كان وأخواتها
Adapun mubtada’ dimasuki kaana maka harus dibaca rafa’ karena sebagai isimnya, dan khabarnya harus dibaca nashab. .
Demikian pula lafadz bisa beramal seperti asal didahului oleh Maa Dlafiyyah Mashdriyyah
Maksudnya mashdariyah yaitu dita’wil dengan mashdar.
Setiap lafazh yang ditashrif dari fi’ilnya kaana dan saudara-saudaranya berupa mashdar dan lainnya (yakni mudlari’ dan amar), itu sama dengan fi’il madlinya.
إن وأخواتها
Inna itu menashabkan mubtada’ sebagai isimnya dan merafa’kan khabarnya, seperti lafazh:
Dan seperti inna (dalam pengalamannya) yaitu:
ظن وأخواتها
Mubtada’ dan khabar yang dimasuki zhanna, kedua-duanya harus nashab. Demikian pula bila dimasuki saudara-saudaranya. Seperti:
Begitu juga lafazh: dan semua lafazh yang ditashrif dari fi’il-fi’il tersebut. Seperti kata ulama:









One Comment