Nahwu & Sharaf

Nadhom Imrithi Dan Artinya

Bab I’rob – باب الإعراب

إِعْرَابُهُمْ تَغْييرُ آخِرِ الْكَلِمْ ۞ تَقْدِيراً أو لَفْظاً لِعَامِلٍ عُلِمْ

i’rob menurut ahli nahwu adalah perubahan akhir kalimat secara kira-kira atau secara lafadz karena amil yang telah diketahui

أَقْسَامُهُ أَرْبَعَةٌ فَلْتُعْتَبَرْ ۞ رَفْعٌ وَنَصْبٌ وَكَذَا جَزْمٌ وَجرْ

pembagianya ada empat maka hendaknya diketahui, yaitu rofa’ nasab begitu juga jazem dan jer

وَالكُلُّ غَيْر الجَزمِ فِي الأَسمَا يَقَعْ ۞ وَكُلُّهَا فِي الْفِعْلِ وَالْخَفْضُ امْتَنَعْ

semuanya kecuali jazem itu masuk dalam isim. dan semuanya masuk dalam fi’il, dan jer itu terlarang

وَسَائِرُ الأَسْمَاءِ حَيْثُ لاَ شَبَهْ ۞ قَرَّبَهَا مِنَ الحُرُوْفِ مُعْرَبَهْ

seluruh isim selama tidak ada kesurupaan yang mendekatkanya kepada huruf itu isim mu’rob

وَغَيْرُذِي الأَسْمَاء مَبْنِيُّ خَلاَ ۞ مُضَارِعٍ مِنْ كُلِّ نُونٍ قَدْ خَلاَ

selain isim-isim ini adalah mabni, selain fi’il mudlari’ yang sunyi dari setiap nun

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker