PASAL TENTANG BENTUK ISIM ZAMAN (WAKTU) DAN ISIM MAKAN (TEMPAT)
Maka engkau katakan dari wazan dalam bentuk Jaka dengan tanda kasroh pada “Ain-nya seperti dan : Dan dari wazan dan dalam bentuk seperti dan dan “Idan
Ada yang menyimpang seperti dan dan dan dan dan dan dan ! dan . Ada yang mengatakan: dengan fathah pada sebagiannya dan dibolehkan dalam seluruhnya. Ini apabila fi’ilnya sahih faa” dan laam-nya. Adapun lainnya, maka dari fi’il yang mu’tall Faa’-nya, “Ain-nya berharakat kasroh selamanya seperti dan dan … Dan fi’il yang mu’tall Laam-nya, bentuk wazannya dengan tanda (harakat) fathah selamanya pada “Ain-nya, seperti:
dan . Kadang-kadang masuk Taa’ ta’nits kepada sebagiannya seperti: dan dan , Dan ada yang menyimpang dan dengan dhommah. Dan termasuk yang lebih dari tiga seperti Isim maful seperti dan Apabila terdapat sesuatu dalam jumlah banyak di tempat, maka dikatakan mengenainya dari Tsulatsi mujarrad ( ). Maka dikatakan: (negeri yang banyak terdapat binatang buas) dan (banyak singanya) dan (banyak serigalanya) dan (banyak semangkanya) (banyak buah ketimunnya).
Adapun Isim alat, yaitu yang digunakan detall (pelaku) untuk mengerjakan maf’ul-nya supaya berpengaruh padanya, maka bentuknya adalah seperti wazan dan dan seperti dan
dan dan . Dan mereka katakan: berdasarkan | wazan ini. Barangsiapa memberi tanda (harakat) fathah pada Miim, maka ia maksudkan tempat. Ada yang menyimpang, yaitu: dan dan dan dan dan Miim dan “Ain-nya bertanda (harakat) dhommah. ,
Dan yang menurut kias: dan .
Perhatian:
Bentuk mashdar dari fi’il Tsulatsi mujarrad yang mempunyai arti sekali adalah dengan wazan . Maka engkau katakan: dan Dan dari yang lebih dari tsulatsi dengan tambahan seperti dan Kecuali Taa’ ta’nits dari keduanya, maka disifatkan dengan satu. Seperti: dan
Dan dengan kasroh untuk macam dari ()! . Maka engkau katakan:









One Comment