Kitab Tasauf

Terjemahan Kitab Akhlaq Lil Banat Juz 1

28- Salma Dan Tetangganya, Su’ad

Salma adalah anak perempuan yang memiliki akhlak baik, seluruh ibu sangat berharap untuk memiliki seorang anak perempuan seperti Salma. Salma memiliki tetangga yang menyayanginya, dan tetangga tersebut juga menyayangi Salma. Pada masa libur sekolah, ayahnya ingin membawanya ke sebuah kebun binatang, kemudian Salma berkata kepada ayahnya: wahai ayah, aku akan pergi dengan tetanggaku, Su’ad karena aku tidak akan bahagia kecuali apabila aku pergi dengannya. Ayahnya pun sangan senang dengan kebaikan akhlaknya.

Ketika Salma dan tetangganya sudah sampai di kebun binatang, mereka berdua melihat-lihat berbagai macam burung yang mengagumkan dan beberapa hewan yang asing

Selang beberapa lama, Salma berkata kepada tetangganya: sekarang kita sudah melihat-lihat seluruh hewan yang ada di kebun binatang, apakah engkau ingin kita segera kembali? Tetangganya pun menjawab: iya wahai tetanggaku yang baik dan aku tidak akan pernah melupakan kebaikanmu kepadaku. Kemudian Salma pun meminta kepada ayahnya untuk segera kembali ke rumah.

Ketika Salma telah sampai di rumahnya, ia menceritakan semua yang ia lihat kepada keluarganya. Mereka pun merasa bahagia atas Salma bahkan mereka sangat bersyukur atas kasih-sayang Salma kepada tetangganya.

29- Sebelum Berangkat Ke Sekolah

Seorang anak perempuan harus senantiasa menyukai ketertiban dan kebersihan: bangun dari tidur setiap pagi, mandi dengan menggunakan sabun, memakai handuk yang bersih, kemudian berwudhu dan shalat subuh berjama’ah, berjabat tangan setelah shalat, menyisir rambutnya, memakai pakaian sekolah dengan bersih dan rapi, kemudian mengulas materi pelajaran yang dipelajarinya sebelum tidur.

Kemudian sarapan pagi agar kuat untuk beraktifitas dan agar tidak membutuhkan makanan di luar rumah seperti halnya sebagian anak perempuan yang sarapan di rumah masing-masing, menata perelatan-peralatannya di dalam tempat penyimpanannya setelah melihat jadwal pembelajaran agar tidak melupakan satu buku atau satu daftar, kemudian meminta izin kepada kedua orang tuanya untuk berangkat ke sekolah, lantas keluar rumah sebelum masuk kelas sehingga tidak terlambat datang.

30- Tata Krama Melangkahkan Kaki Di Jalan

Sudah seharusnya bagi murid perempuan untuk memilih jalan yang paling dekat dan aman serta sudah seyogyanya ia berjalan dengan lurus: tidak menoleh ke kanan dan ke kiri tanpa ada hajat, tidak bergerak dengan gerakan yang tidak pantas untuknya, tidak mempercepat dan memperlambat perjalanannya, tidak makan dan bernyanyi, bahkan tidak membaca buku sedang ia dalam keadaan sedang berjalan kaki.

menghindari lumpur dan hal-hal yang kotor agar tidak terjatuh dan membuat pakaian atau sepatu kotor, menjauhi desakan sehingga tidak bertabrakan dengan seseorang, tidak menghilangkan peralatan-peralatannya. Murid perempuan juga tidak berjalan di sisi kanan agar selamat dari tabrakan kendaraan, tidak berhenti di tengah jalan untuk melihat-lihat took atau segala sesuatu yang menarik perhatiannya, tidak membatasi pandangannya pada jendela, pintu, atau orang-orang yang lewat, tidak memberhentikan salah satu temannya hanya untuk berbicara kosong.

Apabila bertemu dengan perempuan yang lemah atau buta, maka bantulah ia sesuai kemampuan, apabila berjalan dengan dengan salah satu teman-temannya, maka jangan bersenda gurau dengan mereka, jangan meninggikan suara ketika berbicara atau tertawa, berhati-hati untuk tidak mencemooh seseorang atau mengumpatnya. Semua hal tersebut merupakan kebiasan-kebiasaan yang jelek dan berlawanan dengan rasa malu dan tata krama.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker