Ushul Fiqh

Terjemah Kitab Jam’ul Jawami

Definisi Ushul Fiqh

أُصُوْلُ الْفِقْهِ دَلَائِلُ الْفِقْهِ الْإِجْمَالِيَّةُ وَ قِيْلَ مَعْرِفَتُهَا وَ الْأُصُوْلِيُّ الْعَارِفُ بِهَا وَ بِطُرُقِ اسْتِفَادَتِهَا وَ مُسْتَفِيْدِهَا.

Ushūl Fiqh adalah dalil-dalil global fiqh (ijmāliy), Pendapat lain, ushūl fiqh adalah pengetahuan tentang dalil-dalil global fiqh. Sedangkan Ushūliy (ulama ushūl) adalah seseorang yang mengetahui dalil-dalil global fiqh, tatacara aplikasinya serta syarat-syarat mujtahid (pengguna dalil-dalil tersebut).

Definisi ushul fiqh secara terminologi menurut pendapat pertama adalah sebagai berikut:

دَلَائِلُ الْفِقْهِ الْإِجْمَالِيَّةُ وَ بِطُرُقِ اسْتِفَادَتِهَا وَ مُسْتَفِيْدِهَا

“Dalil-dalil fiqh bersifat global, dan metode penggunaan dalil tersebut, serta persyaratan (karakteristik) orang yang mengoperasikan dalil tersebut.”

Menurut pendapat lain, di antaranya Imām al-Baidhawī, dan Ibnu al-Ḥājib, ushul fiqh adalah:

مَعْرِفَةُ دَلَائِلِ الْفِقْهِ الْإِجْمَالِيَّةُ وَ بِطُرُوْقِ اسْتِفَادَتِهَا وَ مُسْتَفِيْدِهَا

“Pengetahuan (tashdīq) mengenai dalil-dalil fiqh yang bersifat global, metode penggunaan dalil tersebut, dan persyaratan orang yang mengoperasikannya”.

Dari dua definisi di atas, menurut Imām as-Subkī yang paling unggul, adalah pendapat pertama. Karena lebih selaras dengan makna kata ashl, yang secara bahasa memiliki arti dalil.

Laman sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9Laman berikutnya
Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker