Sejarah

Maulid Diba Lengkap Dan Artinya

وَوُلِدَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَخْتُوْنًا بِيَدِ الْعِنَايَةِ

وَوُلِدَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَخْتُوْنًا بِيَدِ الْعِنَايَةِ 
Nabi SAW dilahirkan dalam keadaan terkhitan dengan tangan perhatian

مَكْحُوْلاً بِكُحْلِ الْهِدَايَةِ 
ter celak dengan celah petunjuk

فَأَشْرَقَ بِبَهَآئِهِ الْفَضَا 
maka angkasa bersinar karena kemuliaanya

وَتَلَأْلَأَ الْكَوْنُ مِنْ نُوْرِهٖ وَأَضَا 
dan alam menyala dan terang dari cahanya

وَدَخَلِ فِيْ عَقْدِ بَيْعَتِهٖ مَنْ بَقِـيَ مِنَ الْخَلَآئِقِ كَمَا دَخَلَ فِيْهَا مَنْ مَّضٰـى 
dan masuk di akad janjinya oran-orang yang akhir seperti masuk dalamya orang yang dahulu

أَوَّلُ فَضِيْلَةِ الْمُعْجِزَاتِ 
awal keutamaanya dalah mu’jizat

بِخُمُوْدِ نَارِ فَارِسَ وَسُقُوْطِ الشُّــرُفَاتِ 
dengan matinya api persi, dan runtuhnya singgasana

وَرُمِيَتِ الشَّيَاطِيْنُ مِنَ السَّمَآءِ بِالشُّهُبِ الْمُحْرِقَاتِ 
dan setan dilempar dari langit dengan lentara yang membakar

وَرَجَعَ كُلُّ جَبَّارٍ مِنَ الْجِنِّ وَهُوَ بِصَوْلَةِ سُلْطَنَتِهٖ ذَلِيْلٌ خَاضِعٌ 
dan setiap jin yang kuat kembali, dia dengan kekuatan kekuasaanya itu hina dan tunduk

لَمَّا تَأَلَّقَ مِنْ سَنَاهُ النُّوْرُ السَّاطِعُ 
ketika cahaya yang berkilat itu terhubung dari puncaknya

وَأَشْرَقَ مِنْ بَهَآئِهِ الضِّيَاءُ اللاَّمِعُ 
dan terang yang menyorot itu dekat dengan keaguganya

حَتَّى عُرِضَ عَلىٰ  الْمَرَاضِعِ 
sampai di tawarkan kepada orong-orang yang menyusui

قِيْلَ مَنْ يَّكْفُلُ هٰذِهِ الدُّرَّةَ الْيَتِيْمَةَ

قِيْلَ مَنْ يَّكْفُلُ هٰذِهِ الدُّرَّةَ الْيَتِيْمَةَ 
dikatakan siapa yang menaggung mutiara yang yatim ini

اَلَّتِيْ لاَ تُوْجَدُ لَهَا قِيْمَةٌ
yang tidak ada harganya 

قَالَتِ الطُّيُوْرُ نَحْنُ نَكْفُلُهٗ وَنَغْتَنِمُ هِمَّتَهُ الْعَظِيْمَةَ 
burung-burung mengatakan: kita yang nenggung dan memperoleh cita-citanya yang agung

قَالَتِ الْوُحُوْشُ نَحْنُ أَوْلٰى بِذٰلِكَ لِكَيْ نَنَالَ شَرَفَهٗ وَتَعْظِيْمَهُ 
hewan-hewan buas mengatakan: kita lebih berhak menggungnya agar kita memperoleh kemuliaanya dan keagunganya

قِيْلَ يَا مَعْشَرَ الْأُمَمِ اسْكُنُوْا فَإِنَّ اللهَ قَدْ حَكَمَ فِيْ سَابِقِ حِكْمَتِهِ الْقَدِيْمَةِ 
dikatakan: wahai umat-umat, tenanglah kalian, karena sesungguhnya allah telah menghukumi di hikmahnya yang lampau

بِأَنَّ نَبِيَّهٗ مُحَمَّدًا صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَكُوْنُ رَضِيْعًا لِحَلِيْمَةَ الْحَلِيْمَةِ 
bawan nabiNya yaitu Muhammada SAW itu menyusu pada halimah

ثُمَّ أَعْرَضَ عَنْهُ مَرَاضِعُ الْإِنْسِ لِمَا سَبَقَ فِيْ طَيِّ الْغَيْبِ

ثُمَّ أَعْرَضَ عَنْهُ مَرَاضِعُ الْإِنْسِ لِمَا سَبَقَ فِيْ طَيِّ الْغَيْبِ 
lalu orang-orang yang menyusui manusia menghindarinya, karena catatan yang dahulu di lempitan gaib

مِنَ السَّعَادَةِ لِحَلِيْمَةَ بِنْتِ أَبِىْ ذُؤَيْبٍ 
berupa kebahagian bagi haliman bintu abi du’aib

فَلَمَّا وَقَعَ نَظَرُهَا عَلَيْهِ 
ketika pandangan halimah jatuh pada nabi

بَادَرَتْ مُسْرِعَةً إِلَيْهِ 
ia bergegas cepat-cepat ke nabi

وَوَضَعَتْهُ فِيْ حِجْرِهَا 
ia meletakkan nabi di pangkuanya

وَضَمَّتْهُ إِلٰى صَدْرِهَا 
dan merangkulnya ke dadanya

فَهَشَّ لَهَا مُتَبَسِّمًا 
maka nabi berseri-berseri kepadanya seraya tersenyum

فَخَرَجَ مِنْ ثَغْرِهٖ نُوْرٌ لَّحِقَ بِالسَّمَآ 
maka keluar dari gigi beliau sebua cahaya yang sampai langit

فَحَمَلَتْهُ إِلٰى رَحْلِهَا 
maka ia membawa nabi ke kendaraanya

وَارْتَحَلَتْ بِهٖ اِلٰى أَهْلِهَا 
dan ia membawa nabi ke keluarganya

فَلَمَّا وَصَلَتْ بِهِ اِلٰى  مُقَامِهَا 
dan ketian ia sampai ke tempat tinggalnya

عَايَنَتْ بَرَكَتُهٗ عَلىٰ أَغْنَامِهَا 
nampak barokah Nabi pada kambing-kambingnya

وَكَانَتْ كُلَّ يَوْمٍ تَرٰى مِنْهُ بُرْهَانًا 
dan ia setiap hati melihat sebuah tanda dari nabi

وَتَرْفَعُ لَهٗ قَدْرًا وَّشَانًا 
dan ia mengangkat beliau derajat dan martabat

حَتَّى انْدَرَجَ فِيْ حُلَّةِ اللُّطْفِ وَالْأَمَانِ 
sampai beliau masuk di perhiasan lembut dan aman

وَدَخَلَ بَيْنَ إِخْوَتِهٖ مَعَ الصِّبْيَانِ 
dan beliau masuk di saudara-sadarranya bersama anak-anak

فَبَيْنَمَا هُوَ ذَاتَ يَوْمٍ نَاءٍ عَنِ الْأَوْطَانِ

فَبَيْنَمَا هُوَ ذَاتَ يَوْمٍ نَاءٍ عَنِ الْأَوْطَانِ 
ketika beliau di suatu hari menjauh dari desa

إِذْ أَقْبَلَ عَلَيْهِ ثَلَاثَةُ نَفَرٍ 
ternyada ada tiga orang mengadap kepada beliau

كَأَنَّ وُجُوْهَهُمُ الشَّمْسُ وَالْقَمَرُ 
seakan-akan wajah mereka itu matahari dan rembulan

فَانْطَلَقَ الصِّبْيَانُ هَرَبًا 
maka anak-anak pergi lari

وَوَقَفَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُتَعَجِّبًا 
dan nabi SAW diam seraya terheran

فَأَضْجَعُوْهُ عَلىٰ  الْأَرْضِ إِضْجَاعًا خَفِيْفًا 
lalu mereka membaringkan nabi di bumi dengan pelan

وَشَقُّوْا بَطْنَهُ شَقًّا لَطِيْفًا 
dan mereka merobek perut beliau dengan lembut

ثُمَّ أَخْرَجُـوْا قَلْبَ سَيِّدِ وَلَدِ عَدْنَانَ
lalu mereka mengeluarkan hati tuan anak adnan 

وَشَرَّحُوْهُ بِسِكِّيْنِ الْإِحْسَانِ 
dan mereka membedah beliau dengan pisau kebagusan

وَنَزَّعُوْا مِنْهُ حَظَّ الشَّيْطَانِ 
dan mereka menghilangkan dari perut beliau bagian seta

وَمَلَؤُهُ بِالْحِلْمِ وَالْعِلْمِ وَالْيَقِيْنِ وَالرِّضْوَانِ 
dan mereka memenuhinya dengan sifat lembut, ilmu, yaqin dan ridlwan

وَأَعَادُوْهُ اِلٰى مَكَانِهِ فَقَامَ الْحَبِيْبُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهَ وَسَلَّمَ سَوِيًّا كَمَا كَانَ 
dan mereka mengembalikanya ke tempatnya, lalu sang kekasih SAW berdiri tegak seperti semula

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker