Kitab Tasauf

Terjemah Kitab Hidayatul Adzkiya

Belajar Ilmu Syar’i

وَتَعَلَّمَنْ عِلْماً يُصَحِّحُ طَاعَةً ۞ وَعَقِيْدَةً وَمُزَكِّيَّ الْقَلْبِ اصْقُلاً
Dan belajarlah ilmu yang memperbaikai ketaatan dan aqidah dan yang membersihkan hati dengan berkilau

هَذِ الثَّلَاثَةُ فَرْضُ عَيْنٍ فَاعْرِفَنْ ۞ وَاعْمَلْ بِهَا تَحْصُلْ نَجَاةً وَاعْتَلَا
tiga rukun ini farlu ain maka ketahuilah dan amalkanlah, maka kamu akan menghasilkan keselamatan dan keluhuran

Menjaga Kesunnahan

حَافِظْ عَلَى سُنَنٍ وَآدَابٍ أَتَتْ ۞ مَأْثُوْرَةً عَنْ خَيْرِ مَنْ جَا مُرْسَلَا
jagalah kesunahan dan adab yang datang dengan diriwayatkan dari sebaik orang yang diutus

إِنَّ التَّصَوُّفَ كُلَّهُ لَهُوَ الأَدَب ۞ وَمِنَ العَوَارِفِ فَاطْلُبَنْهُ وَعَوِّلَا
sesungguhnya tasawwuf semuanya adalah adab, maka dari kitab awariful maarif maka carilah dan pegangilah

إِذْ لَا دَلِيْلَ عَلَى الطَّرِيْقِ إِلَى الإِلَه ۞ إِلَّا مُتَابَعَةِ الرَّسُوْلِ المُكْمِلَا
karena tidak ada petunjuk jalan kepada Allah, kecuali mengikuti utusan yang menyemurnakan

فِي حَالِهِ وَفَعَالِهِ وَمَقَالِهَ ۞ فَتَتَبَّعَنْ وَتَابِعَنْ لَا تَعْدِلَا
dalam tingkah dan pekerjaannya dan ucapan beliau, maka carilah dan ikutilah jangan menyimpang

وَطَرِيْقُ كُلِّ مَشَايِخٍ قَدْ قُيِّدَتْ ۞ بِكِتَابِ رَبِّي وَالحَدِيْثِ تَأَصَّلَا
dan toriqah semua guru telah di ikat dengan kitab tuhan saya dan hadis yang memiliki dasar

طَالِعْ رِيَاضَ الصَّالِحِيْنَ وَاحْكُمَنْ ۞ مَا فِيْهِ تَظْفَرْ بِالسَّعَادَةِ وَاعْمَلَا
lihatlah kitab riyadlus sholihin dan kokohkanlah yang ada di situ, maka kamu akan memperoleh kebahagiaan dan amalkanlah

وَاهْتَمَّ بِالْفَرْضِ الَّذِي لَا يُقْرَبُ ۞ مِنْ ذِي الْعَطَاءِ بِمِثْلِ ذَلِكَ أكْمَلًا
dan perhatikan dengan farlu yang pemilik pemberian tidak di dekati dengan semisal ini

مَا زَالَ عَبْدِي بِالنَّوَافِلِ يَقَرَبُ ۞ حَتَّى أكُوْنَ لَهُ يَداً وَالأرْجُلاً
dan seorang hamba tidak henti-henti mendekatkan diri dengan kesunnahan sampa aku menjadi tangannya dan kakinya

والسَّمْعَ مِنْهُ ثُمَّ عَيْناً بَاصِرَة ۞ أيْ مِثْلَ ذَلِكَ فِي الْمَطَالِبِ هَرْوَلاً
dan telinganya dan matanya, maksudnya seperti ini maka larilah dalam mencari

Tawakkal

وَتَوَكَّلَنْ مُتَجَرِّداً فِي رِزْقِكَ ۞ ثِقَةً بِوَعْدِ الرَّبِّ أَكْرَمَ مُفْضِلَا
dan bertawakkallah dengan melepaskan dalam rizkimu , seraya percaya dengan janji tuhan yang mulia dan unggul

أَمَّا المُعِيْلُ فَلَا يَجُوْزُ قُعُوْدُهُ ۞ عَنْ مَكْسَبٍ لِعِيَالِهِ مُتَوَكِّلَا
adapun orang yang memiliki tanggungan maka tidak boleh meniggalkan dari bekerja untuk keluarganya dengan bertawakkal

لَا تَبْذُلَنْ لِلنَّاسِ عِرْضَكَ طَامِعاً ۞ فِي مَالِهِمْ أَوْ جَاهِهِمْ مُتَذَلِّلَا
jangan rendahkan kehormatanmu pada manusia dengan berharap dalam harta mereka atau kedudukan mereka

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker