Kitab Tasauf

Terjemah Akhlak Lil Banin Juz 2

10. APA KEWAJIBANMU TERHADAP SAUDARA-SAUDARAMU LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN?

  1. Orang-orang yang terdekat darimu setelah ibu bapakmu adalah saudara-saudaramu laki-laki dan perempuan. Maka amalkaniah adab-adab ini agar engkau hidup bahagia dan senang serta mendapat ridha ibu bapakmu.
  1. Hendaklah engkau menghormati mereka dalam keadaan bagaimanapun dan mencintai mereka dengan tulus. Engkau dan mereka berasal dari satu keturunan. Mereka mencintaimu dan mengharapkan kebahagiaanmu. Maka hiduplah dengan mereka dalam kerukunan dan persatuan. Hindarilah penyebab-penyebab perselisihan dan pertentangan.
  1. Hendaklah engkau mengkhususkan saudaramu yang tua, baik laki-laki ataupun perempuan, dengan lebih banyak penghormatan dan menganggap mereka sebagai pengganti kedua orang tuamu. Maka hendaknya engkau laksanakan nasihat-nasihat mereka dan tidak menentang perintah-perintah mereka.

Dalam hadits: “Hak saudara yang lebih tua pada yang lebih muda adalah seperti hak ayah pada anaknya.”

  1. Hendaklah engkau menyayangi saudaramu yang lebih muda, baik laki-laki ataupun perempuan, dan memperlakukan mereka dengan baik seperti ayah ibumu memperlakukan engkau.

Dalam hadits: “Bukanlah dari golongan, kami barangsiapa yang tidak menyayangi anak kecil dan tidak menghormati orang tua.”

  1. Bantulah saudara-saudaramu laki-laki dan perempuan sekuat tenagamu. Bersabda Rasulullah SAW.: “Perumpamaan dua orang bersaudara adalah seperti dua tangan, yang satu mencuci yang lain.”

Hendaklah engkau selalu mengalah dan bersabar terhadap mereka. Apabila mereka bersalah, maka ingatkan mereka atas kesalahan mereka secara halus dan lunak, karena perkataan yang lembut bisa menyadarkan hati dengan sebaik-baiknya, sedangkan perkataan yang keras menimbulkan kebencian dan pemutusan hubungan. Waspadalah, jangan saling memukul atau memaki dengan mereka ataupun mengadu domba di antara mereka atau mengambil sesuatu dari mereka tanpa persetujuan mereka ataupun memutuskan hubungan dengan salah seorang dari mereka.

Dalam hadits: “Haram seorang muslim memutus hubungan dengan saudaranya lebih dari tiga hari. Maka barang siapa memutuskan hubungan lebih dari tiga hari, lalu la mati maka ia pun masuk neraka.”

  1. Saudaramu adalah tangan kananmu, sebagaimana firman Allah Ta’ala kepada Sayyidina Musa mengenai saudaranya Sayyidina Harun as: “Kami akan membantumu dengan saudaramu” (Al Qashash: 35). . la adalah senjata bagimu untuk membela dari musuh-musuhmu dalam kancah kehidupan.

Sebagaimana kata penyair:

Berbaiklah kepada saudaramu, karena siapa yang tak punya saudara seperti orang yang pergi berperang tanpa senjata

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker