Ulumul Hadits

Terjemahan Kitab Minhatul Mughits

BAB V KLASIFIKASI HADIS BERDASARKAN KATA DALAM MERIWAYATKANNYA

Hadis Mu’an’an

Hadis mu’an’an adalah hadis yang diriwayatkan dengan menggunakan lafal ‘an. Seperti perkataan ahli hadis: “dari Malik, dari Nafi’, dari Ibnu Umar r.a.  dari Rasulullah saw., beliau bersabda:…… “

Syarat hadis mu’an’an dapat digolongkan Muttashil (bersambung) sanadnya adalah rawi yang menggunakan kata ‘an, itu bebas dari kebiasaan menggelapkan (tadlis) dan dia harus pernah bertemu langsung dengan orang yang memberi riwayat kepadanya.

Hadis Muannan

Hadis muannan adalah hadis yang diriwayatkan dengan menggunakan lafal anna, sebagaimana ucapan rawi hadis: “Fulan menceritakan kepada kami, sesungguhnya Fulan berkata: ‘sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda:…. “

Hadis muannan itu seperti halnya hadis mu’an’an. Bisa dihukumi muttashil dengan syarat-syarat sebagaimana yang telah disebutkan diatas.

Contoh hadis mu’an’an lengkap adalah:

” Telah meceritakan kepadaku Malik, dari Ibnu Syihab, dari Humaid bin Abdur Rahman, dari Abu Hurairah r.a., sesungguhnya Rasulullah saw. telah bersabda :’Barangsiapa yang beribadah puasa Ramadhan karena iman dan mengharap ridho Allah, maka dosa-dosanya yang telah lewat diampuni’. “

BAB VI KLASIFIKASI HADIS BERDASARKAN JUMLAH RAWI DALAM SATU SANAD

Hadis ‘Aly

Definisi

Hadis ‘aly adalah hadis yang jumlah rawinya dalam sanad itu sedikit, dibandingkan jumlah rawi yang ada pada sanad lain yang menyebut hadis yang sama.

Macam-macam Hadis ‘aly

Hadis ‘Aly itu ada 5 macam, yakni:

  1. Aly Mutlak, merupakan bagian hadis ‘Aly yang paling penting dan paling dekat dengan Rasulullah saw. dengan sanad yang bersih, tidak dhaif. Dinamakan ‘Aly mutlak, karena tidak terikat oleh seorang imam atau kitab.
  2. Aly Nisby, yaitu adanya kedekatan (rawi yang sedikit jumlahnya) kepada seorang imam hadis, misalnya Imam Al-Auza’i dan Imam Malik, meskipun rawi sesudah imam tersebut sampai Rasulullah saw. berjumlah banyak.
  3. Aly Tanzil, yaitu bila kedekatan (rawi yang sedikit jumlahnya) itu pada kitab Bukhari-Muslim, salah satunya atau kitab-kitab lain yang muktamad.
  4. Aly bisagdimil wafat, yaitu unggul karena lebih dulu wafat rawi yang meriwayatkan dari seorang guru, daripada wafat rawi lain yang juga meriwayatkan hadis dari guru tersebut, meskipun jumlah rawi dalam masing-masing sanad sama.
  5. Aly bitagaddumis sama, yaitu unggul karena lebih dahulu mendengar dari seorang guru, dibandingkan mendengarnya rawi lain dari guru tersebut.

Dalam bagian hadis ‘Aly yang ketiga (Aly Tanzil) terjadi Muwafaqah, Badal, Musawat dan Mushafahah.

Muwafaqah adalah sampai kepada guru salah seorang imam hadis melalui suatu jalur sanad yang jumlah rawinya lebih sedikit di bandingkan jalur sanad imam hadis tersebut.

Badal adalah sampai kepada gurunya guru pengarang kitab hadis muktamad, melalui jalur sanad yang lebih sedikit rawinya daripada jalur sanad perawi kitab tersebut.

Musawat adalah kesamaan jumlah rawi dalam sanad sampai akhir dengan sanad salah seorang penyusun kitab hadis.

Mushafahah adalah kesamaan dengan murid penyusun kitab hadis.

Hadis Nazil

Hadis Nazil adalah hadis yang jumlah rawi dalam sanadnya banyak.

Pembagian hadis nazil ada lima. Untuk mengetahuinya, cukup memahami kebalikan pembagian hadis ‘Aly. Aly Mutlak lawan Nazil Mutlak.

Contoh hadis ‘Aly dan Nazil.        

Hadis tersebut diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Imam Al-Bukhari dengan sanad berbeda. Berikut perbandingannya.

Sanad Muslim adalah Harmalah bin Yahya, Ibnu Wahb, Yunus, Ibnu Syihab, Abu Salamah dan Abu Hurairah (6 orang), adalah hadis nazil.

Sedangkan riwayat Bukhari bersanad Qutaibah bin Sa’ad, Abul Akhwash, Abu Hashin, Abu Shalih dan Abu Hurairah (5 orang) adalah hadis ‘aly, karena sanadnya lebih sedikit.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9Laman berikutnya
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker