْلُبُوْا الْعِلْمَ وَلَوْ بِالصِّيْنِ فَاِنَّ طَلَبَ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَاِنَّ الْمَلَائِكَةَ تَضَعُ أَجْنِحَتَهَا لِطَالِبِ الْعِلْمِ رِضًا بِمَا يَطْلُبُ . رواه ابن عبد البر

Artinya: “Dari Anas berkata, Rasulullah saw bersabda: “Tuntutlah ilmu sekalipun berada di negeri Cina, sebab sesungguhnya menuntut ilmu adalah kewajiban yang sangat diperlukan bagi setiap orang muslim. Sesungguhnya malaikat menghamparkan sayap-sayapnya untuk penuntut ilmu, lantaran rela terhadap ilmu yangdicari.” (HR. Ibnu Abdil Bar).

Rasulullah saw bersabda:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِیَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ، طَلَبُ الْعِلْمِ سَاعَةً خَيْرٌ مِنْ قِيَامِ لَيْلَةٍ وَطَلَبُ الْعِلْمِ يَوْمًا خَيْرٌ مِنْ صِيَامِ ثَلَاثَةِ أَشْهُرٍ . رواه الديلمی

Artinya: “Dari Ibnu Abbas ra berkata: ‘Menuntut ilmu satu jam lebih baik dari salat semalam. Dan mencari ilmu sehari lebih baik daripada berpuasa selama tiga bulan.” (Addailami).

Rasulullah saw bersabda:

عَنْ سَخْبَرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: مَنْ طَلَبَ الْعِلْمَ كَانَ كَفَارَةً لِمَامَضَى. رواه الترمذی

Artinya: “Sahbarah berkata: ‘Menuntut ilmu bisa menghapus dosa yang lalu.” (HR. Tirmidzi).

Rasulullah saw bersabda:

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللُه عَنْهَا قَالَتْ. مَنِ انْتَقَلَ لِيَتَعَلَّمَ عِلْمًا غُفِرَ لَه قَبْلَ أَنْ يَخْطُوَ رواه الشيرازي

Artinya: “Barangsiapa yang berpindah untuk belajar maka akan diampuni dosanya sebelum melangkah.” (HR. Asy Syairazi).

Rasulullah saw bersabda:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ خُيِّرَ سُلَيْمَانُ عَلَيْهِ السَّلَامُ بَيْنَ الْمَالِ وَالْمُلْكِ وَالْعِلْمِ فَاخْتَارَ الْعِلْمَ فَأَعْطَى الْمُلْكَ وَالْمَالَ لِاخْتِيَارِ الْعِلْمِ رواه ابن عساكر والدیلمی

Artinya: “Dari Ibnu Abbas berkata: Nabi Sulaiman as pernah disuruh memilih antara harta benda, kerajaan dan ilmu, lalu memilih ilmu, lalu diberi oleh Allah kerajaan dan harta, lantaran pilihannya kepada ilmu.” (HR. Ibnu Asakir dan Addailamy).

Rasulullah saw bersabda:

عَنْ أَبِي أُمَامَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ أَيُّمَا نَاشِئٍ نَشَأَ فِي طَلَبِ الْعِلْمِ وَالْعِبَادَةِ حَتَّى يَكْبُرَ أَعْطَاهُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ثَوَابَ اثْنَيْنِ وَسَبْعِيْنَ صَدِيْقًا. رواه الطبراني

Artinya: “Dari Abu Umamah ra berkata: ‘Barangsiapa orang yang bertambah besar untuk menuntut ilmu dan beribadah hingga usia lanjut, maka akan diberi oleh Allah pahala 72 orang-orang yang bersungguh (shiddiq) di hari kiamat.” (Thabrani).

Rasulullah saw bersabda:

عَنْ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ الْعُلَمَاءُ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ يُحِبُّهُمْ أَهْلُ السَّمَاءِ وَيَسْتَغْفِرُ لَهُمُ الْحِيْتَانُ فِي الْبَحْرِ اِذَا مَاتُوْا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ

Artinya: “Dari Anas ra berkata: Ulama itu adalah pewaris para Nabi, dicintai oleh penduduk langit (para malaikat) dimintakan ampun oleh ikan-ikan di laut, bila mereka telah meninggal dunia.” (HR. Ibnun Najjar).

Rasulullah saw bersabda:

عَنْ مُعَاوِيَةَ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّيْنِ

Artinya: “Dari Muawiyah dari Nabi saw bersabda: ‘Barangsiapa yang dikehendaki oleh Allah swt akan kebaikan maka difahamkan terhadap ajaran agama.” (HR. Bukhari).

Rasulullah saw bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: مَا عُبِدَ اللهُ بَشَيْءٍ أَفْضَلَ مِنْ الْفِقْهِ فِي الدِّيْنِ وَلَفَقِيْهٌ وَاحِدٌ أَشَدُّ عَلَى الشَّيْطَانِ مِنْ أَلْفِ عَابِدٍ وَلِكُلِّ شَيْءٍ عِمَادٌ وَ عِمَادُ هَذَا الدِّيْنِ الْفِقْهُ. رواه الطبراني والبيهقي

Artinya: “Dari Abu Hurairah ra berkata: Tidak ada ibadah di sisi Allah yang lebih baik dari memahami ajaran agama. Demi satu orang ‘alim lebih berat bagi setan daripada menggoda seribu orang yang ahli ibadah. Dan setiap sesuatu ada tiangnya dan tiang agama ini (Islam) adalah memahami ajaran agamanya.” (HR. Thabrani dan Al-Baihaqi).

Rasulullah saw bersabda:

عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِى قَالَ، رَكْعَتَانِ مِنْ عَالِمٍ اَفْضَلُ مِنْ سَبْعِيْنَ رَكْعَةً مِنْ غَيْرِ عَالِمٍ رواه ابن النجار

Artinya: “Dari Muhammad bin Ali berkata: ‘Shalat dua rakaat yang dilakukan oleh seorang ‘alim lebih afdhal daripada tujuh puluh rakaat yang dilakukan oleh orang bodoh.” (HR. Ibnun Najjar).

Rasulullah saw bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” خِيَارُ أُمَّتِي عُلَمَاؤُهَا ، وَخِيَارُ عُلَمَائِهَا رُحَمَاؤُهَا ، أَلَا وَإِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ لِلْجَاهِلِ أَرْبَعِينَ ذَنْبًا ، قَبْلَ أَنْ يَغْفِرَ لِلْعَالِمِ ذَنْبًا وَاحِدًا ، أَلَا وإِنَّ الْعَالِمَ الرَّحِيمَ يَجِيءُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، وَإِنَّ نُورَهُ قَدْ أَضَاءَ ، يَمْشِي فِيهِ مَا بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ ، كَمَا يَسْرِي الكَوْكَبُ الدُّرِّيُّ ”  رواه أبو نعيم والخطب

Artinya: “Dari Abu Hurairah ra berkata: ‘Sebaik-baik umatku adalah ulamanya, sebaik-baik ulamanya adalah ulama yang belas kasih dengan sesama. Ingat, sesungguhnya Allah swt mengampuni empat puluh dosa orang ‘alim sebelum mengampuni satu dosa dari orang-orang yang bodoh. Ingat sesungguhnya seorang ‘alim yang berbelas kasih dengan sesama akan datang di hari kiamat sedang cahayanya yang dia berjalan di bawahnya telah menerangi apa yang berada di timur dan barat sebagaimana bintang terang di langit.” (HR. Abu Nu’aim dan Al-Khathib).

Rasulullah saw bersabda:

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: إَذَا مَاتَ الْعَالِمُ صَوَّرَ اللهُ عِلْمَهُ فِي قَبْرِهُ وَيُؤْنِسُهُ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَيَدْرَأُ عَنْهُ هَوَّامُ الْأَرْضِ. رواه الديلمی

Artinya: “Dari Ibnu Abbas ra berkata: ‘Apabila seorang ‘alim meninggal dunia maka ilmunya dijadikan oleh Allah swt sebagai manusia yang menyenangkannya di dalam kuburan hingga hari kiamat dan bisa menangkal serangan binatang jahat di tanah.” (HR. Dailami).

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker