Kitab Tauhid

Terjemah Kitab Tijan Darori

BAB KEDUA PULUH SATU SIFAT AS-SIDDIQ

Dan wajib dalam haknya para Rasul “Alaihimush sholatu wa ssalam sifat As-Shiddig/ benar atau jujur (. ).

Dan lawannya yaitu sifat Alkidzb/ bohong (. ).

Dan dalil atas ini yaitu sesungguhnya jikalau mereka para Rasul berbohong niscaya adanya berita Allah Swt Ta’ala suatu hal yang tidak benar/bohong. Dan itu mustahil.

BAB KEDUA PULUH DUA SIFAT AL-AMANAH

Dan wajib dalam hag para Rasul : Alaihi sholatu wa ssalam sifat Al-Amanah/ terpercaya (.    ).

Dan lawannya yaitu sifat Al-khiayanat/ berhianat (.   ).

Dan dalil atas ini yaitu sesungguhnya jikalau mereka para Rasul berhianat dengan berbuat yang diharamkan atau dimakruhkan niscaya kita semua itu diperintah dengan hal yang serupa.

Dan tidak benar bahwa kita diperintah terhadap yang diharamkan atau dimak-ruhkan.

BAB KEDUA PULUH TIGA SIFAT TABLIGH

Dan wajib dalam hag para Rasul Alaihi sholatu wa ssalam sifat Tablig/ menyampaikan perkara yang mereka telah diperintahkan untuk menyampaikannya perkara tersebut kepada makhluk (.   ).

Dan lawannya yaitu sifat kitman/ menyembunyikan (.   ) perkara tersebut

Dan dalil atas ini yaitu sesungguhnya jikalau mereka para Rasul menutup-nutupi suatu perkara yang telah diperintahkan terhadap mereka untuk disampaikan, niscaya adanya kita di-perintah untuk menyembu-nyikan ilmu.

Dan tidak benar kita diperintah untuk itu. Karena sesungguhnya orang yang menyembunyikan ilmu itu dilaknat.

BAB KEDUA PULUH EMPAT SIFAT FATHONAH,

Dan wajib dalam hag para Rasul Alaihi sholatu wa ssalam sifat Alfathonah/ cerdas (.   ).

Dan lawannya yaitu sifat Albaladah/ bodoh (.   ).

Dan dalil atas ini yaitu sesungguhnya jikalau mereka para Rasul tiada kecerdasan niscaya mereka tidak berkuasa membuat hujjah terhadap para lawan/musuh. Dan itu mustahil.

Karena Al-Quran menunjukkan dalam banyak tempat atas ‘ menegakannya para Rasul terhadap hujjah kepada lawan/ musuh.

BAB KEDUA PULUH LIMA SIFAT JA-IZ RASUL (AL-A’RODUL BASYARIYAH)

Dan jaiz/boleh dalam hag para : Rasul Alaihi sholatu wa ssalam sifat al-A’rod al-Basyariyah/ — nampak manusiawi (.   ) yang tidak menimbulkan kekurangan pada martabat mereka yang luhur seperti sakit dan seumpamanya.

Dan dalil atas ini yaitu terbuktinya sifat penampakan manusiawi pada mereka Alaihi sholatu wa ssalam.

BAB KEDUA PULUH ENAM KHOTIMAH

(Penutup): Wajib bagi semua Orang untuk mengetahui nasab/silsilah Nabi SAW dari pihak ayah beliau dan dari pihak ibu beliau Adapun nasab Nabi SAW dari pihak ayahnya maka beliau, baginada kita semua Muhammad SAW adalah putra Abdullah, yang putranya Abdul Mutholib, yang putranya Hasyim, yang putranya Abdu Manaf, yang putranya Qushoy , yang putranya Kilab, yang putranya Murroh, yang putranya Ka’ab, yang putranya Lu-ay, yang putranya Ghalib, yang putranya Fihr, yang putranya Malik, yang putranya Nadlir, yang putranya Kinanah, yang putranya Khuzaimah, yang putranya Mudrikah, yang putranya Ilyas, yang putranya Mudlor, yang putranya Nizar, yang putranya Mu’ad, yang putranya Adnan.

Dan tidak ada nasab/ silsilah sesudah Adnan sampai Adam AS berdasarkan perjalanan shahih dalam penukilan.

Adapun nasab Nabi SAW dari pihak ibunya maka dia, baginda kita semua Muhammad adalah putra Aminah, yang putrinya Wahab, yang putranya Abdu Manaf, yang putranya Zuhroh, yang putranya Kilab. Maka berkumpulah Aminah beserta Nabi SAW pada eyangnya Kilab.

Dan dari sebagian perkara yang 3 wajib untuk diketahui yaitu sesungguhnya Nabi memiliki Haudl/ danau.

Dan sesungguhnya Nabi SAW akan memberi syafaat ketika dalam fashl Al-Qodlo (penghakiman yang akan memisah manusia). Dan Syafaat ini dikhususkan kepada Nabi SAW.

Dan juga dari sebagian perkara yang wajib yaitu harus mengetahui para Rasul yang disebutkan dalam Al| Ouran secara rinci/spesifik. Adapun . selain para Rasul tersebut, maka wajib  untuk seseorang mengetahuinya secara global/keseluruhan.

Dan sungguh telah menadhomkan sebagian ulama untuk Nabi-Nabi yang wajib mengetahuinya secara rinci.

Maka mereka berkata:

Mesti kepada setiap mukallaf : mengenal Nabi-Nabi secara rinci yang telah diketahui dalam hujjah kita.

Sebagian mereka ada 18 dan sisanya ada 7

Yaitu Idris, Hud, Syuaib, Sholih, begitu juga zulkifli, adam. Yang diakhiri oleh Al-Mukhtar Nabi Muhammad

Dan juga dari sebagian perkara yang wajib diyakini yaitu bahwa sesungguhnya kurun/masa Rasulullah adalah masa yang paling unggul. Kemudian kurun sesudahnya, kemudian kurun sesudahnya lagi.

Dan seyogyanya bagi seseorang untuk mengenal anak-anak Nabi SAW.

Dan mereka berdasar-kan riwayat yang shahih yaitu Syaid Al-Qasim, Syaidah zainab, Syaidah Rugayah, Syaidah Fatimah, Syaidah Ummi kulsum, Syaid Abdullah yang dijuluki At-Thoyyib dan At-Thohir, Syaid Ibrahim. Dan mereka semua dilahirkan dari Syaidah Khodijah Al-Kubra Al Ibrahim. Dan yang dilahirkan dari Mariah yaitu Al-Qibthiyah.

Inilah akhir dari sesuatu yang telah Allah mudahkan karena keutamaan-Nya dan kemuliaan-Nya.

Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam, shalawat dan salam semoga terlimpah pada Baginda kita Muhammad, dan kepada keluarganya, dan para Sahabatnya

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker