Kitab Tasauf

Terjemah Kitab Adabu Sulukil Murid

Fasal

Berusahalan dengan sungguh-sungguh wahai murid dalam membersihkan hatimu dari takut pada sesama makhluk dan dari thama’ (berharap kepada sesama makhluk). Karena hal tersebut mengakibatkan pembiaran terhadap perkara yang batil, terhadap penipuan dalam agama dan tidak melakukan amar ma’ruf nahi munkar. Telah cukup kehinaannya bagi orang yang berlaku seperti di atas. Karena orang mukmin yang dimuliakan oleh Tuhannya adalah orang yang tidak takut dan tidak menaruh harapannya kepada siapapun kecuai Dia.

Apabila salah satu saudara muslimmu datang kepadamu dengan membawa hal baik yang diperoleh dari jalan yang benar, ambillah, jika kau membutuhkannya. Dan bersyukurlah kepada Allah karena sejatinya Dia adalah sebenarnya Dzat yang Memberi. Dan berterima kasihlah pada orang yang membawanya padamu,

Jika kau tidak memerlukannya, maka lihatiah (terlebih dahulu), apabila kau menganggap yang paling baik untuk hatimu adalah dengan menerimanya maka ambilah. Atau (ternyata lebih baik) ditolak, maka kembalikanlah dengan halus dan sopan. Sekiranya tidak membuat hati si orang yang memberi menjadi sedih. Karena kehormatan orang muslim di sisi Allah sangat besar.

Awas jangan sekali-kali anda menolak pemberian orang, karena biar terkenal, dan janganlah mengambil pemberian dengan syahwat kesenangan, dan pengambilanmu atas pemberian dengan syahwat itu lebih baik bagimu daripada penolakanmu atas pemberian dengan tujuan biar terkenal sebagai orang zuhud dan biar terkenal sebagai seorang yang tak perlu dunia,

Seorang yang baik dan benar tidak akan keliru dalam hal tersebut diatas, sebab Allah Ta’ala selalu akan memberikan petunjuk dihatinya sehingga mudah baginya untuk menentukan mana yang harus diputuskan.

Fasal

Termasuk perkara yang paling berbahaya bagi murid adalah pencariannya (dalam beribadah dan menempuh jalan Allah, penerj.) untuk mukasyafah (tersingkap seluruh rahasia), keinginannya pada karomah, dan hal-hal yang luar biasa. Hal ini tidak akan muncul selama ia menginginkan keberadaannya. Karena hal tersebut tidak akan terlihat (muncul) kecuali kepada orang yang terpaksa (menggunakannya), sementara itu umumnya ia tidak menginginkannya.

Kadang-kadang karomah dan hal-hal yang luar biasa terjadi pada beberapa kelompok orang-orang yang terbujuk karena sebagai bentuk istidraj bagi mereka dan cobaan karena lemahnya keimanan mereka. Hal tersebut sebenarnya merupakan bentuk penghinaan bukan karamah. Karamah muncul hanya bagi orangorang yang istiqamah.

Oleh karena itu, apabila Allah memulyakamu – wahai murid- dengan salah satu karamah pujilah dan bersyukurlah pada Dia dengan ke-Maha Sucian-Nya. Janganlah berhenti besertaan dengan karamah yang telah muncul pada dirimu dan janganlah terlalu menaruh kepercayaan padanya. Sembunyikan dan jangan kau ceritaceritakan kepada orang lain. Dan apabila salah satu karamah tidak muncul padamu janganlah kau mengharapkannya dan jangan bersusah hati dengan tidak adanya karamah.

Ketahuilah, karamah yang mencakup semua macam karamah yang hakiki dan yang formal adalah keistiqamahan yang diwujudkan dengan (terus-menerus) melaksanakan semua perintah (Allah) dan menjauhi laranganlarangan-Nya secari lahir dan batin. Untuk itu, kau harus terus mengoreksi ke-istigamahanmu dan mengokohkannya. (Ketika sudah benar-benar istigamah) maka seluruh ekstistensi makhluk langit dan bumi akan melayanimu yang dalam pelayanannya tidak menghalangimu dari Allah dan tidak mengalihkanmu dari kehendak-Nya, yakni tetap bisa terus beribadah tanpa tersibukkan dengan hal-hal lain.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker