Kitab Tasauf

Terjemahan Kitab Taisirul Kholaq Lengkap

Persaudaraan

Persaudaraan adalah pertalian hubungan cinta kasih antara dua orang. Masing-masing mereka berusaha berbuat baik kepada lainnya, dengan cara memberi bantuan kepada lainnya. Baik berupa harta, tenaga, sikap memaafkan, ketulusan, kesetiaan, usaha meringankan bebannya, tidak saling membebani, selalu berkata baik sesuai ajaran agama, menganjurkan berbuat baik dan menghindarkannya dari kemungkaran serta saling memohon kebaikan kepada Allah.

Adapun manfaat persaudaraan itu sangat besar. Sebab, ia dapat mendorong seseorang berbudi mulia, menciptakan kerukunan dan perdamaian yang diharapkan oleh Allah dari hasil takwa.

“Bertakwalah kepada Allah dan perbaikilah hubungan-hubungan di antara sesamamu.”

(Q.S. Al-Anfal, 8: 1).

Adab Dalam Pertemuan

Orang yang menghadiri majelis-majelis pertemuan, hendaknya mengucapkan salam kepada para hadirin yang telah ada di majelis. Duduk di deretan terakhir, sesuai urutan. Tidak menghiraukan omongan-omongan yang tidak bermanfaat. Menyingkirkan kemungkaran dengan tangan, lisan atau cukup membenci dalam hatinya.

Segera meninggalkan majelis, apabila dinyatakan telah selesai. Tidak merendahkan seseorang yang ada di majelis itu, sebab boleh jadi orang itu mulia dalam pandangan Allah. Tidak mengagung-agungkan seseorang karena kekayaannya. Sebab, hal ini dapat melemahkan iman dan menjatuhkan harga dirinya.

Apabila orang itu sedang duduk-duduk di tepi jalan, maka hendaknya memejamkan mata (merendahkan pandangan), membantu orang lemah (teraniaya), memberi petunjuk kepada orang yang tersesat, menjawab ucapan salam, memberi kepada pengemis dan duduk dengan tenang. Sebab, hal yang demikian itu dapat mendorong orang lain menghormati dan bersimpati kepadanya.

Tata Cara Makan

Tata cara sebelum makan ialah : Membasuh tangan, Meletakkan makanan yang hendak dimakan di atas tikar (alas) atau meja duduk. Niat mendapatkan kekuatan untuk menjalankan ibadah. Tidak terlalu kenyang. Menyukai terhadap makanan yang ada. Tidak menghina makanan yang ada dan mencari teman untuk diajak makan bersama.

Adapun tata cara ketika sedang makan ialah : Membaca Bismillah dengan keras, agar orang lain mau membacanya pula. Menggunakan tangan kanan. Memperkecil suapan. Mengunyah dengan baik sampai lumat. Tidak mengulurkan tangan untuk mengambil makanan lagi sebelum makanan di mulut habis. Mengambil makanan yang ada di hadapannya saja, kecuali jika berupa buah-buahan. Tidak meniup makanan. Tidak memotong makanan dengan pisau. Tidak mengusap-usapkan tangan pada makanan. Tidak meletakkan (mencampur) biji kurma (buah lain) di tempat kurma (buah) dan tidak minum, kecuali ketika benar-benar memerlukannya.

Sedangkan tata cara sesudah makan ialah : Mengakhiri makan sebelum terlalu kenyang. Membasuh kedua tangan sesudah menjilatnya. Membersihkan makanan yang tercecer dan membaca Alhamdulillah.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker