Mengenal Para Utusan
S : Siapakah rasul itu?
J : Rasul ialah orang-orang tertentu yang di utus Allah kepada manusia untuk mengajak mereka menyembah Allah, memberi kabar gembira dengan masuk surga kepada orang-orang yang taat pada-Nya dan menakuti orang-orang yang mendustakan dan mengingkari mereka dengan masuk neraka.
Allah berfirman:
Dan kami tidak mengutus Rasul-rasul melainkan sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan. (QS. Al-Kahfi: 56)
S : Apa perbedaan antara rasul dan nabi?
J : Rasul adalah orang tertentu yang diberi wahyu oleh Allah dengan membawa syari’at untuk disampaikan kepada makhluk.
Nabi adalah orang yang diberi wahyu oleh Allah untuk dirinya sendiri dan tidak diperintahkan untuk menyampaikan pada makhluk.
S : Berapakah jumlah bilangan para nabi?
J : Kita tidak mungkin mengetahui jumlah nabi secara keseluruhan, namun kita wajib mengetahui nama-nama nabi yang disebutkan dalam Al-Qur’an yang berjumlah 25,
yaitu: Adam, Idris, Nuh, Hud, Sholeh, Ibrahim, Luth, Ismail, Ishaq, Ya’qub, Yusuf, Ayyub, Syu’aib, Musa, Harun, Dzulkifli, Daud, Sulaiman, Ilyas, Ilyasa’, Yunus, Zakaria, Yahya, Isa, Muhammad Saw.
S : Apa sifat wajib yang dimiliki oleh para rasul?
J : Sifat wajib yang di miliki oleh para rasul ialah:
: Jujur
: Dapat dipercaya
: Menyampaikan
: Cerdas
S : Apa makna shiddiq dan apa dalilnya?
J : Makna Shiddiq ialah menyampaikan kabar sesuai kenyataan. Shidig adalah lawan dari kadzib (bohong). Para rasul itu semuanya jujur baik ucapan maupun perbuatanya, karena jika para rasul berbuat dusta atau bohong maka petunjuk yang mereka sampaikan akan menjadi sesat.
Dalil sifat shidiqnya yaitu tampaknya mukjizat dari para rasul.
S : Apa makna amanah dan apa dalilnya?
J : Makna dari sifat amanah ialah terjaga dan sucinya para rasul dari perbuatan maksiat dan segala perbuatan yang menyebabkan orang menjauhinya karena para rasul adalah panutan umat manusia. Seandainya para rasul melakukan perbuatan jelek, tentu mereka akan menyesatkan manusia dari jalan yang benar dan hikmah diutusnya mereka menjadi sia-sia.
Dalilnya adalah Allah memerintah kepada kita agar mengikuti jejak langkah mereka. Apabila mereka berkhianat dengan melakukan perbuatan yang haram atau makruh tentu kita juga di perintahkan mengerjakan perkara yang haram atau makruh, padahal Allah tidak pernah memerintahkan melakukan perbuatan haram dan makruh.
S : Apa makna tabligh dan apa dalilnya?
J : Makna tabligh ialah menyampaikan kepada manusia apa yang diperintahkan oleh Allah untuk disampaikan kepada mereka. Andaikata mereka menyimpan apa yang diperintah Allah, tentu hikmah diutusnya mereka menjadi sia sia.
Dalilnya tabligh ialah seandainya para rasul merahasiakan sesuatu, tentu kita diperintahkan agar merahasiakan (perintah Allah), hal demikian jelas merupakan penghianatan yang diharamkan dan pelakunya akan dilaknat.
S : Apa makna fathonah dan apa dalilnya?
J : Makna fathonah ialah kecerdasan, kepandaian dan fasihnya lisan. Fathonah adalah sifat yang melekat pada diri setiap rasul yang menjadikan mereka cerdas, sehingga tidak kesulitan memberikan jawaban kepada orang yang bertanya. Dalilnya ialah seandainya para rasul itu bodoh, maka mereka tidak akan bisa menjawab (pertanyaan) orang yang menentangnya dengan bukti atau hujjah yang jelas.
S : Apa sifat yang mustahil dimiliki oleh para rasul?
J : Sifat yang mustahil dimiliki oleh para rasul ada 4, yaitu:
: Dusta
: Durhaka
: Merahasiakan
: Bodoh
S : Apasifat jaiz yang berhak di miliki oleh para rasul?
J : Sifat jaiz yang berhak dimiliki oleh seorang rasul adalah segala sesuatu yang tidak menyebabkan berkurangnya derajat rasul yang mulia seperti halnya makan, minum, lapar, haus, sakit, jual, beli, mati, hidup, istirahat, dan payah. Maka tidak boleh bagi seorang rasul untuk memiliki sifat yang dapat menghilangkan tujuan dari diutusnya seorang rasul. Seperti contoh: buta, kusta dan gila.
Kitab Aqidatul Islamiyah Karya Bashri Maghrubi
Mu’jizat Para Utusan
S : Apa mu’jizat itu?
J : Mu’jizat adalah suatu perkara luar biasa yang diluar batas kemampuan manusia. Mu’jizat tidak tampak kecuali pada diri orang yang mengaku sebagai rasul untuk membuktikan kebenaran pengakuannya.
S : Apakah mur’jizat para rasul itu tunggal (sama)?
J : Mu’jizat para rasul tidak sama, tetapi mu’jizat para rasul itu bermacam-macam sesuai dengan keadaan kaumnya.
S : Apa mu’jizat Nabi Isa A.s?
J : Allah memberikan mu’jizat kepada Nabi Isa A.s yaitu dapat menghidupkan orang yang sudah meninggal, dapat menyembuhkan orang yang buta sejak lahir dan orang-orang yang terkena penyakit kusta, karena orang-orang pada zaman Nabi Isa A.s terkenal dalam bidang kedokteran maka Nabi Isa A.s melemahkan mereka dengan ilmu kedokterannya.
S : Apa mu’jizat Nabi Musa A.s?
J : Allah memberikan mu’jizat kepada Nabi Musa A.s berupa berubahnya tongkat menjadi ular yang berjalan, mengeluarkan cahaya putih dari kerah bajunya bagaikan matahari, karena Nabi Musa A.s diutus kepada Fir’aun dan pada kaumnya yaitu Bani Israil yang terkenal dengan ilmu sihirnya. Maka Nabi Musa A.s mengalahkan sihir mereka sehingga seluruh ahli sihir menjadi beriman kepada Nabi Musa A.s.
S : Apa Mu’jizat Nabi Muhammad Saw?
J : Mu’jizat Nabi Muhammad Saw. sangat banyak tetapi yang paling agung adalah Al-Qur’an yang telah mampu melemahkan para sastrawan, mereka tidak akan mampu menciptakan satu surat pun yang menyerupai Al-Qur’an.
Allah berfirman:
Katakanlah, sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa (dengan) Al Qur’an ini, mereka tidak akan dapat membuat yang serupa denganya, sekalipun mereka saling membantu satu sama lain.” QS. Al-Isro’: 88)
S : Apa sajakah kitab yang diturunkan kepada para nabi itu?
J : Kitab yang diturunkan kepada para rasul untuk menjaga syari’at itu ada empat, yaitu :
Zabur, diturunkan kepada Nabi Daud A.s s
Taurat, diturunkan kepada Nabi Musa A.s s
Injil, diturunkan kepada Nabi Isa A.s s
Al-Qur’an, diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw.
Selain itu masih ada kitab lain atau mushaf yang diturunkan kepada para nabi. Hanya saja kitab-kitab tersebut telah berganti dan berubah dari aslinya.
Kitab Aqidatul Islamiyah Karya Bashri Maghrubi









One Comment