50.KEUTAMAAN BERKUNJUNG KEPADA ORANG SAKIT
- Rasulullah bersabda, “Apabila seorang laki-laki menjenguk saudaranya yang Muslim, maka seakan-akan dia berjalan di kebun Surga hingga duduk. Apabila sudah duduk, maka ia dihujani rahmat dengan deras. Apabila berkunjung pada pagi hari, maka 70.000 Malaikat akan mendoakannya, agar mendapat rahmat hingga sore. Jika berkunjung di sore hari, maka 70.000 Malaikat akan mendoakannya agar diberi rahmat hingga pagi.”
- DOA ORANG SAKIT KETIKA PUTUS HARAPAN UNTUK HIDUP
“Ya Allah! Ampunilah aku, rahmatilah aku, dan golongkanlah aku bersama temanteman yang paling tinggi (derajatnya).
- Nabi ketika hendak meninggal dunia, beliau memasukkan kedua tangan beliau ke dalam air, lalu diusapkan ke wajah beliau dan bersabda,
“Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah. Sesungguhnya kematian itu mempunyai sekarat.”
“Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah. Allah Mahabesar. Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah. Dialah satu-satuNya Tuhan. Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah. Dialah satu-satuNya Tuhan. Tiada sekutu bagiNya. Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah. MilikNya segala kekuasaan, bagiNya segala puji, dan tiada daya maupun kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”
- MENTALKIN ORANG YANG HENDAK MENINGGAL
“Barangsiapa ucapan terakhirnya (sebelum meninggal dunia) adalah, “Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, maka dia pasti masuk Surga. ”
53.D0A ORANG TERTIMPA MUSIBAH
“Kita semua adalah milik Allah, dan hanya kepadaNya kita akan kembali. Ya Allah! Berilah pahala untukku atas musibah ini dan gantikanlah untukku dengan yang lebih baik darinya.
54.DOA KETIKA MEMEJAMKAN MATA MAYIT
“Ya Allah, ampunilah si fulan ini (dengan menyebut namanya). Angkatlah derajatnya di antara orang-orang yang mendapat petunjuk. Jadilah Engkau pengganti baginya buat keturunannya yang masih ada. Ampunilah kami dan dia wahai Tuhan semesta alam. Luaskan kuburannya dan berilah cahaya dalam kuburnya itu.”
55.DOA UNTUK MAYIT KETIKA MENSHALATKANNYA
“Ya Allah! Ampunilah dia, rahmatilah dia, lindungilah dia, maafkanlah dia, muliakanlah kedudukannya, luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air, es atau dengan hujan es. Bersihkan dirinya dari segala kesalahan, seperti baju putih yang dibersihkan dari kotoran, dan gantikan baginya rumah yang lebih baik dari rumahnya di dunia, keluarga yang lebih baik dari keluarganya, dan dengan istri yang lebih baik dari istrinya, masukkanlah dia ke dalam Surga dan jauhkanlah dia dari siksa kubur dan azab Neraka.”
“Ya Allah! Berikanlah ampunan untuk orang yang hidup di antara kami dan yang telah meninggal dunia, orang yang hadir di antara kami dan yang tidak hadir di sini, yang kecil maupun dewasa, dan yang lakilaki maupun perempuan. Ya Allah! Siapa pun yang Engkau hidupkan di antara kami, maka hidupkan dia dengan memegang ajaran Islam. Dan siapa pun yang Engkau matikan di antara kami, maka matikan dia dengan memegang keimanan. Ya Allah! Janganlah Engkau menghalangi kami untuk tidak memperoleh pahalanya dan jangan sesatkan kami sepeninggalnya.
“Ya, Allah! Sesungguhnya fulan bin fulan dalam tanggunganMu dan tali perlindunganMu. Maka peliharalah dia dari fitnah kubur dan siksa Neraka. Engkaulah Yang Mahasetia dan Maha Menepati janji. Ampunilah dan belas kasihanilah dia. Sesungguhnya Engkau adalah Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
“Ya Allah! Dia adalah hambaMu dan putra hamba perempuanMu. Dia sangatlah butuh kepada rahmatMu. Dan Engkau sangat tidak butuh untuk menyiksanya. Jika dia baik, maka tambahilah kebaikannya, dan jika buruk, maka ampunilah segala keburukannya.”’
- DOA KETIKA MENSHALATKAN ANAK KECIL
“Ya Allah, lindungilah dia dari siksa kubur.”
Apabila membaca doa berikut, maka juga baik:
“Ya Allah! Jadikanlah anak ini sebagai pendahulu yang baik, simpanan pahala bagi kedua orang tuanya, dan pemberi syafa’at yang dikabulkan doanya. Ya Allah! Dengan kematian anak ini, beratkanlah timbangan perbuatan mereka dan berilah pahala yang agung. Kumpulkanlah anak ini dengan orangorang yang shalih dan jadikanlah dia dalam tanggungan Nabi Ibrahim. Peliharalah dia dengan rahmatMu dari siksaan Neraka Jahanam. Berikan kepadanya rumah yang lebih baik dari rumahnya, dan keluarga (di Surga) yang lebih baik dari keluarganya (di dunia). Ya Allah, ampunilah pendahulu-pendahulu kami, anak-anak kami, dan orang-orang yang mendahului kami dalam keimanan.”
“Ya Allah! Jadikan anak ini sebagai simpanan pahala, pendahulu (ke surga), dan pahala buat kami.”
- DOA KETIKA BERTAKZIYAH
“Sesungguhnya hanya milik Allah segala yang Dia ambil dan yang Dia berikan, dan segala sesuatu hanya sampai batas waktu tertentu di sisiNya. Maka hendaknya Anda bersabar dan berharap pahala (dari musibah ini).
Jika seseorang mengucapkan doa di bawah ini, maka itu juga sangat baik,
“Semoga Allah memperbesar pahalamu, memperbagus kesabaranmu, dan mengampuni orang yang meninggal dunia (dari keluarga)mu.””
58.BACAAN KETIKA MEMASUKKAN MAYAT KE LIANG KUBUR
“Dengan menyebut nama Allah dan di atas sunnah Rasulullah.”
59.D0A SETELAH MAYAT DIMAKAMKAN
“Ya Allah! Ampunilah dia. Ya Allah! Teguhkanlah dia.”
60.DOA ZIARAH KUBUR
“Semoga kesejahteraan untuk kalian, wahai penduduk kampung (Barzakh) dari orang-orang Mukmin dan Muslim. Sesungguhnya kami -insya Allahakan menyusul kalian. Semoga Allah merahmati setiap yang meninggal terlebih dahulu dan yang meninggal terakhir dari kami. Aku memohon kepada Allah untuk kami dan kalian semua agar diberi keselamatan (dari apa yang tidak diinginkan).”?
- DOA APABILA ADA ANGIN RIBUT
“Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon kepadaMu kebaikan angin ini, dan aku berlindung kepadaMu dari keburukannya.”
“Ya Allah! Aku memohon kepadaMu kebaikan angin ini, kebaikan apa yang ada padanya dan kebaikan yang menjadi tujuan ia dihembuskan. Dan aku berlindung kepadaMu dari keburukan angin ini, keburukan yang ada padanya, dan keburukan yang menjadi tujuan ia dihembuskan.”?
62.DOA KETIKA MENDENGAR SUARA GURUH/PETIR
“Mahasuci Tuhan yang petir pun bertasbih memujiNya, demikian pula para Malaikat. Mereka memujiNya karena takut kepadaNya.”
63.D0A-DOA ISTISQA’
Istisga’ adalah meminta diturunkannya hujan.
“Ya Allah! Turunkan kepada kami hujan deras, yang penuh kebaikan, yang menyuburkan, yang bermanfaat, tidak membahayakan, yang segera datang dan tidak terlambat.”
“Ya Allah! Turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah! Turunkanlah hujan kepada kami. Ya Allah! Turunkanlah hujan kepada kami. ”
“Ya Allah! Turunkan hujan kepada para hamba dan binatang-binatangMu. Tebarkan rahmatMu dan hidupkanlah negeriMu yang sudah mati.”?”
64.DOA KETIKA MELIHAT HUJAN TURUN
“Ya Allah! Jadikanlah hujan ini hujan yang bermanfaat.”
65.DOA SETELAH TURUN HUJAN
“Kita telah diturunkan hujan ini, hanya karena karunia dan rahmat Allah semata.”
66.D0A AGAR HUJAN DERAS (YANG MENGAKIBATKAN BANJIR) BERHENTI
“Ya Allah! Turunkan hujan ini di sekitar kami, jangan tepat di atas kami. Ya Allah! Turunkan hujan ini pada dataran-dataran tinggi, bukit-bukit, perut-perut lembah, dan tempat-tempat tumbuhnya pepohonan. ”
- BACAAN KETIKA MELIHAT HILAL (AWAL BULAN)
“Ya Allah! Terbitkanlah hilal awal bulan ini atas kami dengan keamanan, keimanan, keselamatan, keislaman, dan kesuksesan dalam setiap yang Engkau cintai dan ridhai. Wahai bulan! Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah.”
68.BAGAAN KETIKA BERBUKA PUASA
“Kehausan telah lenyap, urat-urat te. lah basah, dan pahalanya insya Allah tetap tercatat.”
“Ya Allah! Aku memohon kepadaMu dengan rahmatMu yang mencakup segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.”
69.BACAAN SEBELUM MAKAN
Jika salah seorang dari kalian hendak menyantap makanan, hendaknya dia mengucapkan, “Bismillah”. Jika lupa mengucap: kan, “Bismillah” pada permulaan makannya, maka dia harus mengucapkan, “Bismillahi awwalahu wa akhirahu.” (Dengan menyebut nama Allah, di awal dan akhirnya).
- Siapa saja yang diberi makan oleh Allah hendaklah mengucapkan,
Ya Allah! Berkahilah kami pada makanan ini dan beri kami makanan yang lebih baik darinya.”
Dan siapapun yang diberi minum susu oleh Allah, hendaklah mengucapkan,
Ya Allah! Berkahilah kami pada susu ini, dan tambahkan ia untuk kami?
- BACAAN SEHABIS SELESAI MENYANTAP MAKANAN
“Segala puji bagi Allah yang telah memberi makanan ini dan memberikannya padaku tanpa adanya daya dan upaya dariku.
“Segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, baik dan penuh berkah: tidak ada kecukupan (kecuali olehNya), tidak mungkin diabaikan (rizkiNya) dan tidak mungkin tidak dibutuhkan ya Tuhan kami.
- DOA TAMU KEPADA TUAN RUMAH YANG MENGHIDANGKAN MAKANAN
“Ya Allah! Berkahilah apa yang Engkau berikan kepada mereka, ampunilah mereka, dan sayangilah mereka.”
- DOA UNTUK ORANG YANG MEMBERI MINUM ATAU INGIN MELAKUKANNYA
“Ya Allah! Berilah makan orang yang memberi kami makan, dan berilah minum siapapun yang memberi kami minum.”
- DOA ORANG PUASA SAAT BERBUKA Di TEMPAT ORANG LAIN
“Orang-orang yang berpuasa telah berbuka di rumah kalian, makanan kalian telah dimakan oleh orang-orang yang berbuat baik, dan (semoga) para Malaikat mendoakan kebaikan bagi kalian.”
- DOA ORANG BERPUASA JIKA MAKANAN SUDAH ADA TAPI DIA BELUM BERBUKA
“Apabila seseorang di antara kalian diundang (makan), hendaklah memenuhinya. Apabila dia sedang berpuasa, hendaklah dia mendoakan (orang yang mengundang). Dan apabila tidak berpuasa, maka hendaknya dia makan.”
- UCAPAN ORANG BERPUASA KETIKA DICAGI ORANG LAIN
“Sesungguhnya saya sedang berpuasa, sesungguhnya saya sedang berpuasa.“
- DOA KETIKA MELIHAT PUTIK BUAH PERTAMA MUNGUL
“Ya Allah, berkahilah buah-buahan kami, berkahilah kota karmni, berkahilah Sha’ (takaran besar 4 liter) karni, dan berkahilah Mud (takaran kecil 1 liter)kami. ”









One Comment