Diriwayatkan ketika asyyid Ibrohim al asmar menginjak dewasa, beliau berkelana di muka bumi sampai ke suatu daerah yang bernama cempa, dan beliau menetap di situ sampai ia mampu untuk masuk ke raja cempa, ketika beliau masuk ke raja, raja berkata: wahai darwisy, siapa namamu? dan apa kebutuhanmu masuk kepadaku? sayyid ibrohim menjawab: namaku adalah ibrohim dan kebutuhanku masuk kepadamu adalah aku mengajakmu meniggalkan menyembha berhala untuk ibada kepada raja seluruh agama, dan masuk di agama yang luru yang sucu, yaitu agama muhammad saw, yaitu agama islam, hal tersebut kamu mengucapkan dua kalimat syahadat, yaitu: aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan sesungguhnya muhammad adalah utusan Allah. lalu raja mengiyakan dan mengucapkan dua kalimat syahadat, dan diikuti penduduk negaranya, dan ia memerintahkan memecahkan seluruh berhalan dan membangun masjid untuk ibadah dan mendekatkan sayyid ibrohim dan mencintainya dengan sangat.
Dan raja punya tiga anak: ratu murtaningrum istri raja brawijaya yang beragama budha, raja kepulaan jawa. ratu condrowulan dan raden jenkaro dialah yang menggantikan ayahnya setelah ayahnya meniggal. maka raja menikahkan sayyid ibrohim al asmar dengan putrinya yang bernama condro wulan, dan si istri mencintai sayyid ibrohim dengan sangat, dan mentaati beliau dengan sempurna, bersama juga beliau taan kepada Allah, yang memiliki kecantikan dan harta yang banyak.
Dan sayyid ibrohim dari putri condro wulan dikarunia tiga putra, yaitu: raden rojo pendeto, sayyid rohmat dan sayyidah zainab.
ini adalah cerita sayyid ibrohim al asmar
Dan di pulau jawa di waktu itu ada raja budha yang bernama rangkawijaya, yang masyhur disebut brawijaya, dia adalah akhir raja-raja budha di pulau jawa, dan akhir orang terakhir yang menjadikan kota majapahit sebagai pusat kerajaan.
sudah disebut dahulu bahwa ia menikah dengan putri raja cempa yang namanya murtaningrum, dan dia dikarunia tidak anak, yang pertama cewek namanya putraadi istri menteri daya ningrat. yang kedua lembu peteng, dia adalah gubenur di madura. yang ketiga adalah radin gugur, dan ia tidak memiliki kekuasaan, akan tetapi ia sibuk membantu ayahnya dan menolongnya dalam urusan kerajaan.
Dan brawijaya memiliki anak lain dari istri lani yaitu putri seksadana, namanya arya damar, dan ia diberi kekuasaan palembang dan sekitarnya.
dan brawijaya memiliki dua anak lagi dari istrinya yang dari ponorogo, yaitu: bathoro katung dan ki jaran panulih. adapun batorokatung ia menjadi penguasa di ponorogo, adapun jaran panulih ia menjadi penguasa sumenep dan sampang dari daerah madura.
Dan Brawijaya menikah dengan wanita lain dari putri raja cina, dan ia memiliki kecantikan, dan ia sangat mencintainya, ketika putri cina mengandung dan sudah hampir melahirkan, brawijaya memerintahkan putranya arya damar untuk membawa putri cina ke palembang, dan memberikan putri tersebut kepadanya, dan berwasiat agar arya damar tidak menidurinya sampai melahirka. lalu arya damar membara putri cina ke palempang. ketika putri tersebut berada di palembang dan kehamilannya mencapai sebelas bulan ia melahirkan seorang putra yang sangat tampan, yang katakan:
Ia seperti rembulan yang menerangi kegelapan, muncul di kegelapan malam dan bercahaya
cahaya yang meneragi angkasa, dan petunjuk menjadi terbuka di bumi, dan telah muncul.
Dan arya damar menamahinya dengan raden fatah, dan namanya cocok dengan orangnya, karena ia menjadi sebab terbukanya penduduk islam di tanah jawa, yang akan dijelaskan.
Setelah itu arya damar menjadikan putri cina sebagai istri, dan mengandung anak, ketika kandungannya mencapai sembilan bulan, putri cina melahirkan seorang anak laki-laki yang cerah dahinya, yang setiap kejelekan hilangn darinya, dan ayahnya memberi nama radin husain, dan dikatakan:
seakan-akan kedua dahinya dibawah rambut adalah rembulan di antra kegelapan malam
memberi tahu kita dua lembar rembulan yang bercahaya, dengan wajah yang terbuat dari sumber keindahan.









One Comment