10. BAB KESEPULUH
Bab pertama: Yang sama dengan wazannya ialah . Tandanya ialah fi’il maadhinya terdiri dari lima huruf dengan tambahan hamzah dan nuun pada awalnya. Penggunaan bentuk fi’il itu untuk menunjukkan muthawa’ah. Arti muthawa’ah ialah terjadinya akibat dari sesuatu perbuatan yang menimpa maful.
Seperti: (Aku pecahkan kaca, maka pecahlah kaca itu). Pecahnya kaca adalah akibat dari terjadinya pemecahan yang dilakukan pelaku terhadap kaca.
11. BAB KESEBELAS
Bab kedua: . Yang sama wazannya adalah seperti (berkumpul). Tandanya ialah fi’il maadhinya terdiri dari lima huruf dengan tambahan hamzah pada awalnya dan taa’ antara dan
Penggunaan bentuk fi’il itu juga untuk muthawa’ah seperti: (Aku kumpulkan unta itu, maka berkumpullah unta itu).
12. BAB KEDUA BELAS
Bab ketiga: Yang sama dengan wazannya ialah (menjadi merah). Tandanya ialah fi’il maadhinya terdiri dari lima huruf dengan tambahan hamzah pada awalnya dan huruf dari jenis Laam fi’ilnya pada akhirnya.
Penggunaan bentuk fi’il ini adalah untuk meningkatkan makna fi’il lazimnya. Ada yang mengatakan untuk menunjukkan warna dan aib.
Contoh warna seperti: (Zaid menjadi merah (mukanya)).
Contoh aib seperti: (Zaid kehilangan satu matanya).
13. BAB KETIGA BELAS
Bab keempat: Yang sama wazannya adalah seperti . Tandanya ialah fi’il maadinya terdiri dari lima huruf dengan tambahan Taa’ pada awalnya dan satu huruf lain dari jenis “Ain fi’ilnya antara dan dan penggunaan bentuk fril ini untuk takalluf. Arti takalluf ialah menghasilkan sesuatu yang dicari sedikit demi sedikit. Seperti: (Aku mempelajari ilmu), yakni satu masalah habis satu masalah.
14. BAB KEEMPAT BELAS
Bab kelima: . Yang sama wazannya adalah seperti . Tandanya ialah fi’il maadhinya terdiri dari lima huruf dengan tambahan Taa’ pada awalnya dan Alif antara dan Penggunaan bentuk fi’il ini adalah untuk perbuatan bersama antara dua orang atau lebih.
Contoh perbuatan bersama antara dua orang seperti: , (Zaid menjauh dari Amru).
Contoh perbuatan bersama antara dua orang atau lebih seperti: (Orang-orang itu saling berdamai).









One Comment