Kitab Tauhid

Terjemah Nadhom Khoridatul Bahiyah

واجــزم بـــأن سـمـعـه والـبـصـرا

Dan yakinlah engkau bahwa sifat sama’ dan bashor itu

تـعـلـقـا بــكــل مــوجــود يُـــــرَى

Keduanya berta’luk (berkorelasi) dengan semua maujud yang dapat dilihat

وكــلــهــا قــديــمـــة بـــالــــذات

Dan semua sifat itu (sifat-sifat ma’ani) adalah qodim (dahulu) pada dzat

لأنـهــا لـيـســت بـغـيــر الــــذاتِ

Sebab ia bukan hal lain dari dzat allah

ثـــم الـكــلام لـيــس بـالـحــروفِ

Kemudian kalam (firman allah) bukan berupa huruf

ولـيــس بالـتـرتـيـب كـالـمـألـوفِ

Dan bukan berbentuk susunan seperti yang kita ketahui

ويستـحـيـل ضــــدُّ مــــا تـقـدمــا

Dan sifat mustahil adalah kebalikan dari yang terdahulu (telah disebutkan)

من الصفـات الشامخـات فاعلمـا

Dari sifat-sifat yang tinggi itu maka hendaklah engkau tahu

لأنـــه لـــو لـــم يـكــن مـوصــوف

Karena andaikan allah tidak bersifat dengan sifat-sifat yang sudah disebutkan

ابـهـا لـكــان بـالـسـوى مـعـروفـا

Maka tentu allah akan bersifat dengan perlawanan sifat-sifat yang dikenali (tersebut)

وكـــلُّ مـــن قـــام بـــه سـواهــا

Dan apabila allah bersifat dengannya (sifat-sifat mustahil)

فهو الذي في الفقـر قـد تناهـى

Maka akan menjadikan-nya butuh pada makhluk

والــواحــد لـمـعـبــود لا يـفـتـقــر

Sedangkan allah dzat yang esa lagi disembah tidak memerlukan

لـغـيـره جـــلَّ الـغَـنِـيْ المُـقْـتَـدِرُ

Pada yang lain, allah maha kaya lagi maha berkuasa ia dengan seagung-agungnya

وجــائــز فــــي حــقــه الإيــجــاد

Dan sifat jaiz (harus) bagi allah  ia berhak mewujudkan

والـتــرك والإشـقــاء والإســعــادُ

Dan meniadakan, dan menjadikan celaka atau bahagia (pada makhluk-nya)

ومـن يـقُـلْ فِـعْـلُ الـصـلاحِ وجَـبـا

Dan barangsiapa berkata bahwa allah wajib berbuat baik pada makhluk-nya

عـلـى الإلــه قــد أســـاءَ الأدَبـــا

Maka sungguh ia telah su’ul adab (kurang sopan) pada tuhannya

واجــــزم أَخِــــيْ بِــرُؤيــة الإلــــهِ

Dan hendaklah engkau memantapkan hati wahai saudaraku, bahwa seorang hamba melihat tuhannya

فــي جـنَّـةِ الخُـلْـدِ بــلا تـنـاهـي

Nanti di dalam syurga yang abadi tanpa henti-henti

إذِ الـــوُقـــوعُ جـــائـــزٌ بـالـعــقْــلِ

Karena dapat melihat allah di dalam surga nanti dapat diterima oleh akal

وقــد أَتــى فـيــهِ دلـيــلُ الـنَّـقْـلِ

Dan juga telah didukung dengan adanya dalil naqli (al-quran dan hadits)

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker