Balaghah

Terjemah Kitab Jauharul Maknun

“Badi’ tahliyah; naqal; takhottum, tajrid; istiqlal; tahakkum.”

“Segala puji bagi Allah, karena telah menganugerahkan nikmat, yang mengutus beberapa rasul, yang telah menghadiahkan Nabi dari bangsa kita (Arab), yang terpuji jalan-jalannya.”

“Sesungguhnya Allah telah menganugerahkan nikmat atas orang-orang yang beriman, tatkala Dia mengutus di tengah-tengah mereka seorang utusan (rasul).”

“Apakah gerangan perbuatan orang yang pada mulanya dari air mani, akhirnya

menjadi bangkai, ternyata kelakuannya sombong.”

“Apakah maksud anak Adam menyombongkan diri, sesungguhnya ia bermula dari air mani dan berakhir menjadi bangkai.”

“Penghubungmu menjadi penghalang, kecintaanmu menjadi kebencian, nasihatmu menjadi penipuan dan perdamaianmu menjadi peperangan.”

“Badi’ ta’ridh; ilghoz, irtiqo’; tanzil, ta’nis atau imaa’.”

“Tuhanku! Aku tidak pantas menjadi keluarga surga Firdaus, tetapi aku tidak kuat pada siksa api neraka Jahim. Maka berikanlah padaku tobat dan ampunilah dosa- dosaku, maka sesungguhnya Engkau Maha Pemberi ampun terhadap dosa yang besar.”

“Badi’ husnul bayaan,; roshfun, muroja’ah, husnul takhollush; tanpa perebutan.”

“Tidak termasuk dusta suatu perkataan yang disamarkan, memperolok-olok dan menghebatkan, selain dengan cara yang diharamkan (tidak keterlaluan) dan ketika berkelakar (bercanda), karena sesungguhnya —yang demikian itu sudah biasa, sekira tidak ada jalan lain, selain —harus berdusta.” : |

“Seyogianya bagi seorang pembicara, agar merangkai pembicaraan yang baik — sejak permulaan kata dan hingga penutupnya, dengan mengedepankan perkataan yang baik (menarik melebihi perkataan lainnya). Sebab, rangkaian kata yang baik itu (mudah dibaca dan dipahami), baik susunannya maupun baro’atul istihlal-nya.”

“Dan baik —pula dalam pemindahan suatu uraian atau pemindahannya pada suatu perkataan yang serasi dan pada susunannya yang oleh para ulama disebut dengan fasal khithob. Dan tanda baik penutupnya, yaitu memberi tahu akan ditutupnya suatu perkataan.”

“Ini menamatkan sejumlah dari yang dimaksud dari kalangan ilmu balaghah yang terpuji.”

“Kemudian rahmat Allah sepanjang masa bagi Nabi Mushthofa yang bernama

Muhammad.”

“Bagi keluarga dan sahabatnya yang baik-baik, selama masih memperindah suaranya orang yang merindukan ketika tengah malam (waktu sahur).”

“Dan selama masih sujud kepada dagunya (hamparan bumi) mencari wasilah kepada Allah, Tuhan Yang Maha Pemurah.”

“Tamat pada bulan haji yang mengandung berkah, yang menamatkan separo dari sepuluh kurun (yakni tahun 950 H.).”

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker