JALAN
Fuad keluar dari dari rumahnya berjalan menuju ke perpustakaan untuk membeli buku geografi baru, dan ia telah mengetahui dari temannya letak toko tersebut. Fuad memilih pergi dengan berjalan kaki sekalian menghangatkan badan karena hari ini sangat dingin sekali.
Dalam berjalan, seorang pejalan kaki hendaklah berjalan di sebelah kanan(luar negeri) dan tida menyebrang jalan raya kecuali ketika jalan sedang aman dan sepi. Ia melihat segala sesuatu(apa saja) di jalan, tanpa bersenggolan pundaknya dengan para pejalan kaki(yang lewat). Karena ia juga berjalan dengan cepat dan ramainya jalan.
Dan jika melihat toko suatu barang yang di butuhkan dikemudian hari. Maka Fuad bermaksud menuju toko yang menjual barang-barang tersebut tanpa bertanya. Dan demikian juga berjalan hingga sampai di perpustakaan,kemudian membeli buku dan langsung pulang ke rumahnya.
MEMANCING IKAN
Pada hari jum’at yang lalu Mahmud pergi ke danau untuk memancing ikan, dan ia membawa peralatan pancing, terikat tali diujung kail tali yang panjang halus dan kuat. Dan diujung tali ini di tengahnya.
Ketika sampai danau, ia duduk di atas batu besar di permukaannya, maka ia mengeluarkan pakan ikandari tempatnya dan meletaknnya di kailnya. Kemudian ia mengulurkan kailnya keair. Kemudian ia menunggu umpannya di tarik.
Setelah beberapa saat menunggu, ia merasa tarikan di kailnya, maka ia segera mengeluarkan dan menarik pancingnya. Dan ternyata di pancingnya itu ia mendapatkan ikan yang besar, ia datang untuk memakan pakan ikan yang di pancing, maka senanglah Mahmud atas pancingannya ini. Maka ia menanti agak lama untuk mendapatkan ikan yang banyak, kemudian ia kembali pulang ke rumahnya dengan hidangan ikan yang banyak.
MENJENGUK SI SAKIT
Pekan dimulai, datanglah semua murid kelas satu pada pelajaran pertama hari sabtu. Semuanya lengkap hadir kecuali seorang murid yang sidiplin dan rajin. Maka guru bertanya kepada teman-temannya sebab ketidak hadirannya, ternyata semua murid tidak ada yang mengetahui penyebab ketidak hadirannya tersebut. Karena semua teman-temannya tidak melihatnya sejak pulang sekolah pada hari kamis dzuhur kemarin.
Dan pada ahkir hari setelah pelajaran selesai, teman-temannya berniat akan menjenguknya ke rumahnya. Dan ketika sampai di rumah anak tersebut, kakaknya menemui teman-temannya mengabarkan bahwa adiknya sakit dan ia sedang bersama seorang dokter.
Teman-temannya menanyakan tentang keadaannya, kakaknya menjawah:
“adik saya itu menemui teman-temannya karena dokter menganjurkan untuk diisolasi, dan dilarang bercampur dengan yang lain khawatir semuanya terkena wabah demam atau pilek dan itu termasuk penyakit menu.”
Maka teman-temannya akhirnya menulis di kertas sebagai pesan bagi temanya yang sakit, mereka semua mendo’akannya agar lekas sembuh, dan tidak lema kemudian semuanya berpamitan untuk pulang kembali ke rumah mereka masing-masing.


One Comment