Sejarah

Bacaan Maulid Simtudduror Dan Artinya

وَحِيْنَ بَرَزَصَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ بَطْنِ اُمِّهِ بَرَزَ رَافِعًا طَرْفَهُ اِلَى السَّمَآءْ

dan ketika beliau SAW lahir dari perut ibunya , beliau lahir seraya mengangkat pandangannya ke langit

مُؤْمِيًا بِذَالِكَ الرَّفْعِ اِلَى اَّنَّ لَهُ شَرَفًا عَلَا مَجْدُهُ وَسَمَا

dengan memberi isyarat dengan pandangan tersebut bahwa sesungguhnya beliau memiliki kemuliaan yang luhur dan tinggi keagungannya

وَكَانَ وَقْتُ مَوْلِدِ سَيّدِ اْلكَوْنَيْنْ

dan waktu kelahiran junjungan dua alam

مِنَ الشُّهُوْرُشَهْرِرَبِيْعِ الْاَوَّلِ وَمِنَ الْاَيَّامِ يَوْمَ الْاِثْنَيْنْ

dari bulan-bulan itu bulan Robiul awal dan dari hari-hari itu hari Senin

وَمَوْضِعُ وِلاَدَتِهِ وَقَبْرِهِ بِالْحَرَمَيْنْ

dan tempat kelahiran beliau dan kuburannya itu berada di Haramain

وَقَدْ وَرَدَ اَنَّهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وُلِدَ مَخْتُوْناً مَكْحُوْلاً مَقْطُوْعَ السُّرَّةْ

diriwayatkan bahwa beliau SAW itu dilahirkan dalam keadaan terkhitan, memakai celak dan terpotong pusar

تَوَلَّتْ ذَالِكَ لِشَرَفِهِ عِنْدَ اللهِ اَيْدِى الْقُدْرَةْ

tangan kekuasaan menangani hal tersebut karena kemuliaan beliau di sisi Allah

وَمَعَ بُرُوْزِه اِلَى الْعَالَمِ ظَهَرَ مِنَ الْعَجَائِبْ

dan bersama kemunculan beliau ke alam, muncul keanehan-keanehan

مَا يَدُلُّ عَلى اَنَّهُ اَشْرَفُ الْمَخْلُوْقِيْنَ وَاَفْضَلُ الْحَبَائِبْ

yang menunjukkan bahwa beliau adalah makhluk yang paling mulia, dan kekasih yang paling utama

فَقَدْ وَرَدَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمنِ بْنِ عَوْفٍ عَنْ اُمَّهِ الشَّفَّاءِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا

diriwayatkan dari Abdurrahman ibnu Auf dari ibunya yaitu Shaffa’ RA.

قَالَتْ لَمَّا وَلَدَتْ اَمِنَةُ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا رَسُوْلَ اللهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَقَعَ عَلى يَدَيَّ فَاسْتَهَلَّ فَسَمِعْتُ قَائِلاً يَقُوْلُ رَحِمَكَ اللهُ اَو ْرَحِمَكَ رَبُّكَ

ibunya berkata: ketika Aminah Ra melahirkan Rasulullah SAW, beliau jatuh di tanganku, lalu aku seorang berkata yang mengatakan: semoga Allah merahmatimu atau semoga tuhanmu merahmatimu

قَالَتِ الشَّفَّاءُ فَاَضَآءَ لَهُ مَا بَيْنَ اْلمَشْرِقِ وَاْلمَغْرِبْ

Syafa berkata: maka karena beliau teranglah antara langit dan bumi

حَتّى نَظَرْتُ اِلى بَعْضِ قُصُوْرِ الرُّومْ

sampai aku melihat sebagian istana romawi

قَالَتْ ثُمَّ اَلْبَسْتُهُ وَاَضْجَعْتُهُ فَلَمْ اَنْشَبْ اَنْ غَشِيَتْنِى ظُلْمَةٌ وَرُعْبٌ وَقُشَعْرِيْرَةٌ عَنْ يَمِيْنِى

Syfa mengatakan: lalu aku memberi pakaian, dan menidurkan beliau

فَسَمِعْتُ قَائِلاً يَقُوْلُ اَيْنَ ذَهَبْتَ بِهِ قَالَ اِلَى الْمَغْرِبْ

Lalu aku mendengar seorang yang mengucapkan berkata ke mana kamu membawanya ia mengatakan ke arah barat

وَاَسْفَرَ ذَالِكَ عَنىّ

dan hal tersebut hilang dariku

ثُمَّ عَاوَدَنِى الرُّعْبُ وَالظُّلْمَةُ وَاْلقُشَعْرِيْرَةُ عَنْ يَسَارِيْ

lalu mendatangiku lagi ketakutan, kegelapan, dan merinding dari kiriku

فَسَمِعْتُ قَائِلاًّ يَقُوْلُ اَيْنَ ذَهَبْتَ بِهِ قَالَ اِلَى لْمَشْرِقْ

Lalu aku mendengar seorang yang mengucapkan berkata ke mana kamu membawanya ia mengatakan ke arah timur

قَالَتْ فَلَمْ يَزَلِ الْحَدِيْثُ مِنّى عَلَى بَالٍ حَتَّى ابْتَعَثَهُ اللهُ

kejadian tersebut terus menghampiriku sampai ia diutus oleh Allah

فَكُنْتُ مِنْ اَوَّلِ النَّاسِ اِسْلَاماً

Maka aku termasuk pertama Manusia yang Islam

وَكَمْ تَرْجَمَتِ السُّنَّةُ مِنْ عَظِيْمِ اْلمُعْجِزَاتْ

Dan banyak penjelasan sunah akan keagungan mukjizat

وَبَاهِرِ الايَآتِ اْلبَيّنَاتْ

Dan terangnya ayat yang jelas

بِمَا يَقْضِى بِعَظِيْمِ شَرَفِهِ عِنْدَ مَوْلَاهُ

Yang memastikan keagungan kemuliaan-nya disisi tuannya

وَاَنَّ عَيْنَ عِنَايَتِهِ فِى كُلّ حِيْنٍ تَرْعَاهْ

Dan sesungguhnya inti penjagaannya di setiap waktu yang menjaga

وَاَنَّهُ الْهَادِى اِلى الصّرَاطِ اْلمُسْتَقِيمْ

Dan sesungguhnya beliau adalah yang menunjukkan ke jalan yang lurus

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker