Kitab Tasauf

Kitab Washoya Arab Dan Terjemahnya

PELAJARAN KETIGA

الدّرس الثّالث

فى خقوق الخلاّق العظيم وحقوق رسول الله صلّى الله عليه وسلّم

يابنىّ : إنّ الله تبارك وتعالى هو الّذى خلقك وأوجدك وأسبغ عليك نعمه ظاهرة وباطنة , ألم تعلم أنّك فى أوّل أمرك كنت نطفت فى بطن أمّك فمازلت تتقلّب فى نعمة ربّك ورحمته حتّى ولدتك إنسانا كاملا ووهب لك لسانا تتكلّم به وعينا تبصر بها وأذنا تسمع بها وعقلا تدرك به ما يضرّك وما ينفعك . ” والله أخرجكم من بطون أمّهاتكم لاتعلمون شيئا وجعل لكم السّمع والأبصار والأفئدة لعلّكم تشكرون ” . أليس الّذى وهبك هذه النّعم تفضّلا منه وإحسانا قادرا على سلبها إذا أغضبته فغضب عليك ؟

Wahai anakku : sesungguhnya allah yang maha banyak berkahnya lagi maha luhur telah menciptakanmu dan menyempurnkan berbagai nikmatnya padamu baik lahir maupun batin . tidakkah kau sadari , sesungguhnya awal dirimu hanyalah setetes air mani yang memancar ke rahim ibumu dan atas curahan nikmat serta rahmat tuhanmu engkau lahir dari kandungan ibumu sebagai anak manusia yang sempurna . allah menganugerahi dirimu dengan lisan sehingga engkau dapat berbicara , telinga sehingga dapat mendengar , mata sehingga dapat melihat dan akal sehingga engkau dapat membedakan yang baik dan buruk . sesuai dengan firmannya : ” dan allah telah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui apa apa dan Dia memberi kamu pendengaran , pengelihatan dan hati agar kamu bersyukur ” . Bukankah Allah yang telah memberimu berbagai nikmat dan anugrah serta kebaikan dari sisi-Nya dan Dia pula yang berkuasa mencabut kembali segala nikmat , anugrah dan kebaikan itu dari sisimu bila engkau melakukan perbuatan yang menyebabkan murkannya .

يابنىّ : أوّل واجب عليك لخالقك جلّ شأنه أن تعرفه بصفاته الكماليّة وأن تكون شديد الحرص على طاعته بامتثال أوامره واجتناب نواهيه وأن تعتقد إعتقادا جازما أنّ الخير فيما يختره الله لك لا فيما تختره أنت لنفسك فلا تصدّنّك عن طاعة مولاك وعبادته الشّهوات والملاهى ولاطاعة أحد من المخلوقات عظيما كان او حقيرا

Wahai anakku : kewajibanmu yang pertama terhadap Allah penciptamu yang maha luhur dalam segala hal adalah mengetahui sifat sifat-Nya yang sempurna dan bersungguh sungguh dalam taat kepada-Nya dengan melaksanakan segala perintah-Nya dan menjahui larangan-Nya . Hendaklah engkau yakin dengan teguh dan mantap bahwa kebaikan yang engkau pilih itu dari Allah untuk engkau sendiri . Jangan mengikuti hawa nafsu mengerjakan sesuatu yang tidak berguna dan taat kepada makhluq baik mulia ataupun hina (dalam pandanganmu) sehingga mengahalangi dirimu untuk taat dan beribadah kepada tuhanmu .

يابنىّ : من لطف الله بعباده ارسال الرّسل عليهم الصّلاة والسّلام لإرشاد الخلق وهدايتهم إلى ما يصلح شأنهم فى دينهم ودنياهم. وآخر الرّسل هو سيّدنا محمّد بن عبد الله بن عبد المطّلب العربىّ الهاشمىّ صلّى الله عليه وسلّم : فكما تجب عليك طاعة مولاك الّذى خلقك تجب عليك طاعة رسوله الأكرام صلّى الله عليهوسلّم : ” ياأيّها الّين آمنوا اطيعوا الله واطيعوا الرّسول وأولى الأمر منكم ” . ومن يّطع الله ورسوله يدخله جنّات تجرى من تحتها الأنهار ومن يّتولّ يعذّبه عذابا أليما .

Wahai anakku : sebagian dari kasih sayang Allah kepada hamba-Nya ialah dengan mengutus beberapa orang Rasul (semoga rahmat dan salam dicurahkan kepada para utusan) , untuk memberi petunjuk kepada manusia dalam melaksanakan ibadah dan urusan dunia mereka . rasul terakhir sebagai penutup ialah Muhammad bin Abdillah bin Abdil Muthalib berkebangsaan arab dari bani Hasyim saw. menaati perintah rasul Allah yang mulia itu wajib atas dirimu seperti engkau menaati perintah perintah Allah yang telah menciptakanmu . : ” Hai orang orang yang beriman , taatilah Allah dan taatilah Rasul serta pemimpin diantaramu .”(QS.An Nisa’:59) . ” Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan Rasulnya niscaya Allah akan memasukkannya kedalam syurga yang mengalir di bawahnya sungai sungai dan barang siapa yang berpaling niscaya akan diazab-Nya dengan azab yang pedih . ” (QS. Al Fath : 17).

يابنىّ : إنّ رسول الله صلّى الله عليه وسلّم لاينطق عن الهوى وكلّ أوامره ونواهيه مستندة إلى الوحى الإلهىّ فطاعته صلّى الله عليه وسلّم من طاعة الله جلّ شأنه : ” قل إن كنتم تحبّون الله فاتّبعونى يحببكم الله ويغفر لكم ذنوبكم والله غفور الرّحيم ” .

Wahai anakku : sesungguhnya Rasulullah saw tidak pernah berbicara mengikuti hawa nafsunya , setiap perintah dan larangannya adalah berdasarkan wahyu dari Allah . karena itu taat kepada Rasulullah merupakan bagian ketaatan kepada Allah yang maha bijaksana . ” katakanlah , jika kamu mencintai Allah , maka ikutilah aku , niscaya Allah akan mengasihi dan mengampuni dosa dosamu , Allah maha pengampun lagi maha penyayang.” (QS.Ali Imran: 31)

يابنىّ : لا يكمل إيمان العبد حتّى يكون الله ورسوله أحبّ اليه ممّا سواهما . قال رسول الله صلّى الله عليه وسلّم لايؤمن أحدكم حتّى أكون أحبّ إليه من والده وولده والنّاس اجمعين .

Wahai anakku : tidak sempurna iman seseorang sebelum cintannya pada Allah dan Rasul-Nya melebihi kecintaanya terhadap segala sesuatu selain Allah dan Rasul-Nya. Rasulullah saw telah bersabda : ” tidaklah sempurna iman seseorang diantara kamu sekalian , sehingga diriku lebih di cintannya dari pada orang tua dan anak kandungnya serta umat manusia seluruhnya . “(Hadist Riwayat Imam Ahmad , Bukhori , Nasa’i , Ibnu Majah , dari Anas bin Malik ra.)

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker