BAB KEENAM SIFAT QIYAMUHU BINAFSIHI
Dan wajib dalam hag Allah Ta’ala, : sifat Al-Qiyaam bi al-nafs/berdiri sendiri | (. ).
Artinya sesungguhnnya Allah Ta’ala tidak mem-butuhkan pada tempat dan | tidak juga terhadap yang menentukan.
Lawannya yaitu sifat Al-Ihtiyaj ila Al-Mahal wa Al-Mukhoshis/ membutuhkan pada tempat dan penentu (. ).
Dan dalil atas Allah Ta’ala berdiri sendiri yaitu: sesungguhnya jikalau Alloh Ta’ala membutuhkan pada tempat maka keadaan Allah merupakan sifat. Dan keadaan Allah merupakan sifat itu mustahil.
Dan jikalau adanya Allah membutuhkan terha-dap yang menentukan, maka tentu Allah merupakan sesuatu yang baru.
Dan keadaan Allah merupakan sesuatu yang baru itu mustahil.
BAB KETUJUH SIFAT WAHDANIYYAH
Dan wajib dalam hag Allah Ta’ala, sifat Al-Wahdaniat/ tunggal (. ) dalam dzat-Nya, dan dalam sifat-sifatNya, dan dalam perbuatan-perbuatanNya.
Dan arti tunggal dalam dzat-Nya yaitu, sesungguhnya dzatnya Allah tidaklah tersusun dari bagian-bagian yang berbilang.
Dan arti tunggal dalam sifat-sifatNya yaitu, sesungguhnya tiada dua sifat atau lebih pada Allah dari satu jenis sifat seperi adanya dua kekuasaan.
Begitupun pada yang lain tiada satu sifat pun yang menyerupai terhadap sifat Allah Ta’ala.
Dan arti tunggal dalam perbuatanperbuatan-Nya, yaitu tiada bagi yang lain suatu perbuatan dari seba-gian perbuatan-perbuatan Allah.
Lawannya yaitu sifat AtTa’addud/berbilang (. ).
Dan dalil atas tunggalnya Allah Ta’ala yaitu: sesungguhnya jikalau adanya Allah merupakan sesuatu yang banyak/ berbilang, maka tidak akan dijumpai sesuatu pun dari ciptaan-ciptaan-Nya.
BAB KE DELAPAN SIFAT QUDROH
Dan wajib dalam hag Allah Ta’ala, sifat Al-qudrat/berkuasa (3 ll).
Yaitu suatu sifat tedahulu yang menetap pada Dzat Allah Ta’ala yang dengannya Allah mewuju-dkan dan meniadakan.
Lawannya yaitu sifat AlAjz/lemah (. ).
Dan dalil atas Allah Ta’ala berkuasa yaitu: sesungguhnya jikalau keadaan Allah lemah, maka tidak akan dijumpai sesuatu pun dari ciptaan-ciptaan-Nya.
BAB KESEMBILAN SIFAT IROIDAH
Dan wajib dalam hag Allah Ta’ala, sifat Al-Iradat/ber-kehendak (. ).
Yaitu suatu sifat tedahulu yang menetap pada Dzat Allah Ta’ala yang dengannya Allah menentukan hal-hal yang mungkin untuk wujud atau tiada, atau kaya atau miskin, atau mengerti atau bodoh, dan lain sebagainya.
Lawannya yaitu sifat AlKarohah / terpaksa.
Dan dalil atas Allah Ta’ala berkehendak yaitu: sesungguh-nya jikalau adanya Allah terpaksa maka tentulah Allah lemah. Dan keadaan Allah lemah itu mustahil.
BAB KESEPULUH SIFAT ILMU
Dan wajib dalam hag Allah Ta’ala, sifat Al-ilmu/tahu (. ).
Yaitu suatu sifat tedahulu yang , menetap pada Dzat Allah Ta’ala yang ‘ dengannya Allah mengetahui setiap perkara.
Lawannya yaitu sifat Al-Jahl/bodoh (. ).
Dan dalil atas Allah Ta’ala tahu yaitu: sesungguhnya jikalau adanya Allah bodoh, maka Allah bukanlah dzat yang ber-kehendak. Dan itu mustahil.








One Comment