Kitab Tasauf

Terjemahan Kitab Akhlaq Lil Banat Juz 1

22- Tata Krama Seorang Perempuan Kepada Kerabat-Kerabatnya

Anak perempuan yang berakal akan mencintai dan menghormati seluruh kerabat-kerabatnya seperti kakek dan neneknya, seluruh paman dan bibinya dari pihak ayah serta seluruh anak-anaknya, seluruh paman dan bibinya dari pihak ibu serta seluruh anak-anaknya sebagai bentuk melaksanakan firman Allah SWT: (Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua dan karib-kerabat). Mereka juga mencintainya dan kedua orang tuanya. Perempuan yang berakal juga akan bertata krama sebagaimana berikut:

Berinteraksi kepada orang yang lebih tua sepertihalnya ia berinteraksi dengan kedua orang tuanya, saudara-suadara perempuannya yang lebih dewasa dan juga berinteraksi kepada orang yang lebih muda sepertihalnya ia berinteraksi dengan saudara-saudara perempuannya yang lebih muda, bertatap muka kepada mereka dengan tatapn yang baik apabila ia setuju dengan mereka, berbicara kepada mereka dengan perkataan yang indah, melaksanakan segala peritahnya jika mereka memerintahkan sebuah perintah, membantu ketika mereka membutuhkan sesuatu, bertanya tentang mereka jika engkau tidak melihat mereka, janganlah engkau bertengkar dengan mereka atau menyela mereka atau bermuka masam di hadapan mereka, kunjungilah mereka dari waktu ke waktu terutama ketika hari raya atau beberapa kesempatan seperti ketika salah satu diantara mereka tertimpa sakit atau melahirkan atau hendak bepergian atau ketika kembali dari bepergian, maka berbahagialah engkau karena melihat mereka bahagia dan bersedih karena mereka sedih, berhati-hati dari niatan berakhlak jelek kepada mereka karena hal tersebut dapat menyebabkan Allah SWT marah, dan juga dapat membuat kedua orang tua atau karib kerabat dekatnya menjadi marah.

Anak perempuan yang berbuat baik kepada karib kerabatnya akan hidup dengan tenang dan dicintai, Allah akan melapangkan rizkinya dan memanjangkan umurnya sebagaimana dalam hadits: “Silaturahim dapat memperpanjang umur”.

23- Lubna Dan Kerabatnya, Laila

Lubna adalah seorang anak perempuan kecil berumur 8 tahun. Ia anak yang taat kepada kedua orang tuanya, dicintai keluarganya dan seluruh umat manusia, ia memiliki kerabat bernama Laila, Laila adalah anak perempuan dari pamanya dari pihak ayah, Lubna sangat menyayangi Laila, setiap hari Lubna selalu membantu dan berbuat baik kepada Laila. Lubna sangat senang bertemu dengan Laila.

Lubna memiliki akhlak yang baik dan adab yang bagus. Oleh karena itu Lubna tidak mencemooh saudaranya, Laila walaupun ia anak perempuan miskin, bahkan Lubna sangan mengormati Lila dan selalu membuat hatinya merasa senang. Apabila Laila membutuhkan peralatan sekolah, Lubna selalu meminjaminya, dan apabila Laila ingin meminjam sesuatu darinya, Lubna tidak berbuat bakhil kepada Laila.

Pada suatu hari, seoran guru memerintahkan semua murid-muridnya untuk membeli kitab Akhlak untu anak perempuan. Kemudian Lubna membeli dua kitab. Kemudian, Lubna menghadiahkan satu kitab kepada kerabatnya, Laila.

Ketika sang guru mendengar berita itu, ia merasa sangat senang, dan mengucapkan rasa terima kasih di depan teman-temannya, serta memotivasi mereka untuk mencontoh perilaku atau akhlak Lubna yang sangat baik.

24- Tata Krama Anak Perempuan Kepada Pelayannya

Pelayanmu adalah dia yang selalu sibuk di dalam rumahmu, membersihkan peralatan rumah tangga, menyapu halaman, memasakkan makananmu, mencucikan pakaian-pakaianmu, membantu ibumu dalam kesibukannya, selalu diperintahkan untuk kebutuhan ibu, pergi ke pasar setiap hari untuk membeli daging, sayuran, rempah-rempah, dan lain-lain.

Jikala engkau ingin ibumu merasa senang denganmu, maka berakhlak yang baiklah kepada pelayanmu, apabila engkau ingin memerintahkannya, maka gunakanlah perkataan yang lembut, apabila pelayan melakukan kesalahan, maka beritahulah kesalahannya dengan cara yang halus dan lembut kemudian maafkanlah ia. Dulu nabi Muhammad SAW memiliki seorang pelayan bernama Anas. Nabi tidak pernah menggertak dan memarahinya. Seorang laki-laki lantas bertanya kepada Nabi: Berapa kali kita memaafkan seorang pelayan wahai Rasulullah? Nabi menjawab maafkanlah ia 70 kali dalam satu hari.

Jika engkau melakukan pernuatan yang bertentangan seperti memcahkan wadah, merubah peralatan-peralatan, kemudia ibumu marah, maka kabarkanlah kepadanya bahwa engkaulah yang melakukannya dan mintalah maaf kepadanya, dan janganlah sekali-kali engkau tidak mengakui perbuatanmu dan menuduh pelayan dengan sesuatu yang tidak ia lakukan, dan janganlah engkau berbohong dan membahayakan orang lain. Apabila engkau memanggil pelayanmu dan ia tidak menjawab panggilanmu seketika itu, maka janglah engkau memarahinya barang kali ia tidak mendengar suaramu. Begitupun jika engkau memerintahkannya sesuatu dan ia lambat, maka janganlah tergesa mengomelinya karena barangkali ia sedang dalam udzur. Janglah engkau memukul, mencerca, dan menggertak, serta cemberut kepada seorang pelayan. Dan tidaklah ada seorang yang melakukan hal tersebut kecuali anak perempuan yang memiliki akhlak tidak baik yang suka membenci semua manusia. Ketahuilah engkau wahai anak perempuan engkau tidak tahu betapa butuhnya engkau kepada seorang pelayan kecuali ketika pelayanmu keluar dari rumah, sehingga ibumu merasakan lelah dan kesusahan. Oleh karena itu, perlakukanlah pelayanmu degan perlakuan yang baik sehingga ia tetap betah di dalam rumah dan membantu kedua orang tuamu. Dan ketahuilah juga wahai anak perempuan bahwa semua pelayan merupakan manusia seperti kita. Mereka dapat merasakan seperti perasaan kita, maka kita tidak diperbolehkan untuk melarang mereka dan berbuat sombong kepada mereka.

Janglah engkau suka duduk dengan pelayan dan janganlah engkau bercakap-cakap dengannya kecuali sesuai kebutuhan agar engkau tidak mengambil wataknya, dan janganlah engkau bercanda dengan pelayan karena hal itulah yang membuatnya berani denganmu dan terkadang engkau mendengar perkataan yang tidak baik darinya.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker