7. BAB KETUJUH
Bab pertama: Yang sama dengan wazannya ialah Tandanya ialah fi’il maadhinya terdiri dari empat huruf dengan tambahan hamzah pada awalnya.
Fiil ini pada umumnya digunakan sebagai fi’il muta’addi dan kadangkadang sebagai fi’il lazim.
Contoh fi’il muta’addi seperti: (Zaid menghormati Amru).
Dan contoh fi’il lazim seperti: (Orang itu berada di pagi hari).
8. BAB KEDELAPAN
Bab kedua: Yang sama dengan wazannya ialah Tandanya ialah fi’il maadhinya terdiri dari empat huruf dengan tambahan satu huruf di antara dan dari jenis fi’ilnya. Penggunaannya adalah untuk menunjukkan banyak. Kadang-kadang terdapat pada fi’il, seperti: (Zaid melakukan tawaf di Kakbah). Kadang-kadang terdapat pada fa’il, seperti dan bisa juga terdapat pada maful seperti: (Zaid menutup pintu).
9. BAB KESEMBILAN
Bab ketiga: Yang sama dengan wazannya ialah . Tandanya ialah fril maadhinya terdiri dari empat huruf dengan tambahan Alif antara dan Penggunaannya adalah untuk perbuatan antara dua pihak pada umumnya. Kadang-kadang berlaku untuk satu orang.
Contoh perbuatan bersama antara dua pihak seperti:
Contoh untuk satu orang seperti:
Macam kedua: yaitu yang ditambahkan dua huruf pada fi’il rsulatsi dan terdiri dari lima bab.








One Comment